Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran ekstrakurikuler Drumband Kridatama dan penggunaan media Audio-Visual dalam ekstrakurikuler Drumband di SMP Negeri 1 Banjit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun sumber data primer dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, pembina, pelatih, dan anggota dari Drumband Kridatama SMP Negeri 1 Banjit. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran Drumband Kridatama terdiri atas: 1) perkenalan materi Drumband dengan menggunakan media Audio-Visual, 2) mempraktikkan pukulan perkusi ka-ki-ka-ki pada Drumband berdasarkan tayangan media Audio-Visual, 3) memosisikan peserta didik pada masing-masing instrumen Drumband serta memberikan rangsangan dan materi ketukan pada pemain perkusi serta materi notasi nada do-re-mi kepada pemain Bellyra, 4) memberikan materi ketukan ketukan marcia, tripled, dan ketukan lain dalam lagu mars untuk pemain perkusi dan partitur lagu Bumi Lampung dalam bentuk kertas dan tautan video, 5) melakukan demonstrasi harmonisasi lagu Bumi Lampung, dan 6) mendemonstrasikan hasil latihan dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Pada tahap evaluasi peneliti menemukan bahwa pembelajaran Drumband Kridatama berjalan dengan sangat efektif berkat adanya media Audio-Visual.
This study aims to describe the process of learning within the extracurricular Drumband Kridatama and the integration of Audio-Visual media in it at SMP Negeri 1 Banjit. Employing a qualitative research method with a descriptive approach, this study identifies primary data sources including the school principal, instructors, coaches, and members of the Drumband Kridatama at SMP Negeri 1 Banjit. Data collection techniques utilized include observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques involve data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This research reveal that the learning process of Drumband Kridatama encompasses: 1) the introduction of Drumband using Audio-Visual media, 2) practicing percussive techniques based on Audio-Visual media demonstrations, 3) positioning students on various Drumband instruments while providing stimuli and rhythm materials for percussionists and notation for Bellyra players, 4) delivering rhythmic material including marcia, tripled rhythms, and other patterns in mars songs for percussionists, alongside distributing the Bumi Lampung song sheet and video link formats, 5) demonstrating the harmonization of the Bumi Lampung song, and 6) showcasing the results of practice sessions and evaluating the learning outcomes. During the evaluation phase, it was found that the Drumband Kridatama learning process is highly effective, attributed to the use of Audio-Visual media.