This research was conducted to identify and analyze the increase in language acquisition in children, especially children age eight years, due to the use of electronic devices. This study focuses on children’s ability to create sentences in the area of syntax. This study uses qualitative descriptive method. Separately, the researchers used audio recording technology to process the data, when was the recorded and analyzed. The results of this research are the language skills of a child named Gibran Arianda Abizard who is eight years old as the object of this research. This is closely related to psycholinguistic studies which study the relationship between language and cognitive processes. The involvement of external factors such as the environment and technological developments has an impact on children’s language mastery. The use of electronic devices such as televisions and gadgets provides opportunities for children to adopt language through dialogue in animated shows.
Penelitian ini dilakukan guna mengetahui serta menganalisis adanya peningkatan pemerolehan bahasa anak akibat dari penggunaan perangkat elektronik, khususnya pada anak yang berusia delapan tahun. Kemampuan anak dalam menghasilkan kalimat pada bidang sintaksis menjadi fokus dari penelitian ini. Deskriptif kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Selain itu, teknik rekaman suara digunakan peneliti dalam mengolah data yang kemudian dicatat dan dianalisis. Hasil dari penelitian ini ialah kemampuan berbahasa pada anak bernama Gibran Arianda Abizard yang berusia delapan tahun sebagai objek dalam penelitian ini. Hal tersebut berkaitan erat dengan kajian psikolinguistik yang mempelajari hubungan antara bahasa dan proses kognitif. Keterlibatan faktor eksternal seperti lingkungan dan perkembangan teknologi berdampak pada penguasaan bahasa anak. Penggunaan perangkat elektronik seperti televisi dan gawai memperlihatkan adanya peluang bagi anak untuk mengadopsi bahasa melalui dialog dalam tontonan animasi.