Pembelajaran Daring Mata Pelajaran Bahasa Prancis pada Siswa Kelas XI Boga SMK Krida Wisata Tahun Pelajaran 2022/2023

Published: Dec 16, 2023

Abstract:

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran, kelebihan dan kekurangan pembelajaran Bahasa Prancis secara daring di kelas XI Boga mata pelajaran Bahasa Prancis SMK Krida Wisata Bandar Lampung tahun pelajaran 2022/2023. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa proses pembelajaran secara daring berjalan dengan baik dan sesuai dengan RPP yang telah disusun. Pada bagian pelaksanaan, guru terampil dalam mengoperasikan media pembelajaran dan melibatkan siswa dalam diskusi. Namun, guru mengalami kesulitan dalam memberikan penugasan kepada siswa secara daring. Berdasarkan hasil wawancara terhadap siswa dan guru terdapat kelebihan dalam pembelajaran daring seperti pembelajaran berjalan dengan mudah karena akses internet memudahkan siswa belajar secara mandiri, siswa dapat mengakses sendiri aplikasi media pembelajaran, dan guru lebih mudah menyampaikan materi dengan efektif, namun juga terdapat kekurangan seperti terbatasnya waktu pembelajaran, tidak semua siswa dapat terlibat secara aktif dalam pembelajaran akibat akses jaringan internet yang tidak stabil, terbatasnya materi pembelajaran yang diberikan guru kepada siswa, dan interaksi guru dengan siswa sangat kurang.

Keywords:
1. bahasa Prancis
2. guru
3. kualitatif deskriptif
4. pembelajaran daring
Authors:
Ispan Darmawan
How to Cite
Darmawan, I. (2023). Pembelajaran Daring Mata Pelajaran Bahasa Prancis pada Siswa Kelas XI Boga SMK Krida Wisata Tahun Pelajaran 2022/2023. PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis, 6(2), 1–10. https://doi.org/10.23960/pranala.v6i2.2324
References

    Abdillah, L. A., & Darma, U. B. (2020). Daring Learning Menggunakan Zoom Teleconference. Palembang: Universitas Bina Darma.

    Abdul Majid. (2008). Perencanaan Pembelajaran, Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

    Aisyah. (2016). Penerapan Pendekatan Induktif-Deduktif dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Generalisasi dan Self-Confidence. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 112-125.

    Amiriyati, S. (2012). Hubungan Antara Kemampuan Guru dalam Menyusun Silabus dengan Gaya Mengajar serta Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa (Tesis). Padang: Universitas Negeri Padang.

    Arikunto, S. (2002). Metodologi Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: PT Rineka Cipta.

    Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

    Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

    Assidiqi, M. H., & Sumarni, W. (2020). Pemanfaatan Platform Digital dalam Pembelajaran Daring di masa Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES, 298-303.

    Bilfaqih, Q. (2015). Esensi Penyusunan Materi Pembelajaran Daring. Yogyakarta: Deepublish.

    Depdiknas. (2003). Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

    Hamalik, O. (2006). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

    Hasanah, N. (2021). Evaluasi Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SMA Yayasan Pembina Palembang (Skripsi). Palembang: Universitas Islam Negeri Raden Fatah.

    Ilma, Z. N. (2020). Penerapan Media Daring pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Butanul Muta’allimin. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 77-89.

    Irawan, M. (2021). Persepsi Pembelajaran Daring Bahasa Prancis Siswa Kelas XII SMA Negeri 85 Jakarta (Skripsi). Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

    Jakni. (2016). Metodologi Penelitian Eksperimen Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

    Kemendikbud. (2013). Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Kuntoro. (2017). Pembelajaran Daring: Teknologi, Strategi, dan Implementasi. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.

    Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Beverly Hills: SAGE Publications.

    Munir. (2012). Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta.

    Nakayama, M., Yamamoto, H., & Santiago, R. (2006). Investigating The Impact Of Learner Characteristics On Blended Learning Among Japanese Students. Proceedings Of The International Conference On E-Learning (ICEL), 361-370.

    Rahmawati, D. (2022). Hybrid Learning dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Prancis. Jurnal Pendidikan Bahasa Asing, 6(1), 45-58.

    Sagala, S. (2009). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

    Siemens, G., & Couros, A. (2018). The Emerging Daring Life of the Global Learning Commons. International Review of Research in Open and Distance Learning, 19(2), 101-118.

    Suarsana, I. M. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Berpendekatan Induktif-Deduktif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 21(1), 88-97.

    Uno, H. B. (2011). Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.

  1. Abdillah, L. A., & Darma, U. B. (2020). Daring Learning Menggunakan Zoom Teleconference. Palembang: Universitas Bina Darma.
  2. Abdul Majid. (2008). Perencanaan Pembelajaran, Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  3. Aisyah. (2016). Penerapan Pendekatan Induktif-Deduktif dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Generalisasi dan Self-Confidence. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 112-125.
  4. Amiriyati, S. (2012). Hubungan Antara Kemampuan Guru dalam Menyusun Silabus dengan Gaya Mengajar serta Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa (Tesis). Padang: Universitas Negeri Padang.
  5. Arikunto, S. (2002). Metodologi Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: PT Rineka Cipta.
  6. Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
  7. Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  8. Assidiqi, M. H., & Sumarni, W. (2020). Pemanfaatan Platform Digital dalam Pembelajaran Daring di masa Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana UNNES, 298-303.
  9. Bilfaqih, Q. (2015). Esensi Penyusunan Materi Pembelajaran Daring. Yogyakarta: Deepublish.
  10. Depdiknas. (2003). Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
  11. Hamalik, O. (2006). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
  12. Hasanah, N. (2021). Evaluasi Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SMA Yayasan Pembina Palembang (Skripsi). Palembang: Universitas Islam Negeri Raden Fatah.
  13. Ilma, Z. N. (2020). Penerapan Media Daring pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Butanul Muta’allimin. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 77-89.
  14. Irawan, M. (2021). Persepsi Pembelajaran Daring Bahasa Prancis Siswa Kelas XII SMA Negeri 85 Jakarta (Skripsi). Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.
  15. Jakni. (2016). Metodologi Penelitian Eksperimen Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
  16. Kemendikbud. (2013). Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  17. Kuntoro. (2017). Pembelajaran Daring: Teknologi, Strategi, dan Implementasi. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.
  18. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Beverly Hills: SAGE Publications.
  19. Munir. (2012). Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung: Alfabeta.
  20. Nakayama, M., Yamamoto, H., & Santiago, R. (2006). Investigating The Impact Of Learner Characteristics On Blended Learning Among Japanese Students. Proceedings Of The International Conference On E-Learning (ICEL), 361-370.
  21. Rahmawati, D. (2022). Hybrid Learning dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Prancis. Jurnal Pendidikan Bahasa Asing, 6(1), 45-58.
  22. Sagala, S. (2009). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
  23. Siemens, G., & Couros, A. (2018). The Emerging Daring Life of the Global Learning Commons. International Review of Research in Open and Distance Learning, 19(2), 101-118.
  24. Suarsana, I. M. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Berpendekatan Induktif-Deduktif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 21(1), 88-97.
  25. Uno, H. B. (2011). Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.