Educational technology has emerged as a scientific discipline that plays a crucial role in improving the effectiveness, efficiency, and quality of learning processes. Understanding the scientific foundations of educational technology is essential to comprehend its development as a field grounded in philosophical, psychological, sociological, and empirical principles. This study aims to analyze the scientific foundations of educational technology and their implications for 21st-century learning. The research employs a library research method with a qualitative descriptive approach by reviewing books, scholarly journals, and relevant official documents. The findings reveal that educational technology should not merely be understood as the use of technological devices in education but as a comprehensive system encompassing the design, development, utilization, management, and evaluation of learning processes and resources. The scientific foundations of educational technology are built upon contributions from various disciplines, including psychology, communication, sociology, philosophy, and management science. In the context of 21st-century learning, educational technology plays a vital role in fostering critical thinking, creativity, collaboration, and communication skills among learners. Therefore, a comprehensive understanding of the scientific foundations of educational technology is essential for educators in designing innovative and meaningful learning experiences.
Teknologi pendidikan hadir sebagai suatu disiplin ilmu yang berperan dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas proses pembelajaran. Kajian mengenai landasan ilmiah teknologi pendidikan menjadi penting untuk memahami bagaimana teknologi pendidikan berkembang sebagai suatu bidang keilmuan yang memiliki dasar filosofis, psikologis, sosiologis, dan empiris yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan ilmiah teknologi pendidikan serta implikasinya dalam proses pembelajaran abad ke-21. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui telaah berbagai literatur, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pendidikan tidak hanya dipahami sebagai penggunaan perangkat teknologi dalam pembelajaran, tetapi juga sebagai suatu sistem yang mencakup desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan evaluasi proses serta sumber belajar. Landasan ilmiah teknologi pendidikan dibangun atas kontribusi berbagai disiplin ilmu seperti psikologi, komunikasi, sosiologi, filsafat, dan ilmu manajemen. Dalam konteks pembelajaran abad ke-21, teknologi pendidikan berperan penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi peserta didik. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif mengenai landasan ilmiah teknologi pendidikan menjadi kebutuhan mendasar bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan bermakna.