ANALISIS RAGAM GERAK TARI NYAMBAI KIPAS PADA ACARA NAYUH MASYRAKAT LAMPUNG SAIBATIN

Published: Mar 6, 2025

Abstract:

This research study was conducted to determine the variety of movements contained in a dance. In this case, the dance that is the topic of discussion or being analyzed is the Nyambai Kipas Dance of the Lampung Saibatin community during the Nayuh (wedding) event which is contained in a video of the Nyambai Kipas Dance performance in the kakiciran tradition in Tanjung Way Batang village on the second night of Shawwal 2023. This research uses a descriptive approach to analyze and explain the various dance movements in the Nyambai Kipas Dance contained in a video of the dance performance at the kakiciran event. This research uses a descriptive approach in the form of a literature review (literature study) with two additional techniques, namely viewing and note-taking techniques whose main data source is a video of the Nyambai Kipas Dance performance at the Kakicirin event in Tanjung Way Batang village on the second night of Shawwal 2023. Based on the analysis in You can get the results of basic dance movements and various dance movements as follows: (a) head movements. (b) hand movements, (c) leg movements and, (d) body movements; (a) lapah mejong, (b) inner worship, (c) shadowed eagle, (d) putogh, (e) kiser, (f) sirok, (g) sesayak, (h) ngelik and, (i) mampang cotton.

Studi ini dilakukan dalam upaya mengetahui keberagaman pergerakan yang terdapat dalam sebuah tari. Dalam hal ini tati yang menjadi topik pembahasan atau yang dianalisis adalah Tari Nyambai masyarakat Lampung Saibatin dalam acara Nayuh (pernikahan) yang terdapat dalam sebuah video pertunjukan Tari Nyambai Kipas pada tradisi kakiciran di desa Tanjung Way Batang malam dua syawal tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif guna menganalisis dan menjelaskan ragam gerak tari dalam Tari Nyambai Kipas yang terdapat dalam sebuah video pertunjukan tari pada acara kakiciran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif berupa literatur review (studi pustaka) dengan dua teknik tambahan yaitu teknik melihat dan mencatat yang sumber data pokoknya dari sebuah video pertunjukan Tari Nyambai Kipas pada acara Kakicirin di desa Tanjung Way Batang pada malam dua Syawal tahun 2023. Berdasarkan analisis di dapat hasil gerak dasar tari dan ragam gerak tari sebagai berikut: (a) pergerakan kepala. (b) pergerakan tangan, (c) pergerakan kaki dan, (d) pergerakan badan; (a) lapah mejong, (b) sembah batin, (c) elang berbayang, (d) putogh, (e) kiser, (f) sirok, (g) sesayak, (h) ngelik dan, (i) mampang kapas.

Keywords:
1. Lampung People
2. Dance
3. Various Nyambai Kipas Dance Movements
Authors:
Novia Wulandari
How to Cite
Wulandari, N. (2025). ANALISIS RAGAM GERAK TARI NYAMBAI KIPAS PADA ACARA NAYUH MASYRAKAT LAMPUNG SAIBATIN . Oriental: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 1(1), 32–39. https://doi.org/10.23960/oriental.v1i1.1214
References

    Cathrin, S. (2021). Tinjauan Filsafat Kebudayaan terhadap Tradisi Cangget Agung Masyarakat Lampung. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 16(1), 97–110. https://doi.org/10.37680/adabiya.v16i1.893

    Finahari, N., Rubiono, G., & Qiram, I. (2019). Analisis Potensi Tari Gandrung Banyuwangi Sebagai Tarian Wisata Olahraga (Sport Tourism). Prosiding Seminar Nasional IPTEK Olahraga.

    Giawa Guru SMP Negeri, K., & Selatan, N. (n.d.). FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM MEMBACA TEKS PIDATO OLEH SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 LÖLÖWA’U (Vol. 1, Issue 2). https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/FAGURU

    Habibi, R. K., & Kusdarini, E. (2020). Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Melestarikan Tradisi Pernikahan Pepadun di Lampung Utara. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(1), 60. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n1.p60-69.2020

    Hendrawan, J. H., Halimah, L., & Kokom, K. (2022). Penguatan Karakter Cinta Tanah Air melalui Tari Narantika Rarangganis. Jurnal Basicedu, 6(5), 7978–7985. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3716

    Hilmi, M., Fabriar, S. R., & Soleha, D. W. (2022). Nilai-Nilai Dakwah dalam Tradisi Upacara Pernikahan Nayuh. MAWA IZH JURNAL DAKWAH DAN PENGEMBANGAN SOSIAL KEMANUSIAAN, 13(02), 147–167. https://doi.org/10.32923/maw.v13i02.2498

    Ismail Suardi Wekke, dkk. (2019). METODE PENELITIAN EKONOMI SYARIAH. Gawe Buku.

    Istiqomah, & Habudin. (2010). Analisis Nilai-nilai Pendidikan dalam Seni Tari Ahlan Wasahlan dan Tari Rampak Terbang Ciolang Daerah Banten. Jurnal Keilmuan Dan Kependidikan Dasar, 10(2), 135–148.

    Kristianingrum, F. J., & Susanto. (2020). Strategi Komunikasi Pemasaran Padepokan Seni Tari Parikesit dalam Memperkenalkan Tarian Tradisional Gambyong Daerah Jawa Tengah. Jurnal AKRAB JUARA, 5(2), 27–40.

    Markarma, M. R., Yuliatin, R. R., Murcahtanto, H., Rahman, U. R. A., & Sofiana, N. A. M. (2021). Bentuk Dan Gerak Tari Tradisional Manuk Beberi. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 4(1), 35–42. https://doi.org/10.31539/kaganga.v4i1.2007

    Marsan, N. S., & Juliana Siregar, M. (2021). Menghidupkan Identitas Kepulauan Riau Melalui Seni Tari Tradisional. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 5(1), 40. https://doi.org/10.24114/gondang.v5i1.20964

    Pebi Nadiantika, L., & Wahyuning Handayani, E. (n.d.). EKSISTENSI TARI THENGUL DI ERA MODERN SEBAGAI TARI DAERAH DI KABUPATEN BOJONEGORO.

    Restia Ningrum, C. (2017). Fungsi Tari Nyambai pada Upacara Perkawinan Adat Nayuh pada Masyarakat Saibatin di Pesisir Barat Lampung. JOGED, 10(2), 533–546.

    Rohmayani, S., Sinaga, R. M., & Insani, M. (2022). Tradisi Nayuh Perkawinan Adat dalam Metakognisi Masyarakat Saibatin di Negeri Olok Gading Kecamatan Teluk Betung Barat Kota Bandar Lampung. Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah (PESAGI). https://doi.org/10.23960/pesagi

    Setiawan, I., Utama, P., Pelestarian, B., Nilai, D., & Bandung, B. (2018). DIBINGI DANCE: AN EFFORT IN SEARCHING OF PREVIOUS DATA OF ENDANGERED TRADITIONAL DANCE IN PESISIR BARAT REGENCY.

    Sunarmi, S., & Luntungan, G. (2021). Tari Tumatenden: Bentuk Koreografi dan Fungsinya Bagi Masyarakat Airmadidi Minahasa Utara (Sebuah Penelitian Etno Art). Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(5), 2495. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i5.2740

    Widodo, S., Idayati, S. R., Sinaga, R. M., Adha, M. M., & Gadeng, A. N. (2023). “Tradisi Sedaduwaian” : Budaya Pernikahan Tradisional Saibatin Lampung. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 10(1). https://doi.org/10.20527/jpg.v10i1.15276

  1. Cathrin, S. (2021). Tinjauan Filsafat Kebudayaan terhadap Tradisi Cangget Agung Masyarakat Lampung. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 16(1), 97–110. https://doi.org/10.37680/adabiya.v16i1.893
  2. Finahari, N., Rubiono, G., & Qiram, I. (2019). Analisis Potensi Tari Gandrung Banyuwangi Sebagai Tarian Wisata Olahraga (Sport Tourism). Prosiding Seminar Nasional IPTEK Olahraga.
  3. Giawa Guru SMP Negeri, K., & Selatan, N. (n.d.). FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM MEMBACA TEKS PIDATO OLEH SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 LÖLÖWA’U (Vol. 1, Issue 2). https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/FAGURU
  4. Habibi, R. K., & Kusdarini, E. (2020). Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Melestarikan Tradisi Pernikahan Pepadun di Lampung Utara. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(1), 60. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n1.p60-69.2020
  5. Hendrawan, J. H., Halimah, L., & Kokom, K. (2022). Penguatan Karakter Cinta Tanah Air melalui Tari Narantika Rarangganis. Jurnal Basicedu, 6(5), 7978–7985. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3716
  6. Hilmi, M., Fabriar, S. R., & Soleha, D. W. (2022). Nilai-Nilai Dakwah dalam Tradisi Upacara Pernikahan Nayuh. MAWA IZH JURNAL DAKWAH DAN PENGEMBANGAN SOSIAL KEMANUSIAAN, 13(02), 147–167. https://doi.org/10.32923/maw.v13i02.2498
  7. Ismail Suardi Wekke, dkk. (2019). METODE PENELITIAN EKONOMI SYARIAH. Gawe Buku.
  8. Istiqomah, & Habudin. (2010). Analisis Nilai-nilai Pendidikan dalam Seni Tari Ahlan Wasahlan dan Tari Rampak Terbang Ciolang Daerah Banten. Jurnal Keilmuan Dan Kependidikan Dasar, 10(2), 135–148.
  9. Kristianingrum, F. J., & Susanto. (2020). Strategi Komunikasi Pemasaran Padepokan Seni Tari Parikesit dalam Memperkenalkan Tarian Tradisional Gambyong Daerah Jawa Tengah. Jurnal AKRAB JUARA, 5(2), 27–40.
  10. Markarma, M. R., Yuliatin, R. R., Murcahtanto, H., Rahman, U. R. A., & Sofiana, N. A. M. (2021). Bentuk Dan Gerak Tari Tradisional Manuk Beberi. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 4(1), 35–42. https://doi.org/10.31539/kaganga.v4i1.2007
  11. Marsan, N. S., & Juliana Siregar, M. (2021). Menghidupkan Identitas Kepulauan Riau Melalui Seni Tari Tradisional. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 5(1), 40. https://doi.org/10.24114/gondang.v5i1.20964
  12. Pebi Nadiantika, L., & Wahyuning Handayani, E. (n.d.). EKSISTENSI TARI THENGUL DI ERA MODERN SEBAGAI TARI DAERAH DI KABUPATEN BOJONEGORO.
  13. Restia Ningrum, C. (2017). Fungsi Tari Nyambai pada Upacara Perkawinan Adat Nayuh pada Masyarakat Saibatin di Pesisir Barat Lampung. JOGED, 10(2), 533–546.
  14. Rohmayani, S., Sinaga, R. M., & Insani, M. (2022). Tradisi Nayuh Perkawinan Adat dalam Metakognisi Masyarakat Saibatin di Negeri Olok Gading Kecamatan Teluk Betung Barat Kota Bandar Lampung. Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah (PESAGI). https://doi.org/10.23960/pesagi
  15. Setiawan, I., Utama, P., Pelestarian, B., Nilai, D., & Bandung, B. (2018). DIBINGI DANCE: AN EFFORT IN SEARCHING OF PREVIOUS DATA OF ENDANGERED TRADITIONAL DANCE IN PESISIR BARAT REGENCY.
  16. Sunarmi, S., & Luntungan, G. (2021). Tari Tumatenden: Bentuk Koreografi dan Fungsinya Bagi Masyarakat Airmadidi Minahasa Utara (Sebuah Penelitian Etno Art). Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(5), 2495. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i5.2740
  17. Widodo, S., Idayati, S. R., Sinaga, R. M., Adha, M. M., & Gadeng, A. N. (2023). “Tradisi Sedaduwaian” : Budaya Pernikahan Tradisional Saibatin Lampung. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 10(1). https://doi.org/10.20527/jpg.v10i1.15276