MENGENAL TRADISI UPACARA BEGAWI CAKAK PEPADUN SEBAGAI PILAR IDENTITAS LOKAL

Published: Mar 6, 2025

Abstract:

This research aims to identify the "Begawi Cakak Pepadun" ceremonial tradition as a pillar of local identity. The research method used in this research uses a qualitative approach, namely literature study. Retrieval and collection of data sources come from related journal articles and compiled from the Google Scholar database which is the written work of previous researchers. The research results show that the "Begawi" ceremonial tradition is still often carried out in Lampung tribal communities, Begawi is one of the traditional ceremonial traditions carried out when someone wants to take a traditional title. This research discusses the key aspects inherent in the Begawi Ceremony, highlighting its values, traditions and role in maintaining the identity of the Lampung people. Apart from that, the Begawi Adat is a cultural heritage passed down from generation to generation and the current generation can make the Begawi tradition a pillar of local identity.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tradisi upacara “Begawi Cakak Pepadun ” sebagai pilar identitas lokal. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yakni studi pustaka. Pengambilan dan pengumpulan sumber data berasal dari artikel jurnal terkait dan dihimpun dari database Google Scholar yang merupakan karya tulis dari peneliti-peneliti sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi upacara “Begawi Cakak Pepadun “ masih sering dilakukan pada masyarakat suku lampung, Begawi merupakan salah satu tradisi upacara adat yang dilakukan ketika seseorang ingin mengambil gelar adat. penelitian ini membahas aspek-aspek yang melekat pada Upacara Begawi , menyoroti nilai-nilai, tradisi, makna, serta peranannya dalam mempertahankan identitas masyarakat Lampung. Selain itu, Begawi Adat merupakan warisan budaya turun temurun dan generasi saat ini dapat menjadikan tradisi Begawi sebagai pilar identitas lokal.

Keywords:
1. Tradition
2. Begawi Cakak Pepadun
3. Local Identity.
Authors:
Ayu Puspita Sari
How to Cite
Sari, A. P. (2025). MENGENAL TRADISI UPACARA BEGAWI CAKAK PEPADUN SEBAGAI PILAR IDENTITAS LOKAL. Oriental: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 1(1), 40–47. https://doi.org/10.23960/oriental.v1i1.1215
References

    Ariyani, F., Siswanto, E., & Diana, S. M. (2020). Tradisi Gawi Adat Dan Implikasinya Dalam MKU Pendidikan Etika Dan Kearifan Lokal. Prosiding Seminarr Nasional 2020 “Penguatan Pendidikan Karakter Pada Era Merdeka Belajar,” 175–181.

    Cathrin, S., Wikandaru, R., Indah, A. V., & Bursan, R. (2021). Nilai-Nilai Filosofis Tradisi Begawi Cakak Pepadun Lampung. Patra Widya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah Dan Budaya., 22(2), 97–118. https://doi.org/10.52829/pw.321

    Fernanda, F. E., & Samsuri, S. (2020). Mempertahankan Piil Pesenggiri Sebagai Identitas Budaya Suku Lampung. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(2), 168. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n2.p168-177.2020

    Ghassani, M., Maskun, & M., S. (2019). Begawi Cakak Pepadun Sebagai Proses Memperoleh Adek pada Buay Nunyai di Desa Mulang Maya. PESAGI (Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah), 7(3).

    Habibi, R. K., & Kusdarini, E. (2020). Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Melestarikan Tradisi Pernikahan Pepadun di Lampung Utara. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(1), 60. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n1.p60-69.2020

    Isbandiyah, I., & Supriyanto, S. (2019). Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal Tapis Lampung Sebagai Upaya Memperkuat Identitas Bangsa. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial-Humaniora, 2(1), 29–43. https://doi.org/10.31539/kaganga.v2i1.673

    Lussy, M. (2021). KONTRIBUSI TOKOH ADAT DALAM INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM PADA ADAT BEGAWI DI DUSUN IIDESA BUYUT ILIR KECAMATAN GUNUNG SUGIH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH.

    M. Furqon Hidayatullah. (2022). Penelitian Kepustakaan. 0(01), 145.

    Nina Adlini, M., Hanifa Dinda, A., Yulinda, S., Chotimah, O., & Julia Merliyana, S. (2022). METODE PENELITIAN KUALITATIF STUDI PUSTAKA. 6(1), 974–980.

    Putra, F., & Darminto, C. (2020). Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Melindungi Identitas Budaya Dan Hak Tradisional Masyarakat Hukum Adat Kabupaten Batang Hari. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 4(3). https://doi.org/10.58258/jisip.v4i3.1175

    Putri, L., & Hartati, U. (2018). Begawi Adat Pepadun Marga Buay Selagai di Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Swarnadwipa, 2(2), 143–152. http://www.hadiwinoto.

    RISKA, W. S. (2021). Interaksi Simbolik Begawi Cakak Pepadun Dalam Melestarikan Tradisi Pernikahan Di Desa Negeri Kepayungan Kecamatan Pubian …. http://repository.radenintan.ac.id/15954/%0Ahttp://repository.radenintan.ac.id/15954/2/COVER BAB 1%2C BAB 2 DAPUS..pdf

    Setiyawan, A. (2012). Budaya Lokal dalam Perspektif Agama: Legitimasi Hukum Adat (‘Urf) Dalam Islam. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 13(2), 203–222. https://doi.org/10.14421/esensia.v13i2.738

    Syakur, A. (2014). Analisis Dialek Lokal Sebagai Penanda Identitas Lokal Individu (Studiinterlanguage Mahasiswa Di Ilmu Administrasi Negara Stisospol “Waskita Dharma” Malang). Jamak, 1(1), 14-18.

    Zakariansyah, M. (2022). Implementasi adat begawi cakak pepadun di tiuh memon kabupaten tanggamus. Ushuluddin, Fakultas Studi, D A N Islam, Universitas Raden, Negeri Lampung, Intan.

  1. Ariyani, F., Siswanto, E., & Diana, S. M. (2020). Tradisi Gawi Adat Dan Implikasinya Dalam MKU Pendidikan Etika Dan Kearifan Lokal. Prosiding Seminarr Nasional 2020 “Penguatan Pendidikan Karakter Pada Era Merdeka Belajar,” 175–181.
  2. Cathrin, S., Wikandaru, R., Indah, A. V., & Bursan, R. (2021). Nilai-Nilai Filosofis Tradisi Begawi Cakak Pepadun Lampung. Patra Widya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah Dan Budaya., 22(2), 97–118. https://doi.org/10.52829/pw.321
  3. Fernanda, F. E., & Samsuri, S. (2020). Mempertahankan Piil Pesenggiri Sebagai Identitas Budaya Suku Lampung. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(2), 168. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n2.p168-177.2020
  4. Ghassani, M., Maskun, & M., S. (2019). Begawi Cakak Pepadun Sebagai Proses Memperoleh Adek pada Buay Nunyai di Desa Mulang Maya. PESAGI (Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah), 7(3).
  5. Habibi, R. K., & Kusdarini, E. (2020). Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Melestarikan Tradisi Pernikahan Pepadun di Lampung Utara. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(1), 60. https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n1.p60-69.2020
  6. Isbandiyah, I., & Supriyanto, S. (2019). Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal Tapis Lampung Sebagai Upaya Memperkuat Identitas Bangsa. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial-Humaniora, 2(1), 29–43. https://doi.org/10.31539/kaganga.v2i1.673
  7. Lussy, M. (2021). KONTRIBUSI TOKOH ADAT DALAM INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM PADA ADAT BEGAWI DI DUSUN IIDESA BUYUT ILIR KECAMATAN GUNUNG SUGIH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH.
  8. M. Furqon Hidayatullah. (2022). Penelitian Kepustakaan. 0(01), 145.
  9. Nina Adlini, M., Hanifa Dinda, A., Yulinda, S., Chotimah, O., & Julia Merliyana, S. (2022). METODE PENELITIAN KUALITATIF STUDI PUSTAKA. 6(1), 974–980.
  10. Putra, F., & Darminto, C. (2020). Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Melindungi Identitas Budaya Dan Hak Tradisional Masyarakat Hukum Adat Kabupaten Batang Hari. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 4(3). https://doi.org/10.58258/jisip.v4i3.1175
  11. Putri, L., & Hartati, U. (2018). Begawi Adat Pepadun Marga Buay Selagai di Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Swarnadwipa, 2(2), 143–152. http://www.hadiwinoto.
  12. RISKA, W. S. (2021). Interaksi Simbolik Begawi Cakak Pepadun Dalam Melestarikan Tradisi Pernikahan Di Desa Negeri Kepayungan Kecamatan Pubian …. http://repository.radenintan.ac.id/15954/%0Ahttp://repository.radenintan.ac.id/15954/2/COVER BAB 1%2C BAB 2 DAPUS..pdf
  13. Setiyawan, A. (2012). Budaya Lokal dalam Perspektif Agama: Legitimasi Hukum Adat (‘Urf) Dalam Islam. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 13(2), 203–222. https://doi.org/10.14421/esensia.v13i2.738
  14. Syakur, A. (2014). Analisis Dialek Lokal Sebagai Penanda Identitas Lokal Individu (Studiinterlanguage Mahasiswa Di Ilmu Administrasi Negara Stisospol “Waskita Dharma” Malang). Jamak, 1(1), 14-18.
  15. Zakariansyah, M. (2022). Implementasi adat begawi cakak pepadun di tiuh memon kabupaten tanggamus. Ushuluddin, Fakultas Studi, D A N Islam, Universitas Raden, Negeri Lampung, Intan.