Analisis Kearifan Lokal dalam Film Melody Kota Rusa Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia

Penulis

  • Tiara Assyifa Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Khaerunnisa Khaerunnisa Universitas Muhammadiyah Jakarta

Kata Kunci:

budaya papua, film, kearifan lokal, peserta didik, sastra indonesia

Abstrak

Film sebagai representasi lokal yang merefleksikan antara manusia, lingkungan, dan sistem nilai yang melingkupinya. Salah satu aspek yang dapat dikaji melalui film adalah ekologi budaya, yakni hubungan timbal balik antara kebudayaan dan lingkungan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekologi budaya yang direpresentasikan dalam film Melody Kota Rusa karya Irham Acho Bahtiar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang difokuskan pada analisis yang muncul dalam adegan, dialog, dan visual film. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap film, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekologi budaya dalam film Melody Kota Rusa dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu hubungan antara lingkungan dan budaya melalui pemanfaatan teknologi serta alat-alat tradisional, hubungan pola perilaku masyarakat dalam mengeksploitasi kawasan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam kebudayaan, serta hubungan tingkat pengaruh sistem pemanfaatan lingkungan terhadap nilai-nilai sosial budaya. Ketiga kategori tersebut selanjutnya diklasifikasikan menjadi tujuh data ekologi budaya. Setiap bentuk hubungan yang ditampilkan merepresentasikan realitas kehidupan masyarakat Papua yang memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan alam dan budaya setempat. Dengan demikian, hasil analisis mampu menjawab tujuan penelitian serta memperlihatkan bahwa film Melody Kota Rusa merepresentasikan ekologi budaya sebagai bagian integral dari kehidupan sosial masyarakat Papua.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-22

Cara Mengutip

Assyifa, T., & Khaerunnisa, K. (2026). Analisis Kearifan Lokal dalam Film Melody Kota Rusa Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung, 10–19. Diambil dari https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1654