Analisis Kearifan Lokal “Ngalaksa” Sebagai Sumber Pembelajaran IPA SMP Berbasis Etnosains

Penulis

  • Rini Sumartini Universitas Garut

Kata Kunci:

etnosains, kearifan lokal, ngalaksa, pembelajaran IPA

Abstrak

Pembelajaran IPA di jenjang SMP menuntut keterkaitan antara konsep ilmiah dengan konteks kehidupan nyata peserta didik agar pembelajaran menjadi bermakna. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mewujudkan pembelajaran kontekstual adalah etnosains, yaitu integrasi pengetahuan asli masyarakat ke dalam pembelajaran IPA. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan kearifan lokal Tradisi Ngalaksa sebagai tradisi masyarakat Sunda dengan konsep-konsep IPA serta relevansinya terhadap Capaian Pembelajaran IPA Fase D dalam Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir dan relevan dengan etnosains, kearifan lokal, serta pembelajaran IPA. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap tahapan dalam Tradisi Ngalaksa, mulai dari pengolahan padi, penyimpanan beras, pembuatan laksa, penggunaan alat tradisional, hingga kesenian tarawangsa, mengandung berbagai konsep IPA. Konsep-konsep tersebut meliputi sifat dan perubahan zat, pemisahan campuran, usaha dan energi, pesawat sederhana, kalor dan perpindahannya, interaksi makhluk hidup dengan lingkungan, serta getaran dan gelombang bunyi. Temuan ini menunjukkan bahwa Tradisi Ngalaksa memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran IPA SMP berbasis etnosains yang kontekstual, bermakna, dan selaras dengan CP IPA Fase D, sekaligus berkontribusi dalam menumbuhkan apresiasi peserta didik terhadap budaya lokal serta mendukung pelestarian kearifan lokal melalui pendidikan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-03

Cara Mengutip

Sumartini, R. (2026). Analisis Kearifan Lokal “Ngalaksa” Sebagai Sumber Pembelajaran IPA SMP Berbasis Etnosains. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung, 49–58. Diambil dari https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1672