Nilai Kesantunan Tradisi Mosok Berdasarkan Perspektif Nemui Nyimah pada Masyarakat Pubian Pesawaran dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Lampung di SMA

Penulis

  • Berlianna Asih Yustiana Universitas Lampung

Kata Kunci:

kesantunan, mosok, nemui nyimah

Abstrak

Penelitian ini mengkaji nilai kesantunan yang terkandung dalam tradisi Mosok pada masyarakat Pubian Pesawaran dengan menggunakan perspektif nemui nyimah sebagai landasan analisis praktik budaya. Tradisi Mosok merupakan salah satu upacara adat Lampung Pepadun yang dilaksanakan dalam rangkaian prosesi pernikahan sebagai bentuk penguatan hubungan kekeluargaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi langsung, dan wawancara mendalam dengan penyelenggara acara, tokoh adat, serta panitia adat yang terlibat dalam pelaksanaan Mosok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kesantunan tercermin dalam penggunaan bahasa halus, sikap saling menghormati, perilaku memberi dan menerima, serta komitmen menjaga keharmonisan sosial antarindividu dan kelompok. Perspektif nemui nyimah memperkuat pemaknaan tradisi Mosok sebagai praktik budaya yang menjunjung tinggi nilai keramahan, kedermawanan, keterbukaan, dan etika pergaulan. Dalam pembelajaran di SMA, tradisi Mosok dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar autentik untuk penggunaan bahasa halus, ungkapan sopan, serta tuturan adat yang muncul dalam prosesi Mosok dapat dijadikan contoh konkret penerapan ragam bahasa Lampung yang santun.  Dengan demikian, tradisi Mosok tidak hanya berfungsi sebagai simbol adat, tetapi juga sebagai sarana pelestarian nilai moral dan kearifan lokal masyarakat Pubian Pesawaran.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-03

Cara Mengutip

Yustiana, B. A. (2026). Nilai Kesantunan Tradisi Mosok Berdasarkan Perspektif Nemui Nyimah pada Masyarakat Pubian Pesawaran dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Lampung di SMA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung, 68–75. Diambil dari https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1687