Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem <section class="homepage_about"></section> <section class="homepage_about"> <section class="homepage_about"></section> <p style="text-align: justify;">Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung merupakan publikasi ilmiah yang memuat artikel hasil penelitian, kajian teoritis, dan praktik terbaik di bidang pendidikan, khususnya pendidikan matematika, sains, dan bidang kependidikan lainnya. Prosiding ini bertujuan untuk menjadi wadah diseminasi hasil penelitian akademisi, guru, dan praktisi pendidikan serta mendorong pengembangan keilmuan dan inovasi pembelajaran. Prosiding ini diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung melalui kegiatan Seminar Nasional Pendidikan yang diselenggarakan secara berkala. Setiap naskah yang diterbitkan telah melalui proses seleksi dan penelaahan oleh tim reviewer yang kompeten di bidangnya.</p> </section> FKIP Universitas Lampung id-ID Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2716-053X Mewujudkan Pendidikan yang Transformatif https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1686 <p>Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan global. Namun, praktik pendidikan yang masih berorientasi pada transfer pengetahuan dan pencapaian nilai akademik sering kali kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kesadaran sosial peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan paradigma pendidikan yang lebih progresif, salah satunya melalui pendidikan transformatif. Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan transformatif serta relevansinya dalam pengembangan sistem pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research), melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan transformatif dan pemikiran tokoh-tokoh pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan transformatif menekankan perubahan mendasar pada cara berpikir, sikap, dan perilaku peserta didik melalui pembelajaran yang dialogis, reflektif, dan berbasis pengalaman. Konsep ini memiliki keterkaitan erat dengan pemikiran para filsuf pendidikan seperti Socrates, Aristoteles, John Dewey, dan Paulo Freire, serta pemikiran tokoh pendidikan Indonesia seperti Ki Hajar Dewantara dan Ki Ahmad Dahlan. Implementasi pendidikan transformatif dapat dilakukan melalui pembelajaran berbasis proyek, pengalaman nyata, dialog kritis, serta penguatan pendidikan karakter. Dengan demikian, pendidikan transformatif menjadi pendekatan yang relevan untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran kritis, kreativitas, dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi dinamika perubahan zaman.</p> Sutrisna Wibawa Hak Cipta (c) 2026 2026-03-09 2026-03-09 1 9 Analisis Kearifan Lokal dalam Film Melody Kota Rusa Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1654 <p style="text-align: justify;">Film sebagai representasi lokal yang merefleksikan antara manusia, lingkungan, dan sistem nilai yang melingkupinya. Salah satu aspek yang dapat dikaji melalui film adalah ekologi budaya, yakni hubungan timbal balik antara kebudayaan dan lingkungan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekologi budaya yang direpresentasikan dalam film Melody Kota Rusa karya Irham Acho Bahtiar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang difokuskan pada analisis yang muncul dalam adegan, dialog, dan visual film. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap film, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekologi budaya dalam film Melody Kota Rusa dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu hubungan antara lingkungan dan budaya melalui pemanfaatan teknologi serta alat-alat tradisional, hubungan pola perilaku masyarakat dalam mengeksploitasi kawasan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam kebudayaan, serta hubungan tingkat pengaruh sistem pemanfaatan lingkungan terhadap nilai-nilai sosial budaya. Ketiga kategori tersebut selanjutnya diklasifikasikan menjadi tujuh data ekologi budaya. Setiap bentuk hubungan yang ditampilkan merepresentasikan realitas kehidupan masyarakat Papua yang memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan alam dan budaya setempat. Dengan demikian, hasil analisis mampu menjawab tujuan penelitian serta memperlihatkan bahwa film Melody Kota Rusa merepresentasikan ekologi budaya sebagai bagian integral dari kehidupan sosial masyarakat Papua.</p> Tiara Assyifa Khaerunnisa Khaerunnisa Hak Cipta (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026-02-22 2026-02-22 10 19 Alih Kode dan Campur Kode di Pasar Tradisional Gisting Kabupaten Tanggamus dan Implikasinya dalam Pembelajaran Teks Negosiasi Kelas X Fase E https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1666 <p>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk alih kode dan campur kode serta faktor-faktor penyebab terjadinya kedua fenomena kebahasaan tersebut dalam interaksi jual beli di Pasar Tradisional Gisting, Kabupaten Tanggamus, serta mengkaji implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung alih kode dan campur kode, dengan sumber data berasal dari interaksi antara penjual dan pembeli di Pasar Tradisional Gisting. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, perekaman, dan transkripsi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya fenomena alih kode dan campur kode dalam interaksi jual beli di pasar tersebut. Alih kode yang ditemukan didominasi oleh alih kode intern, sedangkan campur kode paling banyak muncul dalam bentuk kata. Faktor utama penyebab alih kode berkaitan dengan lawan bicara, sementara campur kode lebih banyak dipengaruhi oleh situasi komunikasi yang bersifat informal antara penutur dan mitra tutur. Implikasi hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas (SMA) fase E, khususnya pada materi teks negosiasi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa memahami penggunaan variasi bahasa dalam konteks nyata kehidupan sehari-hari, sekaligus melatih keterampilan berbahasa dan menulis teks negosiasi secara kontekstual.</p> Syira Amanah Balqis Eka Sofia Agustina Megaria Megaria Siti Samhati Hak Cipta (c) 2026 2026-03-03 2026-03-03 20 30 Kelayakan E-Modul Berbasis Socioscientific Issue pada Materi Virus https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1667 <p>Pembelajaran biologi di sekolah masih didominasi bahan ajar cetak yang kurang menarik, sehingga kurang mendukung pemahaman materi yang bersifat abstrak, seperti materi virus. Selain itu, materi virus memiliki keterkaitan erat dengan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan E-Modul berbasis Socioscientific Issue (SSI) pada materi Virus. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Uji kelayakan E-Modul dilakukan oleh ahli materi, ahli media, ahli bahasa, dan praktisi pendidikan menggunakan analisis Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul berbasis SSI berada pada kategori layak digunakan, dengan nilai CVI ahli materi sebesar 0,89, ahli media 0,94, ahli bahasa 0,92, dan praktisi pendidikan 0,83. Hasil ini menunjukkan bahwa E-Modul berbasis SSI layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran biologi di sekolah.</p> Shalsa Hericha Nitatasya Dewi Cahyani Yuyun Maryuningsih Hak Cipta (c) 2026 2026-03-03 2026-03-03 31 40 Perbandingan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan Acceptance dan Commitment Therapy (ACT) dalam Intervensi Bimbingan dan Konseling untuk Mengatasi Impostor Syndrome di Perguruan Tinggi: Systematic Literature Review https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1671 <p><em>Impostor syndrome</em> merupakan hambatan psikologis non-disabilitas yang banyak dialami mahasiswa dan berdampak pada kecemasan akademik, rendahnya efikasi diri, serta kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan membandingkan pendekatan <em>Cognitive Behavioral Therapy (CBT) </em>dan<em> Acceptance and Commitment Therapy</em> (ACT) dalam penanganan impostor syndrome pada mahasiswa perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) terhadap artikel terbitan tahun 2015–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar. Dari 120 artikel awal, terseleksi 5 artikel yang dianalisis secara tematik dan diperkuat dengan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CBT dominan sebagai pendekatan kuratif melalui restrukturisasi kognitif dan pengelolaan pikiran maladaptif, sedangkan ACT berkembang sebagai pendekatan inovatif yang menekankan fleksibilitas psikologis, penerimaan diri, dan tindakan berbasis nilai. Disimpulkan bahwa CBT dan ACT bersifat saling melengkapi dalam layanan bimbingan dan konseling perguruan tinggi. Integrasi kedua pendekatan direkomendasikan untuk meningkatkan keberlanjutan kesehatan mental dan keberhasilan akademik mahasiswa.</p> Muhammad Ubaidillah Ratna Tri Utami Hak Cipta (c) 2026 2026-03-03 2026-03-03 41 48 Analisis Kearifan Lokal “Ngalaksa” Sebagai Sumber Pembelajaran IPA SMP Berbasis Etnosains https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1672 <p>Pembelajaran IPA di jenjang SMP menuntut keterkaitan antara konsep ilmiah dengan konteks kehidupan nyata peserta didik agar pembelajaran menjadi bermakna. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mewujudkan pembelajaran kontekstual adalah etnosains, yaitu integrasi pengetahuan asli masyarakat ke dalam pembelajaran IPA. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan kearifan lokal Tradisi Ngalaksa sebagai tradisi masyarakat Sunda dengan konsep-konsep IPA serta relevansinya terhadap Capaian Pembelajaran IPA Fase D dalam Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir dan relevan dengan etnosains, kearifan lokal, serta pembelajaran IPA. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap tahapan dalam Tradisi Ngalaksa, mulai dari pengolahan padi, penyimpanan beras, pembuatan laksa, penggunaan alat tradisional, hingga kesenian tarawangsa, mengandung berbagai konsep IPA. Konsep-konsep tersebut meliputi sifat dan perubahan zat, pemisahan campuran, usaha dan energi, pesawat sederhana, kalor dan perpindahannya, interaksi makhluk hidup dengan lingkungan, serta getaran dan gelombang bunyi. Temuan ini menunjukkan bahwa Tradisi Ngalaksa memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran IPA SMP berbasis etnosains yang kontekstual, bermakna, dan selaras dengan CP IPA Fase D, sekaligus berkontribusi dalam menumbuhkan apresiasi peserta didik terhadap budaya lokal serta mendukung pelestarian kearifan lokal melalui pendidikan.</p> Rini Sumartini Hak Cipta (c) 2026 2026-03-03 2026-03-03 49 58 Analisis Butir Soal Penilaian Akhir Semester Matematika Kelas XI SMA https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1674 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaktersediaan analisis butir soal yang memadai pada penilaian akhir semester. Skor tes pada penilaian akhir semester digunakan hanya sebagai hasil akhir tanpa melihat karakteristik butir-butir soal terhadap tes tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik butir soal pada Penilaian Akhir Semester Matematika (PASMat) Kelas XI tahun ajaran 2024/2025 SMA N 9 Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Data yang digunakan adalah skor perolehan siswa dari PASMat. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Validitas dan reliabilitas tes dihitung terlebih dahulu, selanjutnya karakteristik butir soal berupa tingkat kesulitan, indeks diskriminasi dan efisiensi pengecoh dihitung. Hasil analisis butir soal PASMat (35 butir) menunjukkan bahwa sebanyak 80% (28 butir) valid dan reliabilitas dari PASMat adalah 0,729 (<em>Cronbach’s Alpha</em>), yang artinya reliabilitas PASMat tinggi. Berdasarkan tingkat kesulitan, PASMat terdiri dari 14 butir sulit, 14 butir sedang, dan 7 soal mudah. Berdasarkan daya beda, diperoleh 6 butir buruk sekali, 3 butir buruk, 14 butir cukup baik, 12 butir baik. Berdasarkan efisiensi pengecoh, 57 dari 140 (40,7%) pengecoh tidak berfungsi dengan baik. Manfaat dari hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk meningkatkan kualitas butir-butir soal yang akan digunakan pada penilaian-penilaian akhir semester yang akan datang.</p> Evan Dari Kristianto Simarmata Yenita Roza Atma Murni Hak Cipta (c) 2026 2026-03-03 2026-03-03 59 67 Nilai Kesantunan Tradisi Mosok Berdasarkan Perspektif Nemui Nyimah pada Masyarakat Pubian Pesawaran dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Lampung di SMA https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1687 <p>Penelitian ini mengkaji nilai kesantunan yang terkandung dalam tradisi Mosok pada masyarakat Pubian Pesawaran dengan menggunakan perspektif nemui nyimah sebagai landasan analisis praktik budaya. Tradisi Mosok merupakan salah satu upacara adat Lampung Pepadun yang dilaksanakan dalam rangkaian prosesi pernikahan sebagai bentuk penguatan hubungan kekeluargaan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi langsung, dan wawancara mendalam dengan penyelenggara acara, tokoh adat, serta panitia adat yang terlibat dalam pelaksanaan Mosok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kesantunan tercermin dalam penggunaan bahasa halus, sikap saling menghormati, perilaku memberi dan menerima, serta komitmen menjaga keharmonisan sosial antarindividu dan kelompok. Perspektif nemui nyimah memperkuat pemaknaan tradisi Mosok sebagai praktik budaya yang menjunjung tinggi nilai keramahan, kedermawanan, keterbukaan, dan etika pergaulan. Dalam pembelajaran di SMA, tradisi Mosok dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar autentik untuk penggunaan bahasa halus, ungkapan sopan, serta tuturan adat yang muncul dalam prosesi Mosok dapat dijadikan contoh konkret penerapan ragam bahasa Lampung yang santun.&nbsp; Dengan demikian, tradisi Mosok tidak hanya berfungsi sebagai simbol adat, tetapi juga sebagai sarana pelestarian nilai moral dan kearifan lokal masyarakat Pubian Pesawaran.</p> Berlianna Asih Yustiana Hak Cipta (c) 2026 2026-03-03 2026-03-03 68 75 Penerapan Media Web Literasi Terhadap Keterampilan Menulis Cerpen Budaya di Kelas XI SMA Triguna Utama https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1688 <p>Media pembelajaran menjadi alat utama dalam penyampaian informasi antara guru dan peserta didik. Pada pembelajaran menulis cerpen di SMA Triguna Utama, kompetensi peserta didik mengalami penurunan. Penggunaan media pembelajaran tanpa ada terobosan menimbulkan kejenuhan pada peserta didik. Oleh karena itu, peneliti tergerak untuk mengaplikasikan media web literasi sebagai media pembelajaran dalam kegiatan menulis cerpen. Dengan penambahan pengenalan budaya betawi yang akan diimplikasikan pada penugasan teks cerpen peserta didik, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan media pembelajaran web literasi terhadap keterampilan menulis cerpen pada peserta didik kelas XI di SMA Triguna Utama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment dan rancangan penelitian post-test only control group design. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, media web literasi memiliki pengaruh terhadap peningkatan keterampilan menulis cerpen pada peserta didik kelas XI di SMA Triguna Utama. Melalui hasil taraf signifikansi yang berada pada nilai 0.04 menandakan bahwa nilai lebih rendah atau &lt; 0.05. Berdasarkan hasil tersebut, maka penerapan media web literasi dinyatakan berpengaruh.</p> Mutiara Halimatu’s Sadiyah Khaerunnisa Khaerunnisa Hak Cipta (c) 2026 2026-03-10 2026-03-10 76 85 Pola Asuh Orang Tua terhadap Anak dengan Hambatan Emosi dan Perilaku di Lapas Kelas IIA Metro https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1689 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami peran pola asuh orang tua dalam membentuk perilaku anak dengan hambatan emosi dan perilaku yang menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua, perilaku emosional dan sosial anak, serta faktor-faktor yang memengaruhi penerapan pola asuh terhadap anak dengan hambatan emosi dan perilaku di Lapas Kelas IIA Metro. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek anak binaan, orang tua, dan petugas Lapas yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua cenderung tidak konsisten dan minim keterlibatan emosional akibat perceraian, tekanan ekonomi, dan lingkungan sosial yang berisiko. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya regulasi emosi, kontrol perilaku, dan penyesuaian sosial anak. Temuan ini menegaskan pentingnya pembinaan anak berbasis keluarga dan pendekatan holistik dalam mendukung pemulihan emosi dan perilaku anak binaan.</p> Ratna Tri Utami Muhammad Ubadillah Hak Cipta (c) 2026 2026-03-10 2026-03-10 86 98 Transformasi Folklor Indonesia dalam Game Roblox sebagai Media Pendidikan Nilai, Kearifan Lokal, dan Kreativitas Budaya Digital https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1701 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengkaji transformasi folklor Indonesia dalam gim Roblox sebagai sastra digital, media pendidikan nilai, kearifan lokal, dan kreativitas budaya digital, dengan menempatkan gim sebagai praktik budaya, bukan sekadar hiburan. Hal ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media interaktif telah mendorong transformasi folklor Indonesia dari tradisi lisan dan teks ke dalam medium gim digital. Roblox, sebagai platform dunia virtual partisipatoris, membuka ruang baru bagi folklor untuk dihadirkan sebagai pengalaman naratif interaktif. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif berbasis humaniora digital. Data diperoleh melalui studi pustaka dan analisis terhadap transkrip siaran langsung permainan gim horor Roblox bertema folklor Indonesia yang dipublikasikan di platform digital. Data dianalisis sebagai teks budaya digital multimodal yang mencakup aspek naratif, visual, audio, bahasa lisan, dan interaksi sosial, untuk memahami bagaimana folklor direpresentasikan, dinegosiasikan, dan dimaknai dalam praktik bermain dan streaming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roblox berfungsi sebagai teks sastra digital interaktif yang bersifat ergodik, di mana narasi folklor tidak disajikan secara linear, melainkan dibangun melalui eksplorasi ruang, mekanika permainan, dan pilihan tindakan pemain. Folklor hadir sebagai pengalaman imersif dan performatif, yang melibatkan emosi, tubuh, dan respons afektif pemain. Kearifan lokal direpresentasikan melalui sistem tanda budaya yang terintegrasi dalam lingkungan virtual dan struktur permainan, seperti norma sosial, larangan adat, dan konsekuensi naratif. Pendidikan nilai berlangsung secara eksperiensial melalui logika sebab–akibat, bukan melalui pesan moral eksplisit, sehingga pemain menginternalisasi nilai budaya melalui pengalaman bermain. Selain itu, transformasi folklor ke dalam estetika horor dan mekanika gim modern menunjukkan praktik kreativitas budaya digital, di mana tradisi lokal direinterpretasi dan dihidupkan kembali sesuai dengan logika media interaktif.</p> Roma Kyo Kae Saniro M. Yusuf Alvin Pratama Andina Meutia Hawa Ahmad Hamidi Hak Cipta (c) 2026 2026-03-10 2026-03-10 99 109 Eksplorasi Konsep Geometri pada Jembatan Tayan di Kabupaten Sanggau https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1702 <p>Konsep geometri banyak dijumpai pada bangunan dan objek yang ada di lingkungan sekitar, salah satunya pada jembatan. Namun, kajian yang secara khusus mengeksplorasi konsep geometri pada bangunan ikonik lokal sebagai sumber belajar matematika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep geometri yang terdapat pada Jembatan Tayan di Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat, serta mengkaji potensinya sebagai sumber belajar matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksploratif deskriptif, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap struktur jembatan, dokumentasi, dan studi literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Jembatan Tayan memuat beragam konsep geometri, meliputi bangun datar segitiga dan persegi panjang, bangun ruang balok dan tabung, konsep garis sejajar, busur lingkaran, serta transformasi geometri berupa translasi dan refleksi. Temuan ini menunjukkan bahwa Jembatan Tayan berpotensi dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran matematika yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Pemanfaatannya dalam pembelajaran geometri dapat mendukung pembelajaran kontekstual dan membantu peserta didik memahami konsep geometri secara lebih konkret dan bermakna.</p> Lulu Aprilianti Fahlufi Ressy Rustanuarsi Hak Cipta (c) 2026 2026-03-09 2026-03-09 110 117 Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger dalam Keterampilan Menulis Teks Negosiasi Berbantuan Media Sinego (Simulasi Negosiasi) https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1717 <p>Perkembangan teknologi menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi agar pembelajaran menjadi lebih efektif, relevan, dan inovatif. Pemanfaatan teknologi tidak hanya mempermudah guru dalam menyampaikan materi, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan minat belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Treffinger berbantuan media Sinego (Simulasi Negosiasi) terhadap keterampilan menulis teks negosiasi peserta didik kelas X SMAN 9 Tangerang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menerapkan model Treffinger dengan media Sinego, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Treffinger berbantuan media Sinego mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan partisipatif, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan menulis peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 83,00 yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 72,44. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Treffinger berbantuan media Sinego berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis teks negosiasi peserta didik.</p> Siti Sarah Ratna Dewi Kartikasari Hak Cipta (c) 2026 2026-03-03 2026-03-03 118 123 Kajian Sistematis Model Keterpaduan Shared Fogarty dalam Pembelajaran IPA SMP https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1718 <p>Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) menuntut keterpaduan antarkonsep biologi, fisika, dan kimia agar peserta didik mampu memahami fenomena alam secara utuh. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mewujudkan pembelajaran terpadu tersebut adalah model keterpaduan <em>shared</em> yang dikemukakan oleh Fogarty. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis penerapan model keterpaduan <em>shared</em> Fogarty dalam pembelajaran IPA di jenjang SMP. Penelitian ini menggunakan metode <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, SINTA, DOAJ, dan Garuda terhadap artikel yang diterbitkan pada rentang tahun 2013–2024. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 13 artikel yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model <em>shared</em> dalam pembelajaran IPA SMP mampu meningkatkan hasil belajar kognitif, keterampilan proses sains, aktivitas belajar, serta sikap ilmiah siswa. Model ini juga banyak dipadukan dengan strategi pembelajaran aktif seperti <em>discovery learning, problem-based learning</em>, dan pembelajaran kooperatif. Namun, implementasi model <em>shared</em> masih menghadapi kendala pada aspek kolaborasi guru dan perencanaan pembelajaran lintas bidang.</p> Hendra Ramadhan Hak Cipta (c) 2026 2026-03-17 2026-03-17 124 131 Profil Literasi Digital AI Siswa Kelas XI SMA sebagai Dasar Pengembangan Pembelajaran Inovatif Terintegrasi Generative AI https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1719 <p>Saat ini, pembelajaran di sekolah semakin banyak melibatkan penggunaan <em>Generative AI</em>. Di era dominasi AI ini, literasi digital tidak lagi terbatas pada penggunaan teknologi, tetapi telah berkembang menjadi literasi digital AI. Sebagai langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan <em>Gen-AI</em>, kompetensi ini sangat penting bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran profil literasi digital AI siswa kelas XI sebagai dasar untuk mengembangkan pembelajaran inovatif yang terintegrasi dengan <em>Gen-AI</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>explanatory sequential mixed methods</em>, dengan data kualitatif digunakan untuk mendukung data kuantitatif. Sebanyak 107 siswa kelas XI SMA yang mengikuti mata pelajaran biologi berpartisipasi dalam penelitian ini. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes esai yang dikembangkan berdasarkan <em>framework</em> oleh Hwang (2023). Hasil menunjukkan bahwa empat indikator memperoleh rata-rata nilai sebesar 64,72; 75,70; 38,90 dan 71,50. Hal ini menunjukkan bahwa indikator-indikator tersebut berada dalam kategori baik, cukup dan belum cukup, yang mengindikasikan bahwa literasi digital AI perlu diperkuat, karena siswa masih rentan terhadap penyalahgunaan <em>Gen-AI</em>. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar empiris untuk merancang pembelajaran inovatif berbasis <em>Gen-AI</em> yang secara sistematis mengintegrasikan penguatan literasi digital AI pada tingkat sekolah menengah atas.</p> Laila Badriyatul Habibah Ibrohim Ibrohim Herawati Susilo Hak Cipta (c) 2026 2026-03-09 2026-03-09 132 142 Efektivitas Penggunaan Canva Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Menulis Puisi Murid Kelas XI SMA Negeri 2 Gedong Tataan https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1720 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis puisi antara murid yang belajar menggunakan media Canva AI dan murid yang belajar menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis puisi murid, khususnya dalam aspek diksi, imaji, gaya bahasa, struktur, tema, dan tipografi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan kreativitas dan minat murid dalam menulis puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah murid kelas XI SMA Negeri 2 Gedong Tataan yang terdiri atas kelas XI.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI.2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis puisi yang diberikan pada tahap pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 &lt; 0,05 dengan nilai t hitung sebesar -9,926. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara keterampilan menulis puisi murid yang menggunakan Canva AI dan murid yang menggunakan metode konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Canva AI efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi murid kelas XI SMA Negeri 2 Gedong Tataan.</p> Tiara Nazila Dewi Eka Sofia Agustina Rahmat Prayogi Mulyanto Widodo Hak Cipta (c) 2026 2026-03-09 2026-03-09 143 151 Model Pembelajaran AS-SAMAA (Awareness, Society of Learning, Sense Making, Analysis, Meaningful Reflection, Applying, Asking back) https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/prosem/article/view/1742 <p>Terdapat perubahan paradigma pendidikan di Indonesia, yaitu pendidikan yang memfokuskan pada pendekatan <em>deep learining</em> (pembelajaran mendalam). Pendekatan pembelajaran mendalam ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil belajar tapi juga pada pembelajaran yang nyaman. Dalam prakteknya, hingga saat ini sekolah lebih menitikberatkan pada hasil akhir belajar berupa nilai, peringkat, dan kelulusan dan cenderung mengambaikan kenyamanan belajar. Padahal, kenyamanan belajar adalah langkah awal yang mepengaruhi peningkatan hasil belajar siswa. &nbsp;Oleh karena itu, model pembelajaran selayaknya tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil belajar tapi juga kenyamanan belajar siswa. Selama ini model pembelajaran yang direkomendasikan di sekolah adalah <em>discovery learning</em> (penemuan), problem based learning (berbasis masalah), dan <em>project based learning</em> (berbasis projek). Sintaks model pembelajaran tersebut lebih cenderung pada peningkatan hasil belajar siswa dan belum sepenuhnya menciptakan kondisi kenyamanan belajar siswa. Model Pembelajaran AS-SAMAA adalah suatu model pembelajaran yang sintaksnya tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil belajar tapi juga kenyamanan belajar siswa. Artikel ini akan menjelaskan apa dan bagaimana&nbsp; Model Pembelajaran AS-SAMAA itu?</p> Sugeng Sutiarso Nurain Suryadinata Hak Cipta (c) 2026 2026-03-09 2026-03-09 152 158