ANALISIS PENGGUNAAN PEPACCUR SEBAGAI SASTRA LISAN DALAM UPACARA PERNIKAHAN ADAT LAMPUNG

Published: Oct 3, 2024

Abstract:

Pepaccur merupakan salah satu bentuk sastra lisan yang memiliki peran penting dalam upacara pernikahan adat Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan pepaccur, mengkaji makna, dan fungsinya dalam prosesi pernikahan adat Lampung. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografis, kajian mendalam dilakukan terhadap struktur, konteks, dan signifikansi pepaccur dalam rangkaian upacara pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pepaccur bukan sekadar ungkapan sastra, melainkan medium penting dalam menyampaikan nilai-nilai budaya, norma sosial, dan filosofi kehidupan masyarakat Lampung. Setiap pepaccur memiliki makna simbolis yang mendalam, menggambarkan kearifan lokal, dan berperan sebagai sarana pelestarian warisan budaya. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam memahami peran pepaccur sebagai media komunikasi tradisional dan instrumen penting dalam menjaga kontinuitas tradisi pernikahan adat Lampung.

Pepaccur is a unique form of oral literature that plays a crucial role in traditional Lampung wedding ceremonies. This research aims to analyze the use of pepaccur, examining its meaning and function within the Lampung traditional wedding procession. Utilizing a qualitative research method with an ethnographic approach, an in-depth investigation was conducted on the structure, context, and significance of pepaccur in the wedding ceremony sequence. The findings reveal that pepaccur is more than a mere literary expression; it serves as an essential medium for conveying cultural values, social norms, and the life philosophy of the Lampung community. Each pepaccur carries a profound symbolic meaning, illustrating local wisdom and functioning as a means of preserving cultural heritage. This study provides a significant contribution to understanding the role of pepaccur as a traditional communication medium and an important instrument in maintaining the continuity of Lampung traditional wedding traditions.

Keywords:
1. Pepaccur
2. Sastra Lisan
3. Upacara Pernikahan
Authors:
1 . Suci Elfya
2 . Riska Indah Pratiwi
How to Cite
Elfya, S. ., & Pratiwi, R. I. . (2024). ANALISIS PENGGUNAAN PEPACCUR SEBAGAI SASTRA LISAN DALAM UPACARA PERNIKAHAN ADAT LAMPUNG. Jurnal Punyimbang, 4(2), 102–111. https://doi.org/10.23960/punyimbang.v4i2.1139
References

    Andayani, D. (2018). Prosesi Perkawinan Adat Pepadun di Tiyuh Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Lampung di SMP. Tesis.

    Dewi Ratnaningsih dan Windo Dicky Irawan. (2018). Pepaccur Sastra Lisan Masyarakat Lampung.

    Dewi Ratnaningsih, N. M. N. (2019). Kajian Puisi : Piil Pesenggiri dalam Puisi.

    Dianti, Y. (2017). Sastra Lisan Pepaccur, Transmisi Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Masyarakat Lampung. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB 2.pdf

    Fakhrurozi, J., & Putri, S. N. (2019). Fungsi Wawancan Dalam Upacara Adat Pengantin Lampung Saibatin. Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Indonesia, 1(2), 17–26. https://doi.org/10.33751/jsalaka.v1i2.1281

    Hilal, I., Nazaruddin, K., Mustofa, A., Liswati, K. N., & Gustira, Y. D. (2022). Pelatihan Pembacaan Wawancan dan Pisaan bagi Guru Bahasa Lampung Jenjang SMA Se-Kota Bandarlampung. 1(2), 125–133.

    Iqbal Hilal, Deris Astriawan, Nazaruddin, K., Sofia Agustina, E., Astriawan, D., Dwi Gustira, Y., & Fitri Yanti, Y. (2022). Pelatihan Pembacaan Pisaan Dan Pepaccur Kepada Muli Mekhanai Desa Merak Batin Kabupaten Lampung Selatan. Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 96–105. https://doi.org/10.23960/buguh.v2n1.1028

    Iryanti, D. (2014). Karakteristik Kemughukpada Pernikahan Adat Lampung Saibatin Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran Sastra Lampung Di Sekolah Menengah Atas.

    Islam, U., Raden, N., & Lampung, I. (2024). Unsur Piil Pesenggiri Dalam Tradisi Ngelemang Pada Masyarakat Adat Lampung Barat. 3.

    Ratnaningsih, D. (2019). Piil Pesenggiri dalam Sastra Lisan Pepaccur Masyarakat Lampung Pepadun. Jurnal Pesona, 5(1), 1–9. http://ejournal.stkipmpringsewu-lpg.ac.id/index.php/pesona

    Roveneldo, R. (2017). Prosesi Perkawinan Adat Istiadat Lampung Pepadun: sebagai Bentuk Pelestarian Bahasa Lampung. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 6(2), 220. https://doi.org/10.26499/rnh.v6i2.265

    Saputri, O. B. T. (2022). Nilai-nilai Moral dalam Pepaccur Masyarakat Lampung. In Skripsi (Vol. 33, Issue 1).

    Sugiyono, D. (2018). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. In Penerbit Alfabeta.

    Tamara, T. T. (2024). Puisi Lampung dalam Perspektif Dakwah. Skripsi, 15(1), 37–48.

  1. Andayani, D. (2018). Prosesi Perkawinan Adat Pepadun di Tiyuh Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Lampung di SMP. Tesis.
  2. Dewi Ratnaningsih dan Windo Dicky Irawan. (2018). Pepaccur Sastra Lisan Masyarakat Lampung.
  3. Dewi Ratnaningsih, N. M. N. (2019). Kajian Puisi : Piil Pesenggiri dalam Puisi.
  4. Dianti, Y. (2017). Sastra Lisan Pepaccur, Transmisi Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Masyarakat Lampung. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB 2.pdf
  5. Fakhrurozi, J., & Putri, S. N. (2019). Fungsi Wawancan Dalam Upacara Adat Pengantin Lampung Saibatin. Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Indonesia, 1(2), 17–26. https://doi.org/10.33751/jsalaka.v1i2.1281
  6. Hilal, I., Nazaruddin, K., Mustofa, A., Liswati, K. N., & Gustira, Y. D. (2022). Pelatihan Pembacaan Wawancan dan Pisaan bagi Guru Bahasa Lampung Jenjang SMA Se-Kota Bandarlampung. 1(2), 125–133.
  7. Iqbal Hilal, Deris Astriawan, Nazaruddin, K., Sofia Agustina, E., Astriawan, D., Dwi Gustira, Y., & Fitri Yanti, Y. (2022). Pelatihan Pembacaan Pisaan Dan Pepaccur Kepada Muli Mekhanai Desa Merak Batin Kabupaten Lampung Selatan. Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 96–105. https://doi.org/10.23960/buguh.v2n1.1028
  8. Iryanti, D. (2014). Karakteristik Kemughukpada Pernikahan Adat Lampung Saibatin Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran Sastra Lampung Di Sekolah Menengah Atas.
  9. Islam, U., Raden, N., & Lampung, I. (2024). Unsur Piil Pesenggiri Dalam Tradisi Ngelemang Pada Masyarakat Adat Lampung Barat. 3.
  10. Ratnaningsih, D. (2019). Piil Pesenggiri dalam Sastra Lisan Pepaccur Masyarakat Lampung Pepadun. Jurnal Pesona, 5(1), 1–9. http://ejournal.stkipmpringsewu-lpg.ac.id/index.php/pesona
  11. Roveneldo, R. (2017). Prosesi Perkawinan Adat Istiadat Lampung Pepadun: sebagai Bentuk Pelestarian Bahasa Lampung. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 6(2), 220. https://doi.org/10.26499/rnh.v6i2.265
  12. Saputri, O. B. T. (2022). Nilai-nilai Moral dalam Pepaccur Masyarakat Lampung. In Skripsi (Vol. 33, Issue 1).
  13. Sugiyono, D. (2018). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. In Penerbit Alfabeta.
  14. Tamara, T. T. (2024). Puisi Lampung dalam Perspektif Dakwah. Skripsi, 15(1), 37–48.