EKSISTENSI DAN PERAN ADAT DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT SUKU LAMPUNG SAI BATIN DI ERA MODERNISASI

Published: Oct 1, 2025

Abstract:

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi dan peran adat dalam kehidupan masyarakat Suku Lampung Sai Batin di tengah arus modernisasi. Masyarakat Suku Lampung Sai Batin memiliki tradisi adat yang kaya, yang mencakup sistem kekerabatan, struktur sosial, serta norma-norma kehidupan yang telah diwariskan turun temurun. Namun, di era globalisasi dan modernisasi, nilai-nilai adat ini menghadapi berbagai tantangan yang mengancam kelestariannya. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana masyarakat Sai Batin beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas budaya mereka. Fokus utama dalam penelitian ini adalah peran adat dalam menjaga solidaritas sosial, mengatur kehidupan bermasyarakat, serta memediasi hubungan antara individu dengan komunitas dan alam sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun modernisasi telah membawa pengaruh terhadap pola hidup masyarakat Sai Batin, nilai-nilai adat tetap memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan sosial dan budaya. Adat menjadi landasan dalam penyelesaian masalah sosial, pengaturan kehidupan keluarga, dan menjaga keberlanjutan hubungan dengan alam. Namun, beberapa aspek adat, seperti upacara adat dan sistem kekerabatan, mulai mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial ekonomi.

This research aims to examine the existence and role of customs in the life of the Lampung Sai Batin Tribe in the midst of modernization. The Lampung Sai Batin Tribe has a rich customary tradition, which includes a kinship system, social structure, and life norms that have been passed down from generation to generation. However, in the era of globalization and modernization, these traditional values face various challenges that threaten their sustainability. Through a qualitative approach, this research explores how the Sai Batin people adapt to the changing times without losing their cultural identity. The main focus in this study is the role of customary in maintaining social solidarity, regulating community life, and mediating the relationship between individuals and the community and the surrounding nature. The results of the study show that although modernization has brought an influence on the lifestyle of the Sai Batin people, traditional values still play an important role in maintaining social and cultural balance. Customs are the foundation for solving social problems, regulating family life, and maintaining a sustainable relationship with nature. However, some aspects of customs, such as traditional ceremonies and kinship systems, began to undergo changes along with technological developments and socio-economic changes.

Keywords:
1. Existence of customs
2. traditional roles
3. Lampung Sai Batin Tribe
4. modern
Authors:
1 . Indra Bangsawan
2 . Muhammad Dhani Agustian
3 . Muhammad Ramdhan Fathin Al Farabi
4 . Andriansyah
How to Cite
Bangsawan, I., Agustian, M. D., Al Farabi, M. R. F. ., & Andriansyah. (2025). EKSISTENSI DAN PERAN ADAT DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT SUKU LAMPUNG SAI BATIN DI ERA MODERNISASI. Jurnal Punyimbang, 5(2), 68–77. https://doi.org/10.23960/punyimbang.v5i2.800
References

    Bartoven Vivit Nurdin, B., & I Gede Sideman, I. G. S. (2016). Jejak Keratuan Darah Putih: Hubungan Kuasa Adat-Negara pada Komunitas Adat Sai Batin Lampung.

    Hasan, R. (2023). Pelestarian Budaya Lokal Masyarakat Dalam Pernikahan Di Desa Gunung Tiga Kecamatan Batang Hari Nuban Lampung Timur. IAIN Metro.

    Niam, M. F., Rumahlewang, E., Umiyati, H., Dewi, N. P. S., Atiningsih, S., Haryati, T., Magfiroh, I. S., Anggraini, R. I., Mamengko, R. P., & Fathin, S. (2024). Metode penelitian kualitatif.

    Nopia, E., Anwar, C., & Kesuma, G. C. (2022). Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal: Analisis Praktik Tradisi Ngejalang Kubokh dalam Pembentukan Sikap Sosial dan Religius Masyarakat. Fitrah: Journal of Islamic Education, 3(2), 160–175.

    Pitoyo, A. J., & Triwahyudi, H. (2017). Dinamika Perkembangan Etnis di Indonesia dalam Konteks Persatuan Negara. Populasi, 25(1), 64–81.

    Pradanna, S. A. (2021). Kearifan lokal dalam tradisi manjau maju masyarakat lampung saibatin pekon kedaloman Kabupaten Tanggamus.

    Rizkiyati, R. (2019). Nilai-Nilai Budaya Lampung dalam Perspektif Islam (Studi Pada Perkawinan Adat Saibatin di Desa Padang Cermin, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran). UIN Raden Intan Lampung.

    Sapitri, A. (2019). Etika Politik dalam Simbol-Simbol Adat Lampung (Studi pada Adat Lampung Saibatin Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Belunguh di Pekon Kenali Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat). UIN Raden Intan Lampung.

    Sufia, S. (2017). Komunikasi Interaksional Simbolik antara Penamong dan yang Ditamongi dalam Sistem Tetamongan Masyarakat Lampung Saibatin (Studi Fenomenologi pada Masyarakat Lampung Saibatin di Pekon Sukaraja Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus).

    Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis Peranan Pemuda dalam Melestarikan Budaya Lokal Di Era Globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113–123.

    Yudi, S. (2023). Nilai Estetis Tradisi Butabuh Masyarakat Lampung Saibatin (Studi di Pekon Padang Ratu Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus). UIN Raden Intan Lampung.

    Setiawan, A. Y., Permana, P. T., & Adzan, N. K. (2022). Jurnal Sumbangsih Sosialisasi Musik Tradisional Lampung di Desa Rejosari Mataram Kecamatan Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah. 3(September), 37–44.

  1. Bartoven Vivit Nurdin, B., & I Gede Sideman, I. G. S. (2016). Jejak Keratuan Darah Putih: Hubungan Kuasa Adat-Negara pada Komunitas Adat Sai Batin Lampung.
  2. Hasan, R. (2023). Pelestarian Budaya Lokal Masyarakat Dalam Pernikahan Di Desa Gunung Tiga Kecamatan Batang Hari Nuban Lampung Timur. IAIN Metro.
  3. Niam, M. F., Rumahlewang, E., Umiyati, H., Dewi, N. P. S., Atiningsih, S., Haryati, T., Magfiroh, I. S., Anggraini, R. I., Mamengko, R. P., & Fathin, S. (2024). Metode penelitian kualitatif.
  4. Nopia, E., Anwar, C., & Kesuma, G. C. (2022). Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal: Analisis Praktik Tradisi Ngejalang Kubokh dalam Pembentukan Sikap Sosial dan Religius Masyarakat. Fitrah: Journal of Islamic Education, 3(2), 160–175.
  5. Pitoyo, A. J., & Triwahyudi, H. (2017). Dinamika Perkembangan Etnis di Indonesia dalam Konteks Persatuan Negara. Populasi, 25(1), 64–81.
  6. Pradanna, S. A. (2021). Kearifan lokal dalam tradisi manjau maju masyarakat lampung saibatin pekon kedaloman Kabupaten Tanggamus.
  7. Rizkiyati, R. (2019). Nilai-Nilai Budaya Lampung dalam Perspektif Islam (Studi Pada Perkawinan Adat Saibatin di Desa Padang Cermin, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran). UIN Raden Intan Lampung.
  8. Sapitri, A. (2019). Etika Politik dalam Simbol-Simbol Adat Lampung (Studi pada Adat Lampung Saibatin Paksi Pak Sekala Bekhak Kepaksian Belunguh di Pekon Kenali Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat). UIN Raden Intan Lampung.
  9. Sufia, S. (2017). Komunikasi Interaksional Simbolik antara Penamong dan yang Ditamongi dalam Sistem Tetamongan Masyarakat Lampung Saibatin (Studi Fenomenologi pada Masyarakat Lampung Saibatin di Pekon Sukaraja Kecamatan Gunung Alip, Tanggamus).
  10. Vitry, H. S., & Syamsir, S. (2024). Analisis Peranan Pemuda dalam Melestarikan Budaya Lokal Di Era Globalisasi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 3(8), 113–123.
  11. Yudi, S. (2023). Nilai Estetis Tradisi Butabuh Masyarakat Lampung Saibatin (Studi di Pekon Padang Ratu Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus). UIN Raden Intan Lampung.
  12. Setiawan, A. Y., Permana, P. T., & Adzan, N. K. (2022). Jurnal Sumbangsih Sosialisasi Musik Tradisional Lampung di Desa Rejosari Mataram Kecamatan Seputih Mataram Kabupaten Lampung Tengah. 3(September), 37–44.

Most read articles by the same author(s)