SEBUAH MAKNA DALAM PROSESI NGELAMA DIDALAM ADAT LAMPUNG SUNGKAI
Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna prosesi adat Ngelama dalam adat Lampung Pepadun. Prosesi Ngelama merupakan tradisi yang mencerminkan hubungan kekerabatan yang erat dalam keluarga serta mengandung makna simbolis, seperti rasa hormat, tanggung jawab, dan kebersamaan. Untuk menggali makna dari prosesi ini, penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Melalui pendekatan ini, peneliti berupaya memberikan gambaran holistik mengenai proses pelaksanaan adat Ngelama serta Makna peranannya dalam membangun harmoni dikeluarga adat Lampung Pepadun.Artikel ini diharapkan dapat memperkaya kajian tentang adat dan budaya lokal sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Lampung.
This study aims to examine the meaning of the Ngelama traditional procession in the Lampung Pepadun custom. The Ngelama procession is a tradition that reflects close kinship relationships in the family and contains symbolic meanings, such as respect, responsibility, and togetherness. To explore the meaning of this procession, the research uses qualitative methods with data collection techniques in the form of interviews, participatory observations, and documentation. Through this approach, the researcher seeks to provide a holistic overview of the process of implementing the Ngelama custom and the meaning of its role in building harmony in the Lampung Pepadun traditional family.This article is expected to enrich the study of local customs and culture as an important part of the identity of the Lampung people.
Aisara, F., Nursaptini, N., & Widodo, A. (2020). Melestarikan Kembali Budaya Lokal Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial, 9(2), 149–166.
Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., & ... (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. books.google.com. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=qijKEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA14&dq=metode+kualitatif&ots=lkfp04d-ax&sig=ApQIupeYz00HT4E-wnIci96b_mo
Cathrin, S., Wikandaru, R., Indah, A. V., & Bursan, R. (2021). Nilai-Nilai Filosofis Tradisi Begawi Cakak Pepadun Lampung. Patra Widya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah Dan Budaya., 22(2), 97–118. https://doi.org/10.52829/pw.321
Dan, L. P., & Irham, M. A. (2013). Kepunyimbangan Dalam Masyarakat Adat Lampung : Analisis Antropologis A . Pendahuluan Lembaga perwatin dan kepunyimbangan merupakan irisan dan lapisan penting dalam diagram struktur sosial masyarakat Lampung . Lembaga ini merupakan mekanisme dan bentuk pem. XIII, 155–172.
Gunawan, I. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: teori dan praktik. books.google.com. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=AqSAEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=metode+kualitatif&ots=m2XxmqdUmJ&sig=01BX2tZ49YDsmhnI5tH2A7FI_6E
Hartono, H. (2016). Peranan Mulok Bahasa Lampung Dalam Upaya Pelestarian Bahasa Dan Budaya Lampung(Studi Kasus di SMP Negeri 20 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2015/2016). https://lens.org/154-225-804-483-098
NASRUL, N., YUSUF, M., & MUBAROK, M. (2024). Pernikahan Beda Agama Tinjauan Fikih Dan Tantangan Kehidupan Multikultural Di Indonesia. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(3), 243–252. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i3.3050
Pipit Muliyah, Dyah Aminatun, Sukma Septian Nasution, Tommy Hastomo, Setiana Sri Wahyuni Sitepu, T. (2020). Pemahaman Tradisi Serta Budaya Lokal. Journal GEEJ, 7(2).
Suryaatmaja. (2020). Peranan Lembaga Sosial Dalam Melestarikan Adat Budaya Lampung Pada Remaja. Донну, 5(December), 118–138.
Ufie, A. (2016). Mengonstruksi Nilai-nilai Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Pembelajaran Muatan Lokal sebagai Upaya Memperkokoh Kohesi Sosial ( Studi Deskriptif Budaya Niolilieta Masyarakat Adat Pulau Wetang Kabupaten Maluku Barat Daya, Propinsi Maluku). Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 79–89.
- Aisara, F., Nursaptini, N., & Widodo, A. (2020). Melestarikan Kembali Budaya Lokal Melalui Kegiatan Ekstrakulikuler Untuk Anak Usia Sekolah Dasar. Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial, 9(2), 149–166.
- Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., & ... (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. books.google.com. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=qijKEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA14&dq=metode+kualitatif&ots=lkfp04d-ax&sig=ApQIupeYz00HT4E-wnIci96b_mo
- Cathrin, S., Wikandaru, R., Indah, A. V., & Bursan, R. (2021). Nilai-Nilai Filosofis Tradisi Begawi Cakak Pepadun Lampung. Patra Widya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah Dan Budaya., 22(2), 97–118. https://doi.org/10.52829/pw.321
- Dan, L. P., & Irham, M. A. (2013). Kepunyimbangan Dalam Masyarakat Adat Lampung : Analisis Antropologis A . Pendahuluan Lembaga perwatin dan kepunyimbangan merupakan irisan dan lapisan penting dalam diagram struktur sosial masyarakat Lampung . Lembaga ini merupakan mekanisme dan bentuk pem. XIII, 155–172.
- Gunawan, I. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: teori dan praktik. books.google.com. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=AqSAEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=metode+kualitatif&ots=m2XxmqdUmJ&sig=01BX2tZ49YDsmhnI5tH2A7FI_6E
- Hartono, H. (2016). Peranan Mulok Bahasa Lampung Dalam Upaya Pelestarian Bahasa Dan Budaya Lampung(Studi Kasus di SMP Negeri 20 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2015/2016). https://lens.org/154-225-804-483-098
- NASRUL, N., YUSUF, M., & MUBAROK, M. (2024). Pernikahan Beda Agama Tinjauan Fikih Dan Tantangan Kehidupan Multikultural Di Indonesia. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(3), 243–252. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i3.3050
- Pipit Muliyah, Dyah Aminatun, Sukma Septian Nasution, Tommy Hastomo, Setiana Sri Wahyuni Sitepu, T. (2020). Pemahaman Tradisi Serta Budaya Lokal. Journal GEEJ, 7(2).
- Suryaatmaja. (2020). Peranan Lembaga Sosial Dalam Melestarikan Adat Budaya Lampung Pada Remaja. Донну, 5(December), 118–138.
- Ufie, A. (2016). Mengonstruksi Nilai-nilai Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Pembelajaran Muatan Lokal sebagai Upaya Memperkokoh Kohesi Sosial ( Studi Deskriptif Budaya Niolilieta Masyarakat Adat Pulau Wetang Kabupaten Maluku Barat Daya, Propinsi Maluku). Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 79–89.
