The problem in this research concerns gender discrimination faced by the character Rasina in the novel “Rasina” by Iksaka Banu. The method used in this research is descriptive qualitative with literary content analysis methods. The data analyzed is in the form of words, phrases, clauses and sentences which indicate the existence of forms of gender discrimination in the novel Rasina. The research results show that the character Rasina experiences various forms of gender discrimination, including subordination, stereotypes and violence. Rasina experienced subordination both from the colonialists and from local patriarchal structures. Gender stereotypes towards Rasina reflect the view that women have limited access to economic and social opportunities and are considered incapable of fighting for their own interests. The violence experienced by Rasina shows how women are placed in a lower position in the social and cultural hierarchy. Through the character Rasina, Iksaka Banu expresses criticism of the injustices that occur in a patriarchal society.
Masalah dalam penelitian ini mengenai diskriminasi gender yang dihadapi oleh tokoh Rasina dalam novel "Rasina” karya Iksaka Banu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis konten sastra. Data yang dianalisis berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang menunjukkan adanya bentuk diskriminasi gender dalam novel Rasina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Rasina mengalami berbagai bentuk diskriminasi gender, termasuk subordinasi, stereotip, dan kekerasan. Rasina mengalami subordinasi baik dari penjajah maupun dari struktur patriarkal asya. Stereotip gender terhadap Rasina mencerminkan pandangan bahwa perempuan memiliki akses terbatas terhadap kesempatan ekonomi dan sosial serta dianggap tidak mampu memperjuangkan kepentingannya sendiri. Kekerasan yang dialami Rasina menunjukkan bagaimana perempuan ditempatkan pada posisi yang lebih rendah dalam hierarki sosial dan budaya. Melalui karakter Rasina, Iksaka Banu mengungkapkan kritik terhadap ketidakadilan yang terjadi dalam asyarakat patriarki.