Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan ejaan dalam tajuk rencana Tribun Lampung edisi April 2024. Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya kesalahan ejaan pada media berita yang tulisannya seharusnya menjadi contoh bagi pembaca, serta kurangnya ketelitian penulis editorial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tajuk rencana Tribun Lampung edisi April 2024 dan data yang dikaji adalah kesalahan ejaan, yaitu penggunaan huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Teknik analisis data interaktif dipilih oleh peneliti dalam menganalisis data penelitian. Instrumen dalam penelitian ini adalah instrumen manusia dan indikator ejaan bahasa Indonesia. Ejaan yang Disempurnakan (EYD) edisi V tahun 2022 digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui kesalahan ejaan yang terdapat dalam tajuk rencana Tribun Lampung edisi April 2024. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 126 kesalahan ejaan yang meliputi kesalahan penggunaan huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai pentingnya memahami aturan ejaan yang berlaku serta meningkatkan keterampilan menulis pembaca.
This study aims to describe spelling errors in the April 2024 edition of the Lampung Tribun editorial plan. The background of this research is that there are still spelling mistakes in news media whose writing should be used as an example for readers, as well as the lack of accuracy by editorial writers in writing editorials. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The data source in this research is the April 2024 edition of the Lampung Tribun editorial plan and the data studied are spelling errors, namely the use of letters, writing words, and using punctuation marks. The data collection techniques in this research are reading and note-taking techniques. The interactive data analysis technique was chosen by the researcher in analyzing the research data. The instruments in this research are human instruments and indicators in Indonesian spelling. Ejaan yang Disempurnakan (EYD) edition V year 2022 is used as a guideline in knowing the spelling errors contained in the April 2024 edition of the Tribun Lampung editorial plan. Based on the results of the research on the April 2024 edition of the Tribun Lampung editorial plan, there are 126 spelling errors containing errors in the use of letters, writing words, and using punctuation marks. This research can provide readers with an understanding of the importance of understanding the applicable spelling rules. In addition, this research can improve readers' writing skills.