The purpose of this research is to describe the character-building values contained in the local wisdom of traditional Wewewa children's games through an ecolinguistic study. This research uses a qualitative approach, with observation and in-depth interview methods. Data were analyzed through four procedures, namely (1) data transcription, (2) value identification, (3) data classification based on value types, and (4) interpretation to understand the relationship between data and the environment, cultural practices, and values lived by the Wewewa community. The results of the study indicate that in the ecolinguistic context, traditional Wewewa games are not only entertainment for children, but also serve as a medium for inheriting local values that are useful for shaping children's character. Based on the results of the study, six character values were found, namely (1) cooperation (mutual cooperation), (2) critical reasoning skills, (3) unity, (4) honesty, and (5) courage. The results of this study reinforce ecolinguistic theory. The utterances in traditional Wewewa games are not simply commands or game instructions, but rather contain essential information about the physical environment, sociocultural practices, and values lived by the Wewewa community.
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pembentuk karakter yang terdapat dalam kearifan lokal permainan tradisional anak-anak Wewewa kajian ekolinguistik. Penelitiain ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode observasi dan wawancara mendalam. Data dianalisis melalui empat prosedur, yaitu (1) transkripsi data, (2) identifikasi nilai, (3) klasifikasi data berdasarkan jenis nilai, dan (4) interpretasi untuk memahami hubungan antara data dengan lingkungan, praktik budaya, dan nilai-nilai yang dihidupi masyarakat Wewewa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks ekolinguistik, permainan tradisional Wewewa bukan hanya sekedar hiburan untuk anak-anak, melainkan juga menjadi media pewarisan nilai-nilai lokal yang berguna untuk membentuk karakter anak. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan enam nilai karakter, yaitu (1) kerja sama (gotong royong), (2) kemampuan bernalar kritis, (3) persatuan, (4) kejujuran, dan (5) keberanian. Hasil kajian ini memperkuat teori ekolinguistik. Tuturan-tuturan dalam permainan tradisional Wewewa bukan hanya sekedar perintah atau petunjuk permainan, melainkan mengandung informasi esensial tentang lingkungan fisik, praktik sosial budaya, dan nilai-nilai yang dihidupi masyakat Wewewa.