Based on an interview with the Indonesian language teacher at SMP Negeri 2 Moro'o, Ms. Rosdewi Gulo, S.Pd., it was explained that students' speech writing skills still need improvement. This study aims to improve students' speech writing skills using a simulation method. This type of research is Classroom Action Research (CAR), consisting of four stages: 1) planning, 2) action, 3) observation, and 4) reflection. This study was conducted in two cycles. In the first cycle, students' speech writing skills showed an average score of 58%, with a highest score of 83 and a lowest score of 34. In the second cycle, students' speech writing skills increased to 85%, with a highest score of 97 and a lowest score of 77. These results indicate that using a simulation learning method can have a positive impact on improving speech writing skills. The researcher also recommends that teachers at SMP Negeri 2 Moro'o use simulation learning methods in Indonesian language learning.
Berdasarkan hasil wawancara dengan guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Moro’o, Ibu Rosdewi Gulo, S.Pd., Dijelaskan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks pidato masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks pidato dengan menggunakan metode simulasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari empat tahap yaitu: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus. Pada siklus pertama kemampuan siswa dalam menulis teks pidato menunjukkan hasil rata-rata nilai siswa 58%, dengan skor tertinggi 83 dan skor terendah 34. pada siklus kedua, kemampuan siswa dalam menulis teks pidato skor menjadi meningkat 85%, dengan skor tertinggi 97 dan skor terendah 77. hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran simulasi dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks pidato. Peneliti juga merekomendasikan agar guru di SMP Negeri 2 Moro’o menggunakan metode pembelajaran simulasi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia.