Based on observations at SMP Negeri 2 Ulu Idanotae, the ability of seventh-grade students to write official letters is still low, especially in terms of structure, language, and content. This study aims to improve students’ skills in writing official letters through the implementation of the Student Teams Achievement Division (STAD) learning model in the 2024/2025 academic year. The research used Classroom Action Research (CAR) with four stages: planning, action, observation, and reflection. The results showed significant improvement. In Cycle I, students’ writing skills increased from 50% in the first meeting to 70% in the second meeting, while in Cycle II, they rose from 80% to 90%. Students’ learning activities also improved from 25%–73% in Cycle I to 80%–87% in Cycle II. Furthermore, the average test score increased from 68.2% in Cycle I to 86.3% in Cycle II. Thus, the STAD model is proven effective in enhancing students’ ability to write official letters.
Keywords: Writing, Official Letter, STAD
Abstrak
Berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 2 Ulu Idanotae, kemampuan siswa kelas VII dalam menulis surat dinas masih rendah, terutama pada aspek struktur, bahasa, dan isi surat. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis surat dinas melalui penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) pada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan. Pada siklus I, keterampilan menulis siswa meningkat dari 50% pada pertemuan pertama menjadi 70% pada pertemuan kedua, sedangkan pada siklus II meningkat dari 80% menjadi 90%. Aktivitas siswa juga naik dari 25%–73% pada siklus I menjadi 80%–87% pada siklus II. Nilai rata-rata tes belajar siswa meningkat dari 68,2% pada siklus I menjadi 86,3% pada siklus II. Dengan demikian, model STAD terbukti efektif meningkatkan kemampuan menulis surat dinas.