This study is motivated by the phenomenon of using Instagram as a medium for conveying humor that not only serves as entertainment, but also contains social messages. The humorous content on the Instagram account @dagelan in the February 2025 edition has the potential to be used as teaching material in teaching anecdotal texts because it contains absurdity, criticism, and social reflection that are in line with the characteristics of anecdotes. This study uses a qualitative descriptive method with a semiotic approach to analyze the types of humor, humor techniques, and meaning construction. Data in the form of verbal and nonverbal elements were collected through documentation, observation, and note-taking techniques. The results show that there are three types of humor, namely verbal, written, and body language humor, with irony and exaggeration as the dominant techniques. Semiotic analysis reveals that humor builds social criticism that has the potential to be used as a stimulus for learning to write anecdotal texts in accordance with the Merdeka Curriculum for grade X.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan media sosial Instagram sebagai sarana penyampaian humor yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung pesan sosial. Konten humor pada akun Instagram @dagelan edisi Februari 2025 berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran teks anekdot karena memuat kejanggalan, kritik, dan refleksi sosial yang sesuai dengan karakteristik anekdot. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika untuk menganalisis jenis humor, teknik humor, dan konstruksi makna. Data berupa unsur verbal dan nonverbal dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, simak, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga jenis humor, yaitu humor lisan, tulisan, dan gerakan tubuh, dengan teknik ironi dan melebih-lebihkan sebagai teknik yang dominan. Analisis semiotika mengungkap bahwa humor membangun kritik sosial yang berpotensi dimanfaatkan sebagai stimulus pembelajaran menulis teks anekdot sesuai Kurikulum Merdeka kelas X.