This study examines the novel entitled ‘Pudarnya Pesona Cleopatra’ (The Fading Charm of Cleopatra) by Habiburrahman El Shirazy using a feminist approach. The feminist approach is used as a tool to analyze literary works, with a focus on women and gender-related issues. The purpose of this study is to describe various forms of views and discrimination against female characters. The source of data for this study is the novel ‘Pudarnya Pesona Cleopatra’ by Habiburrahman El Shirazy, which was analyzed using descriptive qualitative methods with data collection techniques through document studies and systematic data analysis, including collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The results of the study discuss the representation of views on women, such as 1) respect for female characters (mothers), 2) the status of female characters, 3) appreciation and praise for female characters. Meanwhile, the forms of discrimination experienced by female characters include 1) women being treated as objects, 2) discrimination against certain groups of women.
Penelitian ini mengkaji novel berjudul Pudarnya Pesona Cleopatra dari Habiburrahman El Shirazy dengan pendekatan feminisme. Pendekatan feminisme merupakan alat untuk menganalisis karya sastra, berfokus pada perempuan dan isu-isu yang berkaitan dengan gender. Tujuan dari penelitian ini adalah merepresentasikan bentuk-bentuk pandangan dan diskriminasi terhadap tokoh perempuan. Sumber data penelitian adalah novel ‘Pudarnya Pesona Cleopatra’ dari Habiburrahman El Shirazy, yang dikaji dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen, dan analisis data secara sistematis meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian, juga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membahas representasi pandangan terhadap perempuan, seperti 1) penghormatan terhadap tokoh perempuan (ibu), 2) status tokoh perempuan, 3) perhargaan dan pujian terhadap tokoh perempuan. Sedangkan wujud diskriminasi yang diterima oleh tokoh perempuan, berupa 1) perempuan hanya dijadikan sebuah objek, 2) diskriminasi terhadap suatu golongan perempuan tertentu.