PERAN CERITA RAKYAT DALAM MEMPERKAYA WARISAN SASTRA LISAN LAMPUNG
Abstract:
Cerita rakyat merupakan kekayaan budaya yang memiliki peran penting dalam memperkaya warisan sastra lisan di suatu daerah. Tujuan dari penelitian ini membahas peran cerita rakyat dalam memperkaya warisan sastra lisan Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan melalui kajian literatur terkait cerita rakyat dan sastra lisan Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Lampung, seperti legenda, mite, dan fabel, memainkan peranan penting dalam melestarikan dan memperkaya warisan sastra lisan di Lampung. Cerita-cerita tersebut mengandung nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan pengetahuan tradisional masyarakat Lampung yang diwariskan secara turun-temurun. Pewarisan cerita rakyat secara lisan telah menjadi tradisi masyarakat Lampung yang membantu mempertahankan identitas dan kekayaan budaya daerah. Artikel ini menyimpulkan bahwa upaya pelestarian dan pengembangan cerita rakyat Lampung sangat penting untuk memperkuat warisan sastra lisan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.
Folklore is a cultural treasure that has an important role in enriching the oral literary heritage in a region. The purpose of this research discusses the role of folklore in enriching Lampung's oral literary heritage. This research uses a qualitative approach with a literature study method. Data were collected through literature review related to folklore and Lampung oral literature. The results showed that Lampung folktales, such as legends, mites, and fables, play an important role in preserving and enriching the oral literary heritage in Lampung. These stories contain cultural values, local wisdom, and traditional knowledge of Lampung people that are passed down from generation to generation. The oral transmission of folklore has become a tradition of Lampung people that helps maintain the identity and cultural wealth of the region. This article concludes that efforts to preserve and develop Lampung folklore are very important to strengthen oral literary heritage as part of regional cultural wealth.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Anggraini, D. N. (2013). Nilai-Nilai Budaya Dalam Kumpulan Cerita Rakyat Lampung (Doctoral Dissertation, Universitas Negeri Jakarta).
Agustina, E. S., Ariyani, F., Zamzanah, S., & Prasetya, R. A. (2020). Cerita Rakyat Lampung Di Kampung Tua Negara Batin Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung. Lokabasa, 11(2), 136-147.
Alamsyah, N., Labib, A., & Asih, I. D. (2022). Radin Inten Ii: Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Sejarahnya. Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan Dan Inovasi Pembelajaran Saburai, 2(01), 33-45.
Albet, M., & Listumbinang, H. (2017). Cerita Rakyat Dari Lampung Barat (Folkore in West Lampung).
Aminah, N. (2016). Nilai-Nilai Pendidikan Cerita Rakyat Dalam Buku Sastra Lisan Lampung Karya A. Effendi Sanusi Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Lampung Di Sekolah Menengah Pertama (Doctoral Dissertation, Universitas Lampung).
Annisa, I. (2019). Legenda Kelengkup Gangsa: Cerita Rakyat Lampung.
J., Pasha, D., Jupriyadi, J., & Anggrenia, I. (2021). Pemertahanan Sastra Lisan Lampung Berbasis Digital Di Kabupaten Pesawaran. Journal Of Social Sciences and Technology for Community Service (Jsstcs), 2(1), 27–36.
Ariyani, F. (2018). Sastra Lisan Dan Budaya Lampung. Bandar Lampung: Aura Publishing.
Danandjaja, J. (2002). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, Dan Lain-Lain. Jakarta: Grafiti.
Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Folklor: Konsep, Teori, Dan Aplikasi. Yogyakarta: Ombak.
Fitriati, S. (2015). Gaya Bahasa Dalam Sastra Lisan Lampung Pepancogh.
Hidayatullah, R., Riadi, B., & Putrawan, G. E. (2017). Transformasi Tradisi Lisan Lampung Dalam Seni Pertunjukan: Perspektif Pendidikan Dan Pewarisan Budaya. Prosiding, 47.
Ibrahim, A. (2015). Pewarisan Tradisi Lisan Dan Identitas Budaya Lokal. Bandung: Alfabeta.
Melasarianti, L. (2016). Membentuk Karakter Anak Sesuai Prinsip Pancasila Melalui Cerita Rakyat. Jurnal Lingua Idea, 6(1).
Musfeptial, N. F. N. (2020). Peran Cerita Rakyat Dara Muning Dalam Pengukuhan Sistem Budaya. Tuahtalino, 13(2), 142–155.
Nuratik, S., & Wuryani, W. (2021). Struktur Naratif Dan Nilai Moral Dalam Storytelling Cerita Rakyat Daerah. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(2), 89–98.
Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Rahmat, A. (2019). Revitalisasi Sastra Lisan Nusantara Di Era Digital. Jakarta: Pustaka Obor.
Rosmana, T. (2010). Mitos Dan Nilai Dalam Cerita Rakyat Masyarakat Lampung. Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research, 2(2), 191-206.
Sanusi, A. E. (2014). Sastra Lisan Lampung. Bandar Lampung: Universitas Lampung.
Saputri, A. (2022). Nilai Budaya Dalam Kumpulan Cerita Rakyat Sumatera Selatan Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra Di Sma.
Sedyawati, E. (2014). Budaya Nusantara: Penelusuran Sejarah Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Kompas.
Sudikan, S. Y. (2014). Pendekatan Pengkajian Sastra Lisan. Surabaya: Unesa University Press.
Suri, D. (2019, April). Pembelajaran Sastra Lisan Lampung Untuk Siswa Sekolah Dasar. In Prosiding Seminar Nasional STKIP PGRI Bandar Lampung (Vol. 1, No. 1, Pp. 91-108).
Yanzi, H. (2018). Penguatan Tradisi Lisan Sebagai Upaya Eksistensi Nilai-Nilai Multikultur.
- Anggraini, D. N. (2013). Nilai-Nilai Budaya Dalam Kumpulan Cerita Rakyat Lampung (Doctoral Dissertation, Universitas Negeri Jakarta).
- Agustina, E. S., Ariyani, F., Zamzanah, S., & Prasetya, R. A. (2020). Cerita Rakyat Lampung Di Kampung Tua Negara Batin Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung. Lokabasa, 11(2), 136-147.
- Alamsyah, N., Labib, A., & Asih, I. D. (2022). Radin Inten Ii: Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Sejarahnya. Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan Dan Inovasi Pembelajaran Saburai, 2(01), 33-45.
- Albet, M., & Listumbinang, H. (2017). Cerita Rakyat Dari Lampung Barat (Folkore in West Lampung).
- Aminah, N. (2016). Nilai-Nilai Pendidikan Cerita Rakyat Dalam Buku Sastra Lisan Lampung Karya A. Effendi Sanusi Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Bahasa Lampung Di Sekolah Menengah Pertama (Doctoral Dissertation, Universitas Lampung).
- Annisa, I. (2019). Legenda Kelengkup Gangsa: Cerita Rakyat Lampung.
- J., Pasha, D., Jupriyadi, J., & Anggrenia, I. (2021). Pemertahanan Sastra Lisan Lampung Berbasis Digital Di Kabupaten Pesawaran. Journal Of Social Sciences and Technology for Community Service (Jsstcs), 2(1), 27–36.
- Ariyani, F. (2018). Sastra Lisan Dan Budaya Lampung. Bandar Lampung: Aura Publishing.
- Danandjaja, J. (2002). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, Dan Lain-Lain. Jakarta: Grafiti.
- Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Folklor: Konsep, Teori, Dan Aplikasi. Yogyakarta: Ombak.
- Fitriati, S. (2015). Gaya Bahasa Dalam Sastra Lisan Lampung Pepancogh.
- Hidayatullah, R., Riadi, B., & Putrawan, G. E. (2017). Transformasi Tradisi Lisan Lampung Dalam Seni Pertunjukan: Perspektif Pendidikan Dan Pewarisan Budaya. Prosiding, 47.
- Ibrahim, A. (2015). Pewarisan Tradisi Lisan Dan Identitas Budaya Lokal. Bandung: Alfabeta.
- Melasarianti, L. (2016). Membentuk Karakter Anak Sesuai Prinsip Pancasila Melalui Cerita Rakyat. Jurnal Lingua Idea, 6(1).
- Musfeptial, N. F. N. (2020). Peran Cerita Rakyat Dara Muning Dalam Pengukuhan Sistem Budaya. Tuahtalino, 13(2), 142–155.
- Nuratik, S., & Wuryani, W. (2021). Struktur Naratif Dan Nilai Moral Dalam Storytelling Cerita Rakyat Daerah. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(2), 89–98.
- Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
- Rahmat, A. (2019). Revitalisasi Sastra Lisan Nusantara Di Era Digital. Jakarta: Pustaka Obor.
- Rosmana, T. (2010). Mitos Dan Nilai Dalam Cerita Rakyat Masyarakat Lampung. Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research, 2(2), 191-206.
- Sanusi, A. E. (2014). Sastra Lisan Lampung. Bandar Lampung: Universitas Lampung.
- Saputri, A. (2022). Nilai Budaya Dalam Kumpulan Cerita Rakyat Sumatera Selatan Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra Di Sma.
- Sedyawati, E. (2014). Budaya Nusantara: Penelusuran Sejarah Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Kompas.
- Sudikan, S. Y. (2014). Pendekatan Pengkajian Sastra Lisan. Surabaya: Unesa University Press.
- Suri, D. (2019, April). Pembelajaran Sastra Lisan Lampung Untuk Siswa Sekolah Dasar. In Prosiding Seminar Nasional STKIP PGRI Bandar Lampung (Vol. 1, No. 1, Pp. 91-108).
- Yanzi, H. (2018). Penguatan Tradisi Lisan Sebagai Upaya Eksistensi Nilai-Nilai Multikultur.