ANALISIS MAKNA PUISI “TIRAM” DAN “TIRAMKU JAMA NIKU” PADA BUKU SAMPIAN

Published: Oct 29, 2024

Abstract:

This research analyzes the meaning contained in the poems "Tiram" and "Tiramku Jama Niku" contained in the Sampian book. The research method uses the library study method. Poetry taken from the book Sampian (Lampung-Indonesian Bilingual Poetry Anthology) Print 1, ISBN 978-623-53150-5-8 Published by LABRAK library. In researching the poems "Tiram" and "Tiramku Jama Niku" in the accompanying book, there are differences and similarities between the poems "Tiram" and "Tiramku Jama Niku". The poems "Tiram" and "Tiramku Jama Niku" both have meanings aimed at the lover of the heart, reminding of the journey of life with loved ones, the difficulties and joys that are always passed together, memories in every corner in the form of fantasies flash and become remembered again by the lover heart, as well as memories of times of heartbreak that resulted in the end of the love relationship with your lover. While the differences include, the poem "Oysters" explains the longing for a lover during school days with several places that make you remember your lover again. Meanwhile, the poem "Tiramku Jama Niku" explains longing, but the longing referred to in it is not a reminder of longing for beautiful things, but rather longing because of remembering dark times and being heartbroken because of them, the many regrets and the black fog that hangs over them. So, the difference only lies in how the meaning of longing itself is conveyed differently

Penelitian ini menganalisis tentang makna yang terkandung dalam puisi “Tiram” dan “Tiramku Jama Niku” yang terdapat dalam buku sampian. Metode penelitian menggunakan metode studi pustaka. Puisi yang diambil dari buku Sampian (Antologi Puisi Dwibahasa Lampung-Indonesia) Cetakan 1, ISBN 978-623-53150-5-8 Diterbitkan oleh pustaka LABRAK. Dalam penelitian puisi “Tiram” dan “Tiramku Jama Niku” pada buku sampian memiliki perbedaan dan persamaan antara puisi “Tiram” dan “Tiramku Jama Niku”. Puisi “Tiram” dan “Tiramku Jama Niku” sama-sama memiliki makna yang tertuju untuk kekasih hati, mengingatkan tentang perjalanan hidup bersama orang tersayang, Susah dan senang yang selalu dilewati bersama, kenangan disetiap sudut dalam bentuk khayalan terlintas dan menjadi teringat kembali kepada kekasih hati, Serta ingatan masa-masa patah hati yang dialami yang mengakibatkan harusnya diakhiri hubungan kasih bersama kekasih hati. Sedangkan perbedaannya yaitu yang meliputi, Pada puisi “Tiram” menjelaskan tentang kerinduan terhadap kekasih pada masa-masa sekolah dengan beberapa tempat yang membuat kembali mengingat sang kekasih hati. Sedangkan pada puisi “Tiramku Jama Niku” menjelaskan tentang kerinduan, namun kerinduan yang dimaksud didalamnya bukan mengingatkan tentang kerinduan akan hal indah, namun lebih kepada rindu karena teringat masa-masa kelam dan patah hati karenanya, banyaknya penyesalan dan kabut hitam yang memebayanginya. Jadi, perbedaannya hanya terletak pada bagaimana arti rindu itu sendiri tersampaikan secara berbeda.

Keywords:
1. Meaning
2. Longing
Authors:
1 . Septia Riskika
2 . Puja Bidi Ratu
How to Cite
Riskika, S. ., & Ratu, P. B. (2024). ANALISIS MAKNA PUISI “TIRAM” DAN “TIRAMKU JAMA NIKU” PADA BUKU SAMPIAN. Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa Dan Kebudayaan, 8(2), 68–80. https://doi.org/10.23960/tiyuhlampung.v8i2.804
References

    Akidah, I. (2020). Korelasi Kemampuan Menyimak Dengan Menulis Puisi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Umi. Khazanah Pendidikan, 14(1), 58–67. https://doi.org/10.30595/jkp.v14i1.8464

    Astuti, L. F., & Humaira, M. A. (2022). Analisis Puisi “ Puisi Untuk Ibu ” Karya Muhammad Ichsan dengan Pendekatan Struktural. Karimah Tauhid, 1(1), 48–57.

    Effendi, D., Gandini, M., Effendi, D., & Wahidy, A. (2022). Kajian Ketidaklangsungan Ekspresi Pada Kumpulan Puisi Sajak Bersama Kopi Karya Darwin Effendi. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4, 1597–1615.

    Hasan, H. (2022). Penerapan Metode Field Trip dalam Menulis Puisi Siswa Kelas X. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 2(1), 27–33. https://doi.org/10.54371/jiepp.v2i1.135

    Islamiati, A. (2023). Analisis Makna Pada Kumpulan Puisi Media Sosial Tiktok @ Rillo90s dengan Pendekatan Mimetik. 01(02), 183–191. https://doi.org/10.30762/narasi.v1i2.1675

    Isnaini, H. (2021). Konsep Memayu Hayuning Bawana: Analisis Hermeneutika Pada Puisi-Puisi Sapardi Djoko Damono. LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah, 11(1), 8–17. https://doi.org/10.23969/literasi.v11i1.2849

    Karim, A. A., & Hartati, D. (2021). Nilai-Nilai Humanisme dalam Puisi Bertema Palestina Karya Helvy Tiana Rosa. Jurnal Sastra Indonesia, 10(2), 93–101. https://doi.org/10.15294/jsi.v10i2.43918

    Lafamane, F. (2020). Karya ( Puisi , Prosa , Drama ). OSF Preprints, 1–18.

    Listiana, S. (2020). Winarti dan Sri Listiana Izar/ BAHTERASIA 1 (1) (2020) 1 BAHTERASIA 1 (1) (2020). 1(3), 1–6. http://journal.umsu.ac.id/sju/index.php/bahterasia

    Muhammad Amirul Halim, & Gatot Sarmidi. (2023). Perbandingan Diksi Dan Metafora Dalam Kumpulan Puisi Percintaan Dan 365 Hari. Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 10(1), 35–43. https://doi.org/10.21067/jibs.v10i1.8807

    Nabilla, A., Indrianti, J., & Maulani, R. (2023). Analisis Puisi “Aku Mencintaimu Diam-Diam” Karya Anwar Maulana. 1(1), 50–54. https://doi.org/10.47861/khirani.v1i1.278

    Puisi, D. A. N., Rindu, M., Aan, K. M., Charles, S., & Pierce, S. (n.d.). Pemaknaan simbol pada lagu resah karya payung teduh dan puisi menenangkan rindu karya m. aan mansyur: semiotika charles sanders pierce. 2(2), 107–121.

    Rahayu, I. S. (2021). Analisis Kajian Semiotika Dalam Puisi Chairil. Semiotika, 15(1).

    Ricko Aji Saputro, M., Utami, S., & Soetomo Surabaya, U. (2022). Analisis Semantik Pada Puisi “Tak Sepadan” Karya Chairil Anwar. 12 Widyabastra, 10(1), 10.

    Yuliani, P. D. (2022). … Bahasa Perbandingan Pada Kumpulan Puisi Surat Cinta Dari Rindu Karya Candra Malik Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran …. Jurnal Ilmiah Bina Edukasi, 2, 1–20

    http://jurnal.umika.ac.id/index.php/jurnal_edukasi/article/view/273%0Ahttp://jurnal.umika.ac.id/index.php/jurnal_edukasi/article/download/273/269

  1. Akidah, I. (2020). Korelasi Kemampuan Menyimak Dengan Menulis Puisi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Umi. Khazanah Pendidikan, 14(1), 58–67. https://doi.org/10.30595/jkp.v14i1.8464
  2. Astuti, L. F., & Humaira, M. A. (2022). Analisis Puisi “ Puisi Untuk Ibu ” Karya Muhammad Ichsan dengan Pendekatan Struktural. Karimah Tauhid, 1(1), 48–57.
  3. Effendi, D., Gandini, M., Effendi, D., & Wahidy, A. (2022). Kajian Ketidaklangsungan Ekspresi Pada Kumpulan Puisi Sajak Bersama Kopi Karya Darwin Effendi. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4, 1597–1615.
  4. Hasan, H. (2022). Penerapan Metode Field Trip dalam Menulis Puisi Siswa Kelas X. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 2(1), 27–33. https://doi.org/10.54371/jiepp.v2i1.135
  5. Islamiati, A. (2023). Analisis Makna Pada Kumpulan Puisi Media Sosial Tiktok @ Rillo90s dengan Pendekatan Mimetik. 01(02), 183–191. https://doi.org/10.30762/narasi.v1i2.1675
  6. Isnaini, H. (2021). Konsep Memayu Hayuning Bawana: Analisis Hermeneutika Pada Puisi-Puisi Sapardi Djoko Damono. LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah, 11(1), 8–17. https://doi.org/10.23969/literasi.v11i1.2849
  7. Karim, A. A., & Hartati, D. (2021). Nilai-Nilai Humanisme dalam Puisi Bertema Palestina Karya Helvy Tiana Rosa. Jurnal Sastra Indonesia, 10(2), 93–101. https://doi.org/10.15294/jsi.v10i2.43918
  8. Lafamane, F. (2020). Karya ( Puisi , Prosa , Drama ). OSF Preprints, 1–18.
  9. Listiana, S. (2020). Winarti dan Sri Listiana Izar/ BAHTERASIA 1 (1) (2020) 1 BAHTERASIA 1 (1) (2020). 1(3), 1–6. http://journal.umsu.ac.id/sju/index.php/bahterasia
  10. Muhammad Amirul Halim, & Gatot Sarmidi. (2023). Perbandingan Diksi Dan Metafora Dalam Kumpulan Puisi Percintaan Dan 365 Hari. Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 10(1), 35–43. https://doi.org/10.21067/jibs.v10i1.8807
  11. Nabilla, A., Indrianti, J., & Maulani, R. (2023). Analisis Puisi “Aku Mencintaimu Diam-Diam” Karya Anwar Maulana. 1(1), 50–54. https://doi.org/10.47861/khirani.v1i1.278
  12. Puisi, D. A. N., Rindu, M., Aan, K. M., Charles, S., & Pierce, S. (n.d.). Pemaknaan simbol pada lagu resah karya payung teduh dan puisi menenangkan rindu karya m. aan mansyur: semiotika charles sanders pierce. 2(2), 107–121.
  13. Rahayu, I. S. (2021). Analisis Kajian Semiotika Dalam Puisi Chairil. Semiotika, 15(1).
  14. Ricko Aji Saputro, M., Utami, S., & Soetomo Surabaya, U. (2022). Analisis Semantik Pada Puisi “Tak Sepadan” Karya Chairil Anwar. 12 Widyabastra, 10(1), 10.
  15. Yuliani, P. D. (2022). … Bahasa Perbandingan Pada Kumpulan Puisi Surat Cinta Dari Rindu Karya Candra Malik Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran …. Jurnal Ilmiah Bina Edukasi, 2, 1–20
  16. http://jurnal.umika.ac.id/index.php/jurnal_edukasi/article/view/273%0Ahttp://jurnal.umika.ac.id/index.php/jurnal_edukasi/article/download/273/269