Pengembangan Media Pembelajaran Video Webtoon untuk Keterampilan Menyimak Bahasa Prancis Siswa Kelas XI SMAN 16 Bandar Lampung

Published: Jun 13, 2024

Abstract:

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk video Webtoon guna meningkatkan keterampilan menyimak bahasa Prancis siswa SMAN 16 Bandar Lampung. Pengembangan media ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan variasi media yang tersedia dan kesulitan siswa dalam memahami materi audio berbahasa Prancis. Media Webtoon dipilih karena bersifat audiovisual, interaktif, dan komunikatif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan penerapan parsial model ADDIE pada tahap pengembangan. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media, kemudian diuji pada siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memenuhi kriteria kelayakan dari segi konten, suara, dan kemudahan penggunaan. Respon siswa menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan efektif mendukung proses keterampilan menyimak. Dengan demikian, media video Webtoon dinyatakan layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk keterampilan menyimak bahasa Prancis.

Keywords:
1. pengembangan
2. video Webtoon
3. media pembelajaran
Authors:
1 . Ade Lastiyanto Putra Radiyansyah
2 . Ria Fuji
How to Cite
Radiyansyah, A. L. P., & Fuji, R. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Video Webtoon untuk Keterampilan Menyimak Bahasa Prancis Siswa Kelas XI SMAN 16 Bandar Lampung . PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis, 7(1), 30–42. https://doi.org/10.23960/pranala.v7i1.1626
References

    Abidin, Yunus. (2012). Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Reflika Aditama.

    Armiasih. (2022). Pengembangan Media Komik Digital Berbasis Website Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Membaca Bahasa Perancis Siswa Kelas X SMAN 16 Bandar Lampung. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.

    Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

    Dibia, I Ketut. (2018). Apresiasi Bahasa dan Sastra Indonesia. Depok: Rajawali.

    Asyhar, R. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran.Gaung Persada (GP) Press Jakarta.

    Jang & Song (2017). Webtoon As A New Korean Wave in The Process pf Glocalization. University of Seoul.

    Jurianto. (2017). Model Pengembangan Desain Instruksional dalam penyusunan Modul Pendidikan Pemustaka (Library Instruction). Institut Agama Islam Negeri Curup.

    Najih, A. (2019). Pengembangan Media Komik Digital Berbasis Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Perancis Untuk Keterampilan Membaca Peserta Didik Kelas XI dengan Tema La Vie Quotidienne. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.

    Nurmaningrum, C. (2022). Video Animasi Fabel dalam Keterampilan Menyimak Bahasa Prancis Bagi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Terusan Nunyai T.A. 2019/2020. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.

    Rini, S., & Rosita, D. (2019). Pengembangan Kamus Daring Prancis-Indonesia Bidang Pariwisata sebagai Media Pembelajaran Interaktif Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung. FKIP Universitas Lampung

    Sanjaya. (2015). Model Pengajaran. Bandung: CV Pustaka Setia.

    Sugiono. (2019). “Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D”. Bandung: Alfabeta.

    Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

    Tarigan, H.G. (2008). Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Bahasa. Bandung: Angkasa.

    Yonkie & Ujianto. (2017). Unsur-Unsur Grafis dalam Komik Web. Universitas Trisakti.

  1. Abidin, Yunus. (2012). Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Reflika Aditama.
  2. Armiasih. (2022). Pengembangan Media Komik Digital Berbasis Website Sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Membaca Bahasa Perancis Siswa Kelas X SMAN 16 Bandar Lampung. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.
  3. Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
  4. Dibia, I Ketut. (2018). Apresiasi Bahasa dan Sastra Indonesia. Depok: Rajawali.
  5. Asyhar, R. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran.Gaung Persada (GP) Press Jakarta.
  6. Jang & Song (2017). Webtoon As A New Korean Wave in The Process pf Glocalization. University of Seoul.
  7. Jurianto. (2017). Model Pengembangan Desain Instruksional dalam penyusunan Modul Pendidikan Pemustaka (Library Instruction). Institut Agama Islam Negeri Curup.
  8. Najih, A. (2019). Pengembangan Media Komik Digital Berbasis Webtoon Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Perancis Untuk Keterampilan Membaca Peserta Didik Kelas XI dengan Tema La Vie Quotidienne. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.
  9. Nurmaningrum, C. (2022). Video Animasi Fabel dalam Keterampilan Menyimak Bahasa Prancis Bagi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Terusan Nunyai T.A. 2019/2020. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.
  10. Rini, S., & Rosita, D. (2019). Pengembangan Kamus Daring Prancis-Indonesia Bidang Pariwisata sebagai Media Pembelajaran Interaktif Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung. FKIP Universitas Lampung
  11. Sanjaya. (2015). Model Pengajaran. Bandung: CV Pustaka Setia.
  12. Sugiono. (2019). “Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D”. Bandung: Alfabeta.
  13. Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
  14. Tarigan, H.G. (2008). Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Bahasa. Bandung: Angkasa.
  15. Yonkie & Ujianto. (2017). Unsur-Unsur Grafis dalam Komik Web. Universitas Trisakti.