BUDAYA VIRAL DAN MAHASISWA: STUDI KUALITATIF TENTANG PERILAKU MAHASISWA UNIVERSITAS NURDIN HAMZAH MENGIKUTI TREN DI TIKTOK
Abstrak:
Viral culture and student a qualitative study of behavior of Nurdin Hamzah University student following trends on TikTok. This research examines the viral cultural phenomenon on the TikTok platform and how it influences the behavior of Nurdin Hamzah University students. Using a qualitative approach and the framework of Agenda Setting Theory, this study aims to understand the motivations, perceptions, and impacts of student participation in the viral TikTok trend on their self-identity and social interactions as students. The results of this research show that TikTok plays a significant role in shaping social norms and behavior as Nurdin Hamzah University students, who consider participation in viral trends as part of their current identity and the need for social belonging. These findings underline the importance of attention from the campus and related stakeholders to the impact of social media, especially the current TikTok application, on the social behavior and character and culture formation of students, especially at Nurdin Hamzah University.
Budaya viral dan mahasiswa studi kualitatif tentang perilaku mahasiswa Universitas Nurdin Hamzah mengikuti trend TikTok. Penelitian ini mengkaji tentang fenomena budaya viral di platform TikTok dan bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku mahasiswa Universitas Nurdin Hamzah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kerangka Teori Agenda Setting, studi ini bertujuan untuk memahami motivasi, persepsi, dan dampak partisipasi mahasiswa dalam tren viral TikTok terhadap identitas diri dan interaksi sosial mereka sebagai mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok berperan signifikan dalam membentuk norma sosial dan perilaku sebagai mahasiswa Universitas Nurdin Hamzah, yang menganggap partisipasi dalam tren viral sebagai bagian dari identitas kekinian dan kebutuhan akan social belonging. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya perhatian dari pihak kampus dan pemangku kepentingan terkait terhadap dampak media sosial terutama pada aplikasi TikTok saat ini dalam perilaku sosial dan pembentukan karakter serta budaya mahasiswa terutama di Universitas Nurdin Hamzah.
Akbar, R. S., Aulya, A., Apsari, A., & Sofia, L. (2018). Ketakutan Akan Kehilangan Momen (FOMO) Pada Remaja Samarinda. Psikostudia: Jurnal Psikologo, 38-47.
Budiman, T. (2015). Hierarki Kebutuhan Manusia dan Implikasinya dalam Perilaku Sosial. Jakarta: Media Pressindo.
Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Darmayanti, A. (2018). Pengaruh Paparan Media Sosial Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa. Jurnal Komunikasi dan Media, 2(1), 1-12.
Effendi, R. (2020). Desain Penelitian Studi Kasus dalam Ilmu Sosial. Malang: UMM Press.
Fahmi, A. (2017). Dampak Media Sosial terhadap Interaksi Sosial Remaja. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 1(1), 1-15.
Hamid, A. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Campuran. Surabaya: Literasi Nusantara.
Indrawan, E. (2019). Komunitas Virtual dan Pembentukan Identitas Sosial Remaja. Jurnal Sosiologi Indonesia, 5(2), 78-90.
Kartika, B. (2021). Peran Orang Tua dalam Literasi Digital Anak di Era Pandemi. Jurnal Pendidikan dan Keluarga, 12(1), 45-56.
Lestari, S. (2020). Analisis Tematik dalam Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurudin. (2017). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Pratama, D. (2019). Fenomena Viralitas Konten di Media Sosial dan Pengaruhnya terhadap Opini Publik. Jurnal Kajian Komunikasi, 3(1), 1-15.
Puspitasari, R. (2018). Diri dan Interaksi Sosial dalam Perspektif Dramaturgi. Bandung: Nusa Media.
Rakhmat, J. (2005). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Santoso, H. (2021). Teori dan Metode Penelitian Kualitatif Kontemporer. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. Santoso, J., & Kurniawan, A. (2018). Pengaruh Media Sosial Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(2), 112-125.
Setiawan, B. (2020). TikTok dan Perilaku Komunikasi Generasi Z. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(1), 22-35.
Siregar, S. (2016). Psikologi Perkembangan Remaja dan Dewasa Awal. Medan: CV. Kencana.
Subagyo, J. (2019). Agenda Media dan Konstruksi Realitas Sosial di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto, B. (2019). Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) pada Generasi Z dan Dampaknya. Jakarta: Kencana.
Utami, W. D., & Fitriana, V. (2021). Penggunaan Aplikasi TikTok sebagai Media Interaksi Sosial Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(2), 150-165.
Widodo, A. (2022). Pentingnya Literasi Digital di Era Disrupsi Teknologi. Jurnal Pendidikan Informatika, 7(1), 1-10.
Wijaya, C. (2020). Algoritma Media Sosial dan Ruang Gema Informasi. Bandung: Nuansa Cendekia
- Akbar, R. S., Aulya, A., Apsari, A., & Sofia, L. (2018). Ketakutan Akan Kehilangan Momen (FOMO) Pada Remaja Samarinda. Psikostudia: Jurnal Psikologo, 38-47.
- Budiman, T. (2015). Hierarki Kebutuhan Manusia dan Implikasinya dalam Perilaku Sosial. Jakarta: Media Pressindo.
- Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
- Darmayanti, A. (2018). Pengaruh Paparan Media Sosial Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa. Jurnal Komunikasi dan Media, 2(1), 1-12.
- Effendi, R. (2020). Desain Penelitian Studi Kasus dalam Ilmu Sosial. Malang: UMM Press.
- Fahmi, A. (2017). Dampak Media Sosial terhadap Interaksi Sosial Remaja. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 1(1), 1-15.
- Hamid, A. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Campuran. Surabaya: Literasi Nusantara.
- Indrawan, E. (2019). Komunitas Virtual dan Pembentukan Identitas Sosial Remaja. Jurnal Sosiologi Indonesia, 5(2), 78-90.
- Kartika, B. (2021). Peran Orang Tua dalam Literasi Digital Anak di Era Pandemi. Jurnal Pendidikan dan Keluarga, 12(1), 45-56.
- Lestari, S. (2020). Analisis Tematik dalam Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
- Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Nurudin. (2017). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
- Pratama, D. (2019). Fenomena Viralitas Konten di Media Sosial dan Pengaruhnya terhadap Opini Publik. Jurnal Kajian Komunikasi, 3(1), 1-15.
- Puspitasari, R. (2018). Diri dan Interaksi Sosial dalam Perspektif Dramaturgi. Bandung: Nusa Media.
- Rakhmat, J. (2005). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Santoso, H. (2021). Teori dan Metode Penelitian Kualitatif Kontemporer. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. Santoso, J., & Kurniawan, A. (2018). Pengaruh Media Sosial Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(2), 112-125.
- Setiawan, B. (2020). TikTok dan Perilaku Komunikasi Generasi Z. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 18(1), 22-35.
- Siregar, S. (2016). Psikologi Perkembangan Remaja dan Dewasa Awal. Medan: CV. Kencana.
- Subagyo, J. (2019). Agenda Media dan Konstruksi Realitas Sosial di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
- Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Susanto, B. (2019). Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) pada Generasi Z dan Dampaknya. Jakarta: Kencana.
- Utami, W. D., & Fitriana, V. (2021). Penggunaan Aplikasi TikTok sebagai Media Interaksi Sosial Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(2), 150-165.
- Widodo, A. (2022). Pentingnya Literasi Digital di Era Disrupsi Teknologi. Jurnal Pendidikan Informatika, 7(1), 1-10.
- Wijaya, C. (2020). Algoritma Media Sosial dan Ruang Gema Informasi. Bandung: Nuansa Cendekia
