Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi

Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi merupakan wadah ilmiah yang menyajikan hasil-hasil penelitian dibidang pendidikan, ilmu bahasa, dan komunikasi. Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi terbit empat kali dalam satu tahun, pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Jurnal Buana Kata diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung, melalui Laboratorium Pembelajaran ... Readmore

Current Issue

Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi merupakan wadah ilmiah yang menyajikan hasil-hasil penelitian dibidang pendidikan, ilmu bahasa, dan komunikasi. Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi terbit empat kali dalam satu tahun, pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Jurnal Buana Kata diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung, melalui Laboratorium Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.

E-ISSN: 3109-1229

Published
2025-12-09

Articles

GAMIFIKASI DAN PLATFORM DIGITAL DALAM PENGEMBANGAN LITERASI ABAD 21 SISWA SMP

This study aims to analyze the effectiveness of gamification and digital platform integration in enhancing 21st-century literacy among junior high school students in Indonesian language learning. The study is motivated by low student engagement, limited critical thinking skills, and inadequate digital literacy in secondary schools. A descriptive qualitative design was used, with data collected through classroom observations, teacher and student interviews, and analysis of digital learning documents. Findings indicate that gamification elements such as points, badges, levels, and challenges significantly increase students’ intrinsic motivation and engagement in reading and writing activities. The use of digital platforms, including Google Classroom, Quizizz, and digital text-based literacy, further strengthens students’ critical thinking, collaboration, creativity, and communication skills. The integration of both approaches creates an interactive, adaptive, and meaningful learning ecosystem. The study concludes that gamification and digital platforms serve as effective pedagogical strategies for addressing 21st-century literacy challenges, particularly in Indonesian language learning at the junior high school level.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan gamifikasi dan integrasi platform digital dalam meningkatkan literasi abad 21 peserta didik SMP pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya keterlibatan belajar, kemampuan berpikir kritis, serta literasi digital siswa di sekolah menengah. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen gamifikasi seperti poin, badge, level, dan tantangan meningkatkan motivasi intrinsik serta keterlibatan siswa dalam aktivitas membaca dan menulis. Penggunaan platform digital seperti Google Classroom, Quizizz, dan literasi berbasis teks digital juga memperkuat kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi siswa. Integrasi keduanya menciptakan ekosistem pembelajaran yang interaktif, adaptif, dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gamifikasi dan platform digital merupakan strategi pedagogis efektif untuk mengatasi tantangan literasi abad 21, khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP.

EKSPLORASI PENERAPAN PEMASARAN MELALUI WORD OF MOUTH DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP PT. ASIA JAYA TIMBANGAN

The purpose of this study is to examine how word of mouth (WOM) marketing strategies are implemented to increase consumer Confidence PT Asia Jaya Timbangan. The method used is a qualitative approach with descriptions, involving in-depth interviews and direct observation of consumers and the company. The results show that the WOM strategy is implemented through the dissemination of positive customer experiences, direct recommendations from existing customers to potential customers, and the use of testimonials on social media. This approach has proven effective in strengthening the company's image and increasing trust in the products and services offered. The success of the WOM strategy is highly dependent on customer satisfaction, service quality, and the credibility of the information conveyed verbally. This study is expected to provide insight for companies about the importance of informal communication among consumers as part of a sustainable marketing strategy to strengthen customer loyalty and trust.   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana strategi pemasaran word of mouth (WOM) diterapkan untuk meningkatkan keyakinan konsumen pada PT Asia Jaya Timbangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan deskripsi, melibatkan wawancara mendalam serta pengamatan langsung terhadap konsumen dan pihak perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi WOM dilaksanakan melalui penyebaran pengalaman baik dari pelanggan, rekomendasi langsung dari pelanggan yang sudah ada kepada calon konsumen, serta penggunaan testimoni di media sosial. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memperkuat citra perusahaan dan meningkatkan kepercayaan terhadap produk serta layanan yang ditawarkan. Keberhasilan strategi WOM sangat tergantung pada kepuasan pelanggan, kualitas layanan, dan kredibilitas informasi yang disampaikan secara lisan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan tentang pentingnya komunikasi informal di kalangan konsumen sebagai bagian dari strategi pemasaran yang berkelanjutan untuk memperkuat loyalitas dan kepercayaan pelanggan.

REPRESENTASI PERTANIAN PERKOTAAN DALAM PROGRAM SUARA PANGAN RADIO ELSHINTA PALEMBANG

This study examines how the Suara Pangan program on Elshinta Radio Palembang represents urban farming as a modern, creative, and sustainable activity through a qualitative descriptive approach. The results show that production elements such as scripts, narratives, visuals, and editing play a significant role in shaping a positive image of urban farming as a lifestyle for independent and environmentally conscious urban communities. The program also emphasizes that food security is not solely the government's responsibility but can be initiated by individuals and communities through simple practices in urban environments, thus ensuring that media plays a significant role in fostering social and ecological awareness in the community.   Penelitian ini membahas bagaimana program Suara Pangan di Radio Elshinta Palembang merepresentasikan pertanian perkotaan sebagai kegiatan modern, kreatif, dan berkelanjutan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur produksi seperti naskah, narasi, visual, dan penyuntingan berperan penting dalam membentuk citra positif urban farming sebagai gaya hidup masyarakat kota yang mandiri dan peduli lingkungan. Program ini juga menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi dapat dimulai dari individu dan komunitas melalui praktik sederhana di lingkungan perkotaan, sehingga media berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan ekologis masyarakat.

PERAN PROGRAM “SUARA PANGAN” RADIO ELSHINTA PALEMBANG DALAM MEMPROMOSIKAN SUMBER PANGAN LOKAL YANG DIKELOLA OLEH WARGA

This study aims to analyze the role of the “Suara Pangan” program of Radio Elshinta Palembang in promoting local food resources managed by local communities, and to identify the communication strategies, challenges, and opportunities in its implementation. Amid the rapid digital transformation of media, radio remains a vital medium for public communication, particularly in disseminating development-oriented information and empowering local communities. The Suara Pangan program serves as both a promotional and educational platform that highlights local food potentials through on-site reporting and interviews with small-scale food entrepreneurs. This research employs a qualitative descriptive approach using observation, in-depth interviews, documentation, and literature study. The study was conducted at Radio Elshinta Palembang during the MBKM internship program period (August–December 2025). The findings reveal that Suara Pangan plays a significant role in introducing local food potentials, raising public awareness of food security, and strengthening social relations through participatory communication. The program also integrates digital media, particularly YouTube, to expand its audience reach and foster interactive engagement. Nevertheless, technical limitations such as unstable recording quality, delays in editing and broadcasting, and limited audience coverage remain notable challenges. Despite these constraints, Suara Pangan has great potential to grow as a medium for community empowerment and local economic development through content innovation, community collaboration, and enhanced digital strategy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program Suara Pangan Radio Elshinta Palembang dalam mempromosikan sumber pangan lokal yang dikelola oleh warga, serta mengidentifikasi strategi komunikasi, hambatan, dan peluang yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Di tengah arus digitalisasi media, radio masih memiliki peran penting sebagai sarana komunikasi publik yang efektif, terutama dalam menyebarkan informasi pembangunan berbasis masyarakat. Program Suara Pangan hadir sebagai media promosi dan edukasi yang menampilkan potensi pangan lokal melalui liputan langsung ke lapangan dan wawancara bersama pelaku usaha kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Lokasi penelitian berada di Radio Elshinta Palembang dengan periode pengumpulan data selama pelaksanaan PPM MBKM (Agustus–Desember 2025). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suara Pangan berperan penting dalam memperkenalkan potensi pangan lokal, membangun kesadaran masyarakat terhadap ketahanan pangan, serta memperkuat hubungan sosial antarwarga melalui komunikasi partisipatif. Program ini juga memanfaatkan media digital seperti YouTube untuk memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan interaktivitas publik. Namun, hambatan teknis seperti kualitas perekaman yang kurang stabil, keterlambatan proses editing, serta keterbatasan jangkauan audiens masih menjadi tantangan. Meski demikian, Suara Pangan memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai media pemberdayaan dan promosi ekonomi lokal melalui inovasi konten, kolaborasi komunitas, serta penguatan strategi digital.Kata Kunci: Komunikasi Pembangunan, Radio, Ketahanan Pangan, Media Lokal, Pemberdayaan Masyarakat.

ANALISIS TEKNIK EDITING PROGRAM “BELADAS” DALAM MENINGKATKAN KETERTARIKAN PENDENGAR DAN NETIZEN RADIO ELSHINTA

This study aims to analyze the supporting and inhibiting factors affecting the effectiveness of editing techniques in the Beladas program, and identify the specific editing methods used by Radio Elshinta Palembang’s production team. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through direct observation at the Elshinta Palembang studio, in-depth interviews with editors, announcers, and producers, and the analysis of program archives and digital content uploaded to the official Instagram and YouTube channels of Elshinta Palembang. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, display, and conclusion drawing. The results show that the effectiveness of editing techniques in the Beladas program is supported by the editor’s technical skills, consistent sound branding, dynamic program structure, and integration of audience participation through social media. Conversely, inhibiting factors include limited human resources, tight production schedules, technical recording issues, and suboptimal digital distribution strategies. Properly implemented editing techniques have proven to enhance audience attraction through clear audio quality, structured and engaging narration, and creative content adaptation on social media.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas teknik editing dalam program Beladas, serta mengidentifikasi teknik editing yang digunakan oleh tim produksi Radio Elshinta Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi langsung di studio Radio Elshinta Palembang, wawancara mendalam dengan editor, penyiar, dan produser program, serta analisis dokumentasi berupa arsip siaran dan unggahan konten digital pada kanal Instagram dan YouTube Elshinta Palembang. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas teknik editing dalam program Beladas didukung oleh keterampilan editor dalam pengolahan audio, konsistensi sound branding, struktur siaran yang dinamis, serta integrasi partisipasi audiens melalui media sosial. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain keterbatasan sumber daya manusia, waktu produksi yang singkat, kendala teknis rekaman lapangan, dan belum optimalnya strategi publikasi digital. Penerapan teknik editing yang baik terbukti meningkatkan ketertarikan audiens melalui kualitas audio yang jernih, ritme siaran yang komunikatif, serta kemasan konten digital yang menarik di Instagram dan YouTube.

NARASI LISAN DAN IDENTITAS BUDAYA: ANALISIS SEMIOTIKA SAGATA PADA KOMUNITAS LAMPUNG SAIBATIN

This study analyzes the structure, symbols, and cultural functions of the oral narrative Sagata within the Lampung Saibatin community using a semiotic and performative-observation approach. Data were collected through in-depth interviews with dalang performers, supporting narrators, and community members who regularly attend Sagata performances. The findings indicate that Sagata possesses a consistent narrative structure consisting of an opening, core storyline, reinforcement of customary values, and a closing segment. Each part conveys moral teachings and cultural identity through rhythm, intonation, and symbolic expressions. The study reveals that natural symbols, ancestral references, and customary ethics function as semiotic codes that reinforce collective memory and the cultural ethos of the Saibatin community. Moreover, Sagata serves as a medium for cultural education, ritual legitimacy, and social cohesion. These findings demonstrate that Sagata is not merely a form of oral art but a cultural system that preserves communal identity amid ongoing social change.   Penelitian ini menganalisis struktur, simbol, dan fungsi narasi lisan Sagata pada komunitas Lampung Saibatin dengan pendekatan semiotika dan observasi performatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan delang, penutur komunitas, serta masyarakat yang rutin menghadiri pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sagata memiliki struktur naratif yang konsisten, terdiri atas pembuka, inti cerita, penegasan nilai adat, dan penutup. Setiap bagian memuat pesan moral dan konstruksi identitas budaya yang direproduksi melalui intonasi, ritme, dan penggunaan simbol. Temuan memperlihatkan bahwa simbol alam, leluhur, dan nilai adat berfungsi sebagai kode semiotik yang memperkuat memori kolektif dan etos budaya Saibatin. Selain itu, Sagata berperan sebagai media pendidikan budaya, legitimasi adat, dan pengikat sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa Sagata bukan sekadar seni tutur, tetapi sistem makna yang menjaga kontinuitas identitas komunitas di tengah perubahan sosial.

ANALISIS PENGARUH EDITING VIDEO TERHADAP KONTEN MEDIA SOSIAL DI RADIO ELSHINTA PALEMBANG

Kemajuan teknologi digital telah mendorong para penyiar untuk secara efektif memanfaatkan media sosial guna menjangkau audiens yang lebih luas. Radio Elshinta Palembang memanfaatkan platform seperti Instagram dan TikTok untuk menghadirkan konten video yang menarik. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penyuntingan video terhadap efektivitas konten penyiar radio di media sosial. Dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, hasilnya menunjukkan bahwa kualitas penyuntingan video, termasuk transisi, warna, teks, dan ritme, berdampak signifikan terhadap keterlibatan dan imersi pemirsa. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuntingan video memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas dan keterlibatan konten media digital penyiar.   Advances in digital technology have encouraged broadcasters to effectively utilize social media to reach a wider audience. Radio Elshinta Palembang utilizes platforms such as Instagram and TikTok to deliver engaging video content. This study aims to analyze the impact of video editing on the effectiveness of radio broadcasters' content on social media. Using qualitative descriptive analysis, the results indicate that the quality of video editing, including transitions, color, text, and rhythm, significantly impacts audience engagement and immersion. These findings suggest that video editing plays a crucial role in enhancing the quality and engagement of broadcasters' digital media content.

PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP RADIO SEBAGAI SUMBER INFORMASI TERPERCAYA DI ERA DISINFORMASI DIGITAL

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi Generasi Z terhadap Radio Elshinta Palembang sebagai sumber informasi terpercaya di tengah meningkatnya disinformasi digital. Generasi Z yang tumbuh dalam budaya media sosial cenderung mengutamakan kecepatan informasi, namun mulai meragukan keakuratan berita di platform digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa meskipun media sosial lebih dominan digunakan, Radio Elshinta Palembang tetap dianggap kredibel karena memiliki proses verifikasi berita yang jelas, independensi redaksi, serta penyajian informasi yang faktual. Faktor yang memengaruhi tingkat kepercayaan Generasi Z meliputi kredibilitas media, adaptasi teknologi, relevansi konten, dan literasi digital audiens. Radio Elshinta Palembang berperan penting sebagai media referensi dan verifikasi di tengah banjir informasi digital yang tidak selalu valid.   This research aims to analyze Generation Z's perception of Radio Elshinta palembang as a trusted source of information amidst increasing digital disinformation. Generation Z, who grew up in a social media culture, tends to prioritize the speed of information, but is starting to doubt the accuracy of news on digital platforms. This research uses a qualitative descriptive approach with interview techniques, observation and documentation studies. The results show that even though social media is more dominant in use, Radio Elshinta Palembang is still considered credible because it has a clear news verification process, editorial independence, and factual information presentation. Factors that influence Generation Z's level of trust include media credibility, technological adaptation, content relevance, and audience digital literacy. Radio Elshinta Palembang plays an important role as a reference and verification medium amidst a flood of digital information that is not always valid.

REKONSEPTUALISASI ASESMEN AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: PENDEKATAN BERBASIS LITERASI MULTIMODAL UNTUK ERA DIGITAL

The development of digital technology demands a paradigm shift in assessment within Indonesian language learning. Conventional assessments that emphasize memorization and literal comprehension have proven insufficient to evaluate students’ critical thinking, creativity, and multimodal literacy skills. This study aims to reconceptualize authentic assessment through a multimodal literacy approach to ensure relevance with the digital era and the Merdeka Curriculum policy. The research employs a qualitative descriptive-conceptual method through literature review and thematic analysis of scholarly works, classroom assessment practices, and national education policies. Findings indicate that authentic assessment must be expanded beyond written texts to multimodal forms that integrate text, visuals, audio, and digital media. Effective instruments include digital portfolios, problem-based projects, and multimodal performance assessments. The implementation of authentic multimodal assessment has been shown to enhance evaluation quality, learning motivation, and holistic student outcomes. Theoretically, this study enriches the discourse on authentic assessment by introducing a multimodal pers0pective, while practically it produces an assessment model that teachers can apply to support national education policies and address the challenges of learning in the digital era.   Perkembangan teknologi digital menuntut adanya perubahan paradigma asesmen dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Asesmen konvensional yang berorientasi pada hafalan dan pemahaman literal terbukti belum mampu menilai keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta kemampuan literasi multimodal siswa. Penelitian ini bertujuan merekonseptualisasi asesmen autentik dengan pendekatan literasi multimodal agar relevan dengan tuntutan era digital dan kebijakan Kurikulum Merdeka. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-konseptual melalui studi pustaka dan analisis tematik terhadap literatur, praktik asesmen di sekolah, serta kebijakan pendidikan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen autentik perlu diperluas dari teks tertulis ke bentuk multimodal yang mencakup teks, visual, audio, dan media digital. Instrumen yang efektif meliputi portofolio digital, proyek berbasis masalah nyata, serta penilaian kinerja multimodal. Penerapan asesmen autentik berbasis multimodal terbukti meningkatkan kualitas evaluasi, motivasi belajar, dan hasil pembelajaran siswa secara holistik. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian asesmen autentik dengan perspektif multimodal, sedangkan secara praktis menghasilkan model asesmen yang dapat digunakan guru untuk mendukung kebijakan pendidikan nasional dan menjawab tantangan pembelajaran di era digital.

PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN TERHADAP MINAT MASYARAKAT MENGAMBIL KUR DI BANK SUMSEL BABEL SYARIAH KCP UIN RADEN FATAH

The purpose of this study is to evaluate the influence of marketing communications on people's interest in taking KUR. This study uses a quantitative approach and an associative research design. The study population consists of users and potential users of KUR. Purposive sampling is the sampling method. Respondents are selected based on certain factors, such as their interest in applying for financing or having received information about KUR. The research tool is a closed questionnaire with a five-point Likert scale to measure the variables of community interest and marketing communications. The questionnaire is distributed to users and potential users of bank services, and the relationship between variables is seen through statistical techniques. The results of the study indicate that marketing communications influence the public's desire to obtain People's Business Credit (KUR) at Bank Sumsel Babel Syariah KCP UIN Raden Fatah. This finding indicates that the success of marketing Islamic banking products is not only determined by product quality, but also by the communication strategy used. Consumer understanding, interest, and trust in KUR financing products can be increased through marketing communications that are delivered clearly, consistently, and relevant to community needs.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh komunikasi pemasaran terhadap minat masyarakat dalam mengambil KUR. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari masyarakat pengguna dan calon pengguna KUR. Purposive sampling adalah metode pengambilan sampel. Responden dipilih berdasarkan faktor-faktor tertentu, seperti minat mereka dalam mengajukan pembiayaan atau pernah mendapatkan informasi tentang KUR. Alat penelitian adalah kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin untuk mengukur variabel minat masyarakat dan komunikasi pemasaran. Kuesioner dibagikan kepada masyarakat pengguna dan calon pengguna layanan bank, dan hubungan antarvariabel dilihat melalui teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran memengaruhi keinginan masyarakat untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Syariah KCP UIN Raden Fatah. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pemasaran produk perbankan syariah tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh strategi komunikasi yang digunakan. Pemahaman, ketertarikan, dan kepercayaan konsumen terhadap produk pembiayaan KUR dapat meningkat melalui komunikasi pemasaran yang disampaikan secara jelas, konsisten, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

PERAN KOMUNIKASI PEMASARAN KAOS NYENYES DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA EVENT PORNAS KORPRI 2025. STUDI KASUS KAOS NYENYES CABANG SUDIRMAN

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi pemasaran Kaos Nyenyes cabang Sudirman dalam meningkatkan penjualan pada Event PORNAS KORPRI 2025 yang diselenggarakan di Palembang. Event yang menghadirkan peserta dari seluruh Indonesia dan 64 kementrian/lembaga ini menjadi peluang bagi semua pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literatur view. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat peran komunikasi pemasaran yang efektif dalam meningkatkan penjualan baik secara online ataupun offline. Strategi tersebut meliputi pemasangan spanduk ucapan selamat datang, penyampaian pesan melalui media sosial, pembagian brosur di tempat tinggi arus pengunjung luar kota, dan interaksi langsung antara staf dan pelanggan peserta PORNAS KORPRI.   This studyaims to analyze the role of marketing communication by Kaos Nyenyes Sudirman branchin increasing sales at the 2025 PORNAS KORPRI Event heldin Palembang. This Event, which attracted participants from all over Indonesia and 64 ministries/institutions, was an opportunity for all local businesses to introducetheir products. The research uses a qualitative approach with the literature review method. The results show that there are four roles of marketing communication that are effective in increasing sales both online and offline.These strategies include putting up welcome banners, delivering messages through social media, distributing brochures in high-traffic areas for out-of-town visitors, and direct interaction between staff and PORNAS KORPRI participants. The strategiesinclude putting up welcome banners, delivering messages throughsocial media, distributing brochures in places with high traffic from out-of-town visitors, anddirect interaction between staff and PORNAS KORPRI participants.

PENGARUH PENYALURAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) TERHADAP PERTUMBUHAN USAHA MIKRO DI LINGKUNGAN UIN RADEN FATAH MELALUI BANK SUMSEL BABEL SYARIAH

The number of micro businesses developing around the UIN Raden Fatah Palembang campus shows that the need for funds continues to increase because the number of small businesses engaged in food, beverages, and services is increasing. To help business growth, these businesses need strong financial support due to their limited capital. One source of financing that is expected to solve this problem is the People's Business Credit (KUR) provided by Bank Sumsel Babel Syariah. The purpose of this study is to examine how the provision of KUR impacts the growth of micro businesses at the UIN Raden Fatah Palembang campus. This study uses a quantitative approach with an associative research design. After distributing questionnaires to micro business owners who received KUR, the data was analyzed using simple linear regression to determine the extent to which financing influences business growth.   Jumlah usaha mikro yang berkembang di sekitar kampus UIN Raden Fatah Palembang menunjukkan bahwa kebutuhan dana terus meningkat karena jumlah usaha kecil yang bergerak di bidang makanan, minuman, dan jasa semakin meningkat. Untuk membantu pertumbuhan bisnis, pelaku usaha tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan yang kuat karena keterbatasan modal mereka. Salah satu sumber pembiayaan yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah ini adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan oleh Bank Sumsel Babel Syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penyediaan KUR berdampak pada pertumbuhan usaha mikro di kampus UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Setelah kuesioner dibagikan kepada pelaku usaha mikro yang menerima KUR, data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembiayaan terhadap pertumbuhan usaha.

PENGARUH PEMASARAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DI KCP UIN RADEN FATAH PALEMBANG: SOLUSI PEMBIAYAAN BAGI PELAKU USAHA DI LINGKUNGAN KAMPUS

In the current digital landscape, the development of small and medium enterprises (SMEs) is a vital aspect of the local economy. People's Business Credit (KUR) at KCP UIN Raden Fatah Palembang offers a creative solution for entrepreneurs within the campus who face challenges in securing capital. This study examines effective marketing strategies for KUR, focusing on understanding entrepreneurs' needs and devising suitable communication strategies. The findings indicate that a human-centered and educational approach can enhance engagement among students and the community in leveraging KUR services. Additionally, the integration of information technology in the KUR marketing process is essential for facilitating access to information and registration. Thus, KCP UIN Raden Fatah serves not only as a financial institution but also as a strategic partner in developing campus-centered economies, fostering the growth and sustainability of SMEs in Palembang.   Dalam konteks digital saat ini, pengembangan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) menjadi komponen penting dalam perekonomian lokal. Kredit Usaha Rakyat (KUR) di KCP UIN Raden Fatah Palembang menyediakan solusi kreatif bagi pengusaha di lingkungan kampus yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan modal. Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran KUR yang efektif, dengan penekanan pada pemahaman tentang kebutuhan pengusaha serta perumusan strategi komunikasi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang bersifat humanis dan edukatif dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa dan komunitas dalam memanfaatkan layanan KUR. Selain itu, penerapan teknologi informasi dalam pemasaran KUR berperan penting dalam mempermudah akses informasi dan pendaftaran. Dengan kata lain, KCP UIN Raden Fatah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekonomi berbasis kampus, mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di Palembang.

PENGARUH KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) BANK SUMSEL BABEL TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN DAYA SAING UMKM DI KAWASAN UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in the Indonesian economy, but still face various obstacles, especially limited access to capital. This study examines the impact of Bank Sumsel Babel's People's Business Credit (KUR) program on increasing the productivity and competitiveness of MSMEs in the UIN Raden Fatah Palembang region. This study uses a quantitative approach known as an explanatory approach. Data was obtained by distributing questionnaires to 38 MSME actors who were KUR recipients. The data was then analyzed using validity, reliability, normality, linearity, and simple linear regression tests with the help of SPSS. The results showed a linear relationship between KUR and the productivity and competitiveness of MSMEs. With a significance value of <0.001, the simple linear regression test showed that KUR had a positive and significant effect on the productivity and competitiveness of MSMEs. Based on the positive regression coefficient, an increase in KUR utilization is followed by an increase in the productivity and competitiveness of MSMEs. Therefore, it can be concluded that Bank Sumsel Babel's People's Business Credit (KUR) plays an important role in helping the growth of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the UIN Raden Fatah Palembang area.   Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan akses permodalan. Penelitian ini mengkaji dampak program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel terhadap peningkatan produktivitas dan daya saing UMKM di wilayah UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dikenal sebagai pendekatan eksplanatori. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 38 pelaku UMKM penerima KUR. Mereka kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hubungan linear antara KUR dan produktivitas serta daya saing UMKM. Dengan nilai signifikansi <0,001, uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa KUR berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas dan daya saing UMKM. Menurut koefisien regresi yang positif, peningkatan pemanfaatan KUR diikuti dengan peningkatan produktivitas dan daya saing UMKM. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumsel Babel memainkan peran penting dalam membantu pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah UIN Raden Fatah Palembang.

Indexer Sites