ANYAMAN KERTAS SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK
Abstract:
Kreativitas dan bakat yang dimiliki pada diri anak, sangat penting untuk dikembangkan sedari dini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak melalui pelatihan anyaman kertas. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi pada anak-anak di Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu pelatihan anyaman kertas dengan baik dan berhasil membuat anyaman sesuai arahan yang diberikan. Selain itu, anak-anak menunjukkan rasa antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Kesimpulannya, pelatihan anyaman kertas dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan edukatif yang mendukung pengembangan kreativitas anak.
The creativity and talents that children possess are very important to be developed from an early age. This activity aims to develop children's creativity through paper weaving training. The method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation and documentation of children in Kenten Laut Village, Talang Kelapa District, Banyuasin Regency. The results of the activity indicate that the participants were able to complete the paper weaving training well and successfully create weavings according to the instructions given. In addition, the children showed a high level of enthusiasm throughout the activity. In conclusion, paper weaving training can be an educational activity alternative that supports the development of children's creativity.
Almira dkk. (2026). Peningkatan Kreativitas dan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Pembuatan Gantungan Kunci Berbahan Kawat Bulu (Pipe Cleaner) di Bimbel An-Nur Cipedak Jakarta Selatan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1). doi:https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.36637.
Andriani, S. (2024). Psikologi Perkembangan Anak dalam Lingkungan Non-Formal. Jakarta: Rajawali Pers.
Anwar. K. Dan Fitriani,R, (2025), Urgensi Pendidikan Karakter Berbasis Akhlakul Karimah di Taman Pendidikan Al-Qur’an, Jurnal Pendidikan Islam 11, no. 2.
Astuti, P. R. (2020). Meredam bullying: 3 cara efektif mengatasi kekerasan pada anak. PT Grasindo.
Bulan, D., & Lizza, S. (2022). Optimalisasi Perkembangan Motorik Halus Anak Menggunakan Media Menganyam Dengan Kertas. ournal of Islamic Education for Early Childhood, 4(2). doi:10.30587/jieec.v4i2.4060.
Coloroso, B. (2022). The bully, the bullied, and the bystander: From preschool to high school—How parents and teachers can break the cycle of violence. HarperCollins.
Halisah, F. N., & Muthohar, S. (2024). Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Konstruktif. Journal on Early Childhood, 7(3), 839-849. doi:https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.797
Hardiyanti, W. (2020). Aplikasi bermain berdasarkan kegiatan seni lukis untuk stimulasi kreativitas anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 134-139. doi:https://doi.org/10.21831/jpa.v9i2.31664.
Hidayat, A. (2024), Katarsis Emosional Anak Korban Bullying Melalui Terapi Naratif Tertulis, Jurnal Psikologi Perkembangan Indonesia 8, no. 3
Hidayati, N. (2021). Hubungan antara penalaran moral dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja. Jurnal Psikologi Islam, 8(1), 45–56.
Latifah, U. (2023). Strategi guru TPA dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 12(2), 112–125.
Masganti dkk. (2016). Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini Teori dan Praktik. Perdana Publishing.
Miles, M., & Huberman. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nadia, A., & Meyniar, A. (2025). Penerapan Model Pendekatan Deskriptif dalam Penelitian Pendidikan. Journal of Islamic Studies, 2(1), 196-204. doi:10.61104/qz.v2i1.275.
Olweus, D. (2019). Bullying at school: What we know and what we can do. Wiley-Blackwell.
Pratiwi, A., & Setyowati, Y. (2024). Penggunaan media visual interaktif dalam meningkatkan empati anak untuk mencegah perilaku perundungan. Jurnal Edukasi Sosial, 5(3), 201–215.
Rigby, K. (2021). Bullying in schools and what to do about it. Australian Council for Educational Research.
Safitri, R., & Handayani, T. (2025). Metode katarsis kreatif: Mengatasi trauma korban perundungan melalui seni ekspresif. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 9(1), 78–89.
Sukiman, S. (2022). Pengembangan karakter anak melalui pendidikan informal dan nonformal. Remaja Rosdakarya.
Suryanto, B. (2025). Media Visual dalam Pembelajaran Karakter Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sriyanto,H. (2023). Bullying di Lembaga Pendidikan Non-Formal: Karakteristik, Dampak, dan Solusi Preventif , Yogyakarta: Kalimedia.
Wardani, K. S., & Utami, P. (2023). Efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik storytelling untuk mereduksi perilaku agresif verbal santri. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 6(2), 143–156.
Wibowo, D., & Nugraheni, A. (2021). Implementasi Pembelajaran Kreatif Seni Rupa Anak PAUD Berbasis Daring. JURNAL SENI DAN PENDIDIKAN SENI, 19(2), 198-212. doi:https://doi.org/10.21831/imaji.v19i2.37344.
- Almira dkk. (2026). Peningkatan Kreativitas dan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Pembuatan Gantungan Kunci Berbahan Kawat Bulu (Pipe Cleaner) di Bimbel An-Nur Cipedak Jakarta Selatan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1). doi:https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.36637.
- Andriani, S. (2024). Psikologi Perkembangan Anak dalam Lingkungan Non-Formal. Jakarta: Rajawali Pers.
- Anwar. K. Dan Fitriani,R, (2025), Urgensi Pendidikan Karakter Berbasis Akhlakul Karimah di Taman Pendidikan Al-Qur’an, Jurnal Pendidikan Islam 11, no. 2.
- Astuti, P. R. (2020). Meredam bullying: 3 cara efektif mengatasi kekerasan pada anak. PT Grasindo.
- Bulan, D., & Lizza, S. (2022). Optimalisasi Perkembangan Motorik Halus Anak Menggunakan Media Menganyam Dengan Kertas. ournal of Islamic Education for Early Childhood, 4(2). doi:10.30587/jieec.v4i2.4060.
- Coloroso, B. (2022). The bully, the bullied, and the bystander: From preschool to high school—How parents and teachers can break the cycle of violence. HarperCollins.
- Halisah, F. N., & Muthohar, S. (2024). Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Konstruktif. Journal on Early Childhood, 7(3), 839-849. doi:https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.797
- Hardiyanti, W. (2020). Aplikasi bermain berdasarkan kegiatan seni lukis untuk stimulasi kreativitas anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 134-139. doi:https://doi.org/10.21831/jpa.v9i2.31664.
- Hidayat, A. (2024), Katarsis Emosional Anak Korban Bullying Melalui Terapi Naratif Tertulis, Jurnal Psikologi Perkembangan Indonesia 8, no. 3
- Hidayati, N. (2021). Hubungan antara penalaran moral dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja. Jurnal Psikologi Islam, 8(1), 45–56.
- Latifah, U. (2023). Strategi guru TPA dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 12(2), 112–125.
- Masganti dkk. (2016). Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini Teori dan Praktik. Perdana Publishing.
- Miles, M., & Huberman. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook.
- Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Nadia, A., & Meyniar, A. (2025). Penerapan Model Pendekatan Deskriptif dalam Penelitian Pendidikan. Journal of Islamic Studies, 2(1), 196-204. doi:10.61104/qz.v2i1.275.
- Olweus, D. (2019). Bullying at school: What we know and what we can do. Wiley-Blackwell.
- Pratiwi, A., & Setyowati, Y. (2024). Penggunaan media visual interaktif dalam meningkatkan empati anak untuk mencegah perilaku perundungan. Jurnal Edukasi Sosial, 5(3), 201–215.
- Rigby, K. (2021). Bullying in schools and what to do about it. Australian Council for Educational Research.
- Safitri, R., & Handayani, T. (2025). Metode katarsis kreatif: Mengatasi trauma korban perundungan melalui seni ekspresif. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 9(1), 78–89.
- Sukiman, S. (2022). Pengembangan karakter anak melalui pendidikan informal dan nonformal. Remaja Rosdakarya.
- Suryanto, B. (2025). Media Visual dalam Pembelajaran Karakter Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
- Sriyanto,H. (2023). Bullying di Lembaga Pendidikan Non-Formal: Karakteristik, Dampak, dan Solusi Preventif , Yogyakarta: Kalimedia.
- Wardani, K. S., & Utami, P. (2023). Efektivitas bimbingan kelompok dengan teknik storytelling untuk mereduksi perilaku agresif verbal santri. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 6(2), 143–156.
- Wibowo, D., & Nugraheni, A. (2021). Implementasi Pembelajaran Kreatif Seni Rupa Anak PAUD Berbasis Daring. JURNAL SENI DAN PENDIDIKAN SENI, 19(2), 198-212. doi:https://doi.org/10.21831/imaji.v19i2.37344.
