ANALISIS SASTRA BANDINGAN PADA PUISI “LEHOTMU” DENGAN PUISI “BERDIRI AKU”

Published: Oct 1, 2023

Abstract:

Abstract

His research aims to analyze the elements of comparative literature in two poems, namely “Lehotmu” by Ariani Rosa Lesmana and “Berdiri Aku” by Amir Hamzah. The main problem studied is how to analyze the elements of comparative literature in the two poems. The method used in this research is literature study, with the main sources coming from the book Sampian (Anthology of Lampung-Indonesian Bilingual Poetry) and Poetry Theory and Appreciation. The poem “Lehotmu” describes a profound experience related to death and loss, where the main character reflects feelings of fear and despair after experiencing loss. The setting, such as twilight and night, adds to the emotional atmosphere of the poem. In contrast, the poem “Berdiri Aku” emphasizes the spiritual and emotional journey of a person trying to find the meaning of life in the midst of loneliness and uncertainty. Nature serves as a symbol of the character's feelings in the face of doubt and anxiety, but it also shows the determination to continue searching for meaning even though they have not yet found the answer. Both poems provide a deep reflection on the human condition that often faces darkness before reaching enlightenment.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur sastra bandingan pada dua puisi, yaitu “Lehotmu” karya Ariani Rosa Lesmana dan “Berdiri Aku” karya Amir Hamzah. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana menganalisis unsur sastra bandingan dalam kedua puisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, dengan sumber utama berasal dari buku Sampian (Antologi Puisi Dwibahasa Lampung-Indonesia) dan Teori dan Apresiasi Puisi. Puisi "Lehotmu" menggambarkan pengalaman mendalam terkait dengan kematian dan kehilangan, di mana tokoh utama merefleksikan perasaan takut dan putus asa setelah mengalami kehilangan. Latar yang digambarkan, seperti waktu senja dan malam, menambah atmosfer emosional puisi ini. Sebaliknya, puisi "Berdiri Aku" lebih menonjolkan perjalanan rohani dan emosional seseorang yang berusaha menemukan makna hidup di tengah kesendirian dan ketidakpastian. Alam berfungsi sebagai simbol perasaan tokoh dalam menghadapi keraguan dan kegelisahan, namun juga menunjukkan tekad untuk terus mencari makna meski belum menemukan jawabannya. Kedua puisi ini memberikan refleksi mendalam tentang kondisi manusia yang sering kali menghadapi kegelapan sebelum mencapai pencerahan.

Keywords:
1. Poetry
2. Comparative Literature
3. Lampung Language
4. Indonesia Language
Authors:
1 . Aisyahvira Salwa Ainunnisa
2 . Miya Aulia
3 . Rahmat Prayogi
4 . Bambang Riadi
How to Cite
Ainunnisa, A. S. ., Aulia, M. ., Prayogi, R. ., & Riadi, B. . (2023). ANALISIS SASTRA BANDINGAN PADA PUISI “LEHOTMU” DENGAN PUISI “BERDIRI AKU”. Jurnal Punyimbang, 3(2), 69–84. https://doi.org/10.23960/punyimbang.v3i2.1133
References

    Ali, I. A. H. A., Armono, H. D., Rahmawati, S., Ridlwan, A., & Ariefianto, R. M. (2021). Pemodelan Tinggi Gelombang Untuk Kajian Energi Gelombang Laut Di Perairan Barat Provinsi Lampung. Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim, 15(2), 75–84.

    Andhini, A. D., & Arifin, Z. (2021). Gaya bahasa perbandingan dalam novel catatan juang karya fiersa besari: kajian stilistika dan relevansinya sebagai bahan ajar sastra di sma. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 2(1), 44–57.

    DESI, S. (2023). KEADAAN LINGKUNGAN ALAM DAN SOSIAL OBJEK WISATA TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS PASCA PENUTUPAN TAHUN 2020 (Studi Kasus di Pusat Latihan Gajah).

    FITHRI, M. E. K. A. (2018). Implementasi Kebijakan Penggunaan Bahasa Lampung (Studi Pada Lingkungan Sabah Luppak Kelurahan Kuripan Kecamatan Kotaagung).

    Hutabarat, I. W. (2021). Kajian Feminisme dan Marginal Konsep Gender dalam Karya Sastra Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo: Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik.

    Karzi, U. Z. (Ed.). (2022). Sampian (Antologi Puisi Dwibahasa Lampung-Indonesia). PUSTAKA LABRAK.

    Nurgiantoro, B. (2018). Stilistika. UGM PRESS.

    Pangesti, A., Suyoto, S., & Muhajir, M. (2021). Penerapan Model Experiental Learning Melaluipengimajian Benda Dalam Pembelajaran Daring Menulis Puisi Pada Peserta Didik Kelas X Sma Negeri 2 Pemalang Tahun Ajaran 2020/2021. Seminar Nasional Literasi, 6(1), 170–176.

    Permana, Z. D., Syaputa, M. A., & Setiawanc, J. (2022). Kajian Strukturalisme pada Puisi “Aku dan Senja” Karya Heri Isnaini pada Buku Montase: Sepilihan Sajak Menggunakan Pendekatan Pragmatik. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 1(1), 54–59.

    Pitaloka, A., & Sundari, A. (2020). Seni Mengenal Puisi. Guepedia.

    Putri, N. W. (2018). Pergeseran bahasa daerah Lampung pada masyarakat kota Bandar Lampung. Jurnal Penelitian Humaniora, 19(2), 77–86.

    Rohman, S., & Wicaksono, A. (2018). Tentang sastra: Orkestrasi teori dan pembelajarannya. Garudhawaca.

    Ruminten, I. K. (2020). Struktur Intrinsik Novel Satyaning Ati Karya I Komang Alit Juliartha (Analisis Nilai-Nilai Persatuan dan Kesatuan sebagai Bentuk Implementasi Bhineka Tunggal Ika). VIDYA SAMHITA: Jurnal Penelitian Agama, 6(1).

    Wahyuningsih, S. (2021). Analisis Unsur Intrinsik pada Puisi Karya Taufik Ismail Melalui Pendekatan Struktural dan Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Materi Puisi di SMA Kelas X. Tadris Bhs. Indonesia IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

    Wijayanti, A. Y. (2022). Terampil Membaca dan Menulis Puisi. Guepedia.

  1. Ali, I. A. H. A., Armono, H. D., Rahmawati, S., Ridlwan, A., & Ariefianto, R. M. (2021). Pemodelan Tinggi Gelombang Untuk Kajian Energi Gelombang Laut Di Perairan Barat Provinsi Lampung. Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim, 15(2), 75–84.
  2. Andhini, A. D., & Arifin, Z. (2021). Gaya bahasa perbandingan dalam novel catatan juang karya fiersa besari: kajian stilistika dan relevansinya sebagai bahan ajar sastra di sma. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 2(1), 44–57.
  3. DESI, S. (2023). KEADAAN LINGKUNGAN ALAM DAN SOSIAL OBJEK WISATA TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS PASCA PENUTUPAN TAHUN 2020 (Studi Kasus di Pusat Latihan Gajah).
  4. FITHRI, M. E. K. A. (2018). Implementasi Kebijakan Penggunaan Bahasa Lampung (Studi Pada Lingkungan Sabah Luppak Kelurahan Kuripan Kecamatan Kotaagung).
  5. Hutabarat, I. W. (2021). Kajian Feminisme dan Marginal Konsep Gender dalam Karya Sastra Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo: Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik.
  6. Karzi, U. Z. (Ed.). (2022). Sampian (Antologi Puisi Dwibahasa Lampung-Indonesia). PUSTAKA LABRAK.
  7. Nurgiantoro, B. (2018). Stilistika. UGM PRESS.
  8. Pangesti, A., Suyoto, S., & Muhajir, M. (2021). Penerapan Model Experiental Learning Melaluipengimajian Benda Dalam Pembelajaran Daring Menulis Puisi Pada Peserta Didik Kelas X Sma Negeri 2 Pemalang Tahun Ajaran 2020/2021. Seminar Nasional Literasi, 6(1), 170–176.
  9. Permana, Z. D., Syaputa, M. A., & Setiawanc, J. (2022). Kajian Strukturalisme pada Puisi “Aku dan Senja” Karya Heri Isnaini pada Buku Montase: Sepilihan Sajak Menggunakan Pendekatan Pragmatik. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 1(1), 54–59.
  10. Pitaloka, A., & Sundari, A. (2020). Seni Mengenal Puisi. Guepedia.
  11. Putri, N. W. (2018). Pergeseran bahasa daerah Lampung pada masyarakat kota Bandar Lampung. Jurnal Penelitian Humaniora, 19(2), 77–86.
  12. Rohman, S., & Wicaksono, A. (2018). Tentang sastra: Orkestrasi teori dan pembelajarannya. Garudhawaca.
  13. Ruminten, I. K. (2020). Struktur Intrinsik Novel Satyaning Ati Karya I Komang Alit Juliartha (Analisis Nilai-Nilai Persatuan dan Kesatuan sebagai Bentuk Implementasi Bhineka Tunggal Ika). VIDYA SAMHITA: Jurnal Penelitian Agama, 6(1).
  14. Wahyuningsih, S. (2021). Analisis Unsur Intrinsik pada Puisi Karya Taufik Ismail Melalui Pendekatan Struktural dan Pemanfaatannya sebagai Media Pembelajaran Materi Puisi di SMA Kelas X. Tadris Bhs. Indonesia IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
  15. Wijayanti, A. Y. (2022). Terampil Membaca dan Menulis Puisi. Guepedia.