KAJIAN NOVEL SALAH PILIH KARYA NUR ST. ISKANDAR: PENDEKATAN STRUKTURALISME GENETIK
Abstract:
This study examines Nur St. Iskandar's novel Salah Pilih using Lucien Goldmann's genetic structuralism approach. The purpose of this study is to describe the facts of humanity, collective subjects, the author's worldview, and the genetic relationship of the novel's structure with the socio-historical context of Minangkabau in the early 20th century. The method used is qualitative with a literature study design. The results of the study show that this novel reflects human facts in the form of conflicting customs of arranged marriages, class gaps, and the tradition of migration. The collective subjects found include modern intellectuals, traditional aristocrats, and marginalized women. The author's worldview emphasizes that human dignity is determined by morality, not birth status. There is a homology between the novel's structure and the social transformation of Minangkabau due to the Ethical Policy. Theoretically, this study enriches the study of the sociology of Indonesian literature, while practically it provides a deep understanding of the socio-cultural dynamics of Minangkabau during the transition to modernity.
Penelitian ini mengkaji novel Salah Pilih karya Nur St. Iskandar menggunakan pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fakta kemanusiaan, subjek kolektif, pandangan dunia pengarang, serta hubungan genetis struktur novel dengan konteks sosial-historis Minangkabau awal abad ke-20. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini merefleksikan fakta kemanusiaan berupa pertentangan adat perjodohan, kesenjangan kelas, dan tradisi merantau. Subjek kolektif yang ditemukan meliputi kaum terpelajar modern, bangsawan tradisional, dan perempuan marginal. Pandangan dunia pengarang menegaskan bahwa kemuliaan manusia ditentukan oleh moralitas, bukan status kelahiran. Terdapat homologi antara struktur novel dengan transformasi sosial Minangkabau akibat Politik Etis. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian sosiologi sastra Indonesia, sedangkan secara praktis memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika sosial-budaya Minangkabau pada masa transisi menuju modernitas.
