Jurnal Seni dan Pembelajaran

JSP is a journal containing the results of research/non-research studies related to arts, including fine arts, performing arts, the arts of film, and also about arts education. JSP is a collection of research, literal study, performing art review, art studies, and critical study in Indonesia. JSP  is published four times a year in February, May, August, November by the Dance Education Study Program in Faculty of Teacher Training and Education of Lampung University (UNILA).

The journal welcomes articles from... Readmore

JSP is a journal containing the results of research/non-research studies related to arts, including fine arts, performing arts, the arts of film, and also about arts education. JSP is a collection of research, literal study, performing art review, art studies, and critical study in Indonesia. JSP  is published four times a year in February, May, August, November by the Dance Education Study Program in Faculty of Teacher Training and Education of Lampung University (UNILA).

The journal welcomes articles from a wide range of theoretical and methodological approaches to research, and encourages submissions from the broader fields of education and the arts that are concerned with learning through art and creative education.

Published
2026-05-01

Articles

STRUKTUR PERTUNJUKAN KUDA KEPANG DI SANGGAR TURONGGO MUDO KELURAHAN SENDANG MULYO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur pertunjukan Kuda Kepang di Sanggar Turonggo Mudo Kelurahan Sendang Mulyo Kabupaten Lampung Tengah sebagai salah satu bentuk seni pertunjukan tradisional yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung terhadap pertunjukan, wawancara mendalam dengan pemilik sanggar, penari, pemusik, dan pawang, serta dokumentasi berupa foto dan video pertunjukan. Fokus penelitian diarahkan pada tahapan pertunjukan yang meliputi pra-pertunjukan, pertunjukan inti, dan pasca-pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pertunjukan Kuda Kepang di Sanggar Turonggo Mudo tersusun secara sistematis dan berulang, dimulai dari persiapan teknis dan ritual, dilanjutkan dengan rangkaian tarian Blendrong, Kijing Miring, Eling-Eling, dan Janturan, serta diakhiri dengan adegan trance sebagai puncak pertunjukan. Seluruh elemen pertunjukan berjalan selaras sesuai peran dan fungsinya masing-masing. Struktur tersebut membentuk identitas pertunjukan yang khas dan mudah dikenali oleh masyarakat pendukungnya. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa konsistensi struktur pertunjukan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan dan eksistensi Kuda Kepang di Sanggar Turonggo Mudo.   This study aims to describe the structure of the Kuda Kepang performance at the Turonggo Mudo Sanggar, Sendang Mulyo Village, Central Lampung Regency as a form of traditional performing art that continues to exist within the community. The research employed a qualitative descriptive method using data collection techniques including direct observation of performances, in-depth interviews with the studio owner, dancers, musicians, and the handler, as well as documentation through photographs and videos. The focus of the study was directed toward the stages of performance consisting of pre-performance, main performance, and post-performance. The results indicate that the structure of the Kuda Kepang performance at the Turonggo Mudo Sanggar is systematically arranged and consistently repeated, beginning with technical and ritual preparations, followed by a sequence of dances including Blendrong, Kijing Miring, Eling-Eling, and Janturan, and culminating in a trance scene as the climax of the performance. All performance elements function harmoniously according to their respective roles. The study concludes that the consistency of the performance structure plays an important role in maintaining the continuity and identity of Kuda Kepang at the Turonggo Mudo Sanggar.

ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI MINAT SISWA TERHADAP EKSTRAKURIKULER TARI DI SMP XAVERIUS 2 BANDAR LAMPUNG

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi minat siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler tari di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data berasal dari 21 siswa dan pelatih ekstrakurikuler tari. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data secara naratif, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi sumber untuk keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Secara internal, motivasi intrinsik dan minat pribadi berpengaruh positif, kesiapan emosional berpengaruh, sedangkan kesiapan fisik dan mental tidak. Secara eksternal, lingkungan belajar nonfisik dan peran pelatih berpengaruh, sementara lingkungan fisik tidak. Dukungan sosial dari orang tua, guru, dan teman sebaya menunjukkan pengaruh yang bervariasi terhadap minat siswa.   This study aims to determine the factors that influence students' interest in dance extracurricular activities at SMP Xaverius 2 Bandar Lampung. The study used a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data sources came from 21 students and dance extracurricular coaches. Data analysis was carried out through data reduction, narrative data presentation, and drawing conclusions, as well as using source triangulation for data validity. The results showed that student interest was influenced by internal and external factors. Internally, intrinsic motivation and personal interest had a positive influence, emotional readiness had an influence, while physical and mental readiness did not. Externally, the non-physical learning environment and the role of coaches had an influence, while the physical environment did not. Social support from parents, teachers, and peers showed varying influences on student interest.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SMP NEGERI 1 TALANGPADANG

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media pembelajaran game edukasi wordwall dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII di SMPN 1 Talangpadang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen two group pre-test post-test control group desain. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan dengan sampel siswa kelas VIII.1 sebagai kelas eskperimen dan VIII.3 sebagai kelas kontrol dengan masing-masing kelas berjumlah 30 orang. Data minat belajar pada siswa dikumpulkan melalui kuisioner minat belajar yang telah dilakukan uji ahli dan uji statistik untuk dinyakan valid dan reliabel. Analisis data pada penelitian ini menggunakan perhitungan N-Gain Score, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis non parametrik. Berdasarkan uji hipotesis non parametrik Mann Whitney U Test menggunakan SPSS statistic versi 22 diperoleh nilai (sig.) 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima menandakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eskperimen dengan kelas kontrol. Dengan demikian media pembelajaran wordwall memberikan pengaruh terhadap peningkatan minat belajar pada siswa kelas VIII di SMPN 1 Talangpadang.   This research aims to investigate whether the Wordwall educational game learning media can enhance the learning interest of eighth-grade students at SMPN 1 Talangpadang. The research method used in this study is quantitative with an experimental approach utilizing a two-group pre-test post-test control group design. The study was conducted over a period of two months. The samples used were students from class VIII.1 as the experimental class and VIII.3 as the control class, each consisting of 30 students. Data on students' learning interest were collected through a learning interest questionnaire that had undergone expert review and statistical tests to ensure its validity and reliability. Data analysis in this research employed N-Gain Score calculation, normality test, homogeneity test, and a non-parametric hypothesis test. Based on the non-parametric hypothesis test, the Mann-Whitney U Test, performed using SPSS Statistics version 22, a significance value (sig.) of 0.000 < 0.05 was obtained, leading to the rejection of Ho and the acceptance of Ha This indicates a significant difference between the experimental class and the control class. Therefore, the Wordwall learning media has an effect on increasing learning interest among eighth-grade students at SMPN 1 Talangpadang.

MANAJEMEN SANGGAR TARI GALUH PARWATI DI DESA BAGELEN KABUPATEN PESAWARAN

Sanggar tari Galuh Parwati merupakan salah satu sanggar yang berperan aktif dalam pengembangan seni tari di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Pesawaran. Sanggar ini didirikan pada tanggal 4 November 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen yang diterapkan di sanggar tari Galuh Parwati, yang mencakup fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen di sanggar tari Galuh Parwati telah berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari perencanaan yang meliputi penyusunan visi, misi, tujuan, serta program kerja sanggar, pengorganisasian struktur dan tugas pengurus, penggerakan melalui komunikasi dan motivasi pimpinan, serta pengawasan yang dilakukan melalui evaluasi rutin dan uji kompetensi berkala guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan layanan sanggar.   The Galuh Parwati Dance Studio is one of the studios that plays an active role in the development of dance art in Lampung Province, particularly in Pesawaran Regency. The studio was established on November 4, 2018. This study aims to describe the management implemented at the Galuh Parwati Dance Studio, which includes the functions of planning, organizing, actuating, and controlling. The research employed a qualitative method with a descriptive analysis approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the management of the Galuh Parwati Dance Studio has been implemented effectively. This is reflected in planning activities that include the formulation of the studio’s vision, mission, objectives, and work programs; organizing through the establishment of organizational structures and managerial duties; actuating through communication and motivation provided by the leader; and controlling through regular evaluations and periodic competency assessments to improve the quality of learning and studio services.

PENERAPAN MATRIKULASI DALAM PEMBELAJARAN TARI DI SMA NEGERI 1 SUMBEREJO

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan matrikulasi dalam pembelajaran tari di SMA Negeri 1 Sumberejo yang digunakan sebagai strategi penyetaraan kemampuan awal peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data primer yang diperoleh dari guru seni tari dan peserta didik kelas XI, dan data sekunder berupa dokumen pembelajaran, jadwal matrikulasi, dan hasil penilian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa matrikulasi dilaksanakan melalui tahap identifikasi kemampuan awal peserta didik, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan matrikulasi, serta penilaian sumatif sebagai dasar kesiapan peserta didik mengikuti pembelajaran inti. Pelaksanaan matrikulasi mencakup penyampaian materi dasar tari, penggunaan media pembelajaran, demonstrasi, praktik, serta penugasan. Secara keseluruhan, matrikulasi di SMA Negeri 1 Sumberejo berjalan efektif sebagai upaya penyetaraan kemampuan dasar peserta didik dan mendukung kesiapan belajar dalam pembelajaran.   This study aims to describe the implementation of matriculation in dance learning at SMA Negeri 1 Sumberejo which is used as a strategy to equalize students' initial abilities. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data sources in this study consist of primary data obtained from dance teachers and grade XI students, and secondary data in the form of learning documents, matriculation schedules, and assessment results. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis includes the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that matriculation is carried out through the stages of identifying students' initial abilities, learning planning, implementing matriculation activities, and summative assessment as a basis for students' readiness to participate in core learning. The implementation of matriculation includes the delivery of basic dance material, the use of learning media, demonstrations, practices, and assignments. Overall, matriculation at SMA Negeri 1 Sumberejo runs effectively as an effort to equalize students' basic abilities and support learning readiness in learning.

Indexer Sites