PEMBELAJARAN SASTRA LISAN LAMPUNG BERBASIS TEKA-TEKI SEBAGAI BAGIAN DARI WARISAN MASYARAKAT LAMPUNG
Abstract:
Literature is a form of art that expresses human thoughts and emotions through the beauty of language, the uniqueness of ideas, and the depth of messages (Najid, 2003: -7). Meanwhile, Lampung oral literature is Lampung language literature which is conveyed orally and disseminated in unwritten form (currently mostly cataloged and written) (Sanusi, 2010: 7). Oral traditions are an important part of local community wisdom. According to Koentjaraningrat (Nesi et al, 2019: 71), local wisdom includes three types. specifically (1) ideas, perceptions, values and norms; (2) complex patterns of behavior and activity; (3) Artifacts, culture, documents and cultural objects. The purpose of this article is to explain the mysteries of Lampung within the framework of the oral traditions of the Lampung people. The method used in this research is library research using data collection, reading and note-taking methods. The result of this article is to increase insight into Lampung oral literature, including puzzles.
Sastra merupakan suatu bentuk seni yang mengungkapkan pikiran dan emosi manusia melalui keindahan bahasa, keunikan gagasan, dan kedalaman pesan (Najid, 2003: -7). Sedangkan sastra lisan Lampung adalah sastra berbahasa Lampung yang disampaikan secara lisan dan disebarluaskan dalam bentuk tidak tertulis (saat ini sebagian besar dikatalogkan dan ditulis) (Sanusi, 2010: 7). Tradisi lisan merupakan bagian penting dari kearifan masyarakat lokal. Menurut Koentjaraningrat (Nesi dkk, 2019: 71), kearifan lokal mencakup tiga jenis. secara spesifik (1) gagasan, persepsi, nilai dan norma; (2) pola perilaku dan aktivitas yang kompleks; (3) Artefak, kebudayaan, dokumen, dan benda kebudayaan. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan misteri Lampung dalam kerangka tradisi lisan masyarakat Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode pengumpulan data, membaca, dan mencatat. Hasil dari artikel ini adalah untuk menambah wawasan tentang sastra lisan Lampung, termasuk teka-teki.
Aminah, N. (2016). Nilai-nilai pendidikan cerita rakyat dalam buku Sastra Lisan Lampung karya A. Effendi Sanusi dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Lampung di Sekolah Menengah Pertama. Published online, 30–34. Retrieved from https://tipsserbaserbi.blogspot.com/2016/01/pengertian-cerita-rakyat-menurut-para.html
Ratnaningsih, D., & Irawan, W. D. (2018). Pepaccur: Sastra lisan masyarakat Lampung.
Edition, R. (2015). Revised edition: Master program in linguistics, Diponegoro University in collaboration with Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah – Language maintenance and shift V. [Data tidak lengkap].
Fakhrurozi, J., Pasha, D., Jupriyadi, J., & Anggrenia, I. (2021). Pemertahanan sastra lisan Lampung berbasis digital di Kabupaten Pesawaran. Journal of Social Science and Technology Community Service, 2(1), 27. https://doi.org/10.33365/jsstcs.v2i1.1068
Hilal, I., Nazaruddin, K., Mustofa, A., Liswati, K. N., & Gustira, Y. D. (2022). Pelatihan pembacaan wawancan dan pisaan bagi guru Bahasa Lampung jenjang SMA se-Kota Bandarlampung. 1(2), 125–133.
Karsiwan, K., & Sari, L. R. (2021). Memmang: The oral tradition of Lampung society. WALASUJI: Jurnal Sejarah dan Budaya, 12(2). https://doi.org/10.36869/wjsb.v12i2.197
Tombu, K. (2023). Nilai karakter sastra lisan karomah Kiai Tombu dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra. 5151(2), 130–142.
Winarti, W., & Amri, S. H. (2020). Sastra lisan sebagai refleksi kearifan lokal dalam menjaga sikap, perilaku, dan etika. Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya, 1(2), 139–156. https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v1i2.259
Wulandari, C., & Budiono, P. H. K. (2017). Kearifan lokal dalam agroforestry untuk mendukung kelestarian hutan. Vol. 53. [Data tidak lengkap].
Wulandari, S., Armariena, D. N., & Hetilaniar, H. (2023). Sastra lisan Bedeker Desa Sriguna Penyandingan OKI: Kajian stilistika. JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 81–98. https://doi.org/10.32938/jbi.v8i02.4846
- Aminah, N. (2016). Nilai-nilai pendidikan cerita rakyat dalam buku Sastra Lisan Lampung karya A. Effendi Sanusi dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Lampung di Sekolah Menengah Pertama. Published online, 30–34. Retrieved from https://tipsserbaserbi.blogspot.com/2016/01/pengertian-cerita-rakyat-menurut-para.html
- Ratnaningsih, D., & Irawan, W. D. (2018). Pepaccur: Sastra lisan masyarakat Lampung.
- Edition, R. (2015). Revised edition: Master program in linguistics, Diponegoro University in collaboration with Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah – Language maintenance and shift V. [Data tidak lengkap].
- Fakhrurozi, J., Pasha, D., Jupriyadi, J., & Anggrenia, I. (2021). Pemertahanan sastra lisan Lampung berbasis digital di Kabupaten Pesawaran. Journal of Social Science and Technology Community Service, 2(1), 27. https://doi.org/10.33365/jsstcs.v2i1.1068
- Hilal, I., Nazaruddin, K., Mustofa, A., Liswati, K. N., & Gustira, Y. D. (2022). Pelatihan pembacaan wawancan dan pisaan bagi guru Bahasa Lampung jenjang SMA se-Kota Bandarlampung. 1(2), 125–133.
- Karsiwan, K., & Sari, L. R. (2021). Memmang: The oral tradition of Lampung society. WALASUJI: Jurnal Sejarah dan Budaya, 12(2). https://doi.org/10.36869/wjsb.v12i2.197
- Tombu, K. (2023). Nilai karakter sastra lisan karomah Kiai Tombu dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra. 5151(2), 130–142.
- Winarti, W., & Amri, S. H. (2020). Sastra lisan sebagai refleksi kearifan lokal dalam menjaga sikap, perilaku, dan etika. Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya, 1(2), 139–156. https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v1i2.259
- Wulandari, C., & Budiono, P. H. K. (2017). Kearifan lokal dalam agroforestry untuk mendukung kelestarian hutan. Vol. 53. [Data tidak lengkap].
- Wulandari, S., Armariena, D. N., & Hetilaniar, H. (2023). Sastra lisan Bedeker Desa Sriguna Penyandingan OKI: Kajian stilistika. JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 81–98. https://doi.org/10.32938/jbi.v8i02.4846
Most read articles by the same author(s)
- Heru Prasetyo, Vivi Baity Nurjanah, Rahmat Prayogi, Muharsyam Dwi Anantama, Analisis Deviasi dan Gaya Bahasa pada Kumpulan Puisi Di Hadapan Rahasia Karya Adimas Immanuel: Kajian Stilistika , Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan: Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan
Similar Articles
- Septia Dhalimah, Reni Septi Safitri, Rahmat Prayogi, Bambang Riadi, PERAN WAWANCAN DALAM PELESTARIAN KEBUDAYAAN LAMPUNG PADA PEMBERIAN GELAR ADAT DI PEKON KALIANDA , Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan: Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan
You may also start an advanced similarity search for this article.
