ANALISIS GEJALA FONOLOGIS PADA MAHASISWA DENGAN GANGGUAN CADEL: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK
Abstract:
Rhotacism is one of the language disorders that generally occurs in children and continues into adulthood. Rhotacism is a disorder studied by psycholinguistics in the field of phonology. This disorder is characterized by the imperfection of the pronunciation of the phoneme /r/ until a change of phoneme occurs in the patient’s pronunciation. The purpose of this study is to find the causes of rotacism and the means to deal with rotacism disorders. This study uses a qualitative research method with data collection techniques of interviews and literature review. The results showed that there was an imperfection in the pronunciation of the phoneme /r/ followed by a phoneme change to the phoneme /l/ or the omission of the phoneme /r/. There are several steps that can be used to treat rhotacism disorders, such as changing the anatomical structure of the mouth and speech therapy.
Cadel merupakan salah satu gangguan berbahasa yang umumnya terjadi pada anak dan berlanjut hingga dewasa. Cadel merupakan gangguan yang dikaji psikolinguistik pada bidang fonologi. Gangguan ini ditandai dengan ketidaksempurnaan pelafalan fonem /r/ hingga terjadi perubahan fonem pada pelafalan penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab cadel dan cara untuk mengatasi gangguan cadel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengucapan fonem /r/ yang tidak sempurna yang diikuti oleh perubahan fonem menjadi fonem /l/ atau penghilangan fonem /r/. Terdapat beberapa langkah yang dapat digunakan untuk menangani gangguan cadel, seperti pengubahan struktur anatomi mulut dan terapi wicara.
Downloads
Akhyaruddin., Harahap, Eddy Pahar., & Yusra, Hilman. 2020. Bahan Ajar Fonologi. Jambi: Komunitas Gemulun Indonesia (anggota IKAPI).
Chaer, Abdul. (2003). Psikolinguistik Kajian Teoretik. Jakarta: Rhineka Cipta.
Khairiyah, A., & Damayanti, T. (2024). Kajian Psikolinguistik Terhadap Penderita Gangguan Berbicara Cadel Pada Usia Remaja. Jurnal Diksatrasia, 8(2), 344-345.
Khairunnisa, S., & Ariansyah, M. F. (2025). Kajian Psikolinguistik Terhadap Gangguan Berbahasa Pada Anak Penderita Cadel. Jurnal Pendidikan Inklusif, 9(1), 136-137.
Kusumastuti, A., Khairon, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Soekarno Pressindo.
Mawarda, F. (2021). Analisis gangguan berbahasa pada penderita cadel (kajian psikolinguistik). Lingua, 17(1), 44-52.
Muslich, Masnur. (2017). Fonologi Bahasa Indonesia Tinjauan Deskriptif Sistem Bunyi Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
Praba, Frans. 2022. Penyebab CADEL dan Cara Mengatasinya - Dokter Gigi Bedah Mulut Semarang Frans Praba. @franspraba.
Rachmawati, Miatin., Fahmi Ari Khairurrijal., & Akbar Doni Wahidul. 2021. Pengantar Psikolinguistik. Yogyakarta: KBM INDONESIA.
Rupa, J. N., & Dhapa, D. (2021). Gangguan Berbicara Akibat Faktor Lingual Pada Penderita Cadel (Kajian Psikolinguistik). Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 47-55.
Setyaningsih, Yuliana & Rahardi, R, Kunjana. 2014. Fonologi Bahasa Indonesia Mengkaji Tata Bunyi dalam Perspektif Linguistik Edukasi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Suharti, Sri., dkk. 2021. Kajian Psikolinguistik. Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Sukmadinata, N.S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sundoro, B. T., Oktaria, D., & Dewi, R. (2020). Pola Tutur Penderita Cadel Dan Penyebabnya (Kajian Psikolinguistik). Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 3(2), 341.
Wulandari, D., & Arsanti, M. (2024). Memahami Gangguan Berbicara Cadel dan Dampaknya pada Komunikasi. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 1(3c), 1494-1498.
- Akhyaruddin., Harahap, Eddy Pahar., & Yusra, Hilman. 2020. Bahan Ajar Fonologi. Jambi: Komunitas Gemulun Indonesia (anggota IKAPI).
- Chaer, Abdul. (2003). Psikolinguistik Kajian Teoretik. Jakarta: Rhineka Cipta.
- Khairiyah, A., & Damayanti, T. (2024). Kajian Psikolinguistik Terhadap Penderita Gangguan Berbicara Cadel Pada Usia Remaja. Jurnal Diksatrasia, 8(2), 344-345.
- Khairunnisa, S., & Ariansyah, M. F. (2025). Kajian Psikolinguistik Terhadap Gangguan Berbahasa Pada Anak Penderita Cadel. Jurnal Pendidikan Inklusif, 9(1), 136-137.
- Kusumastuti, A., Khairon, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Semarang: Lembaga Pendidikan Soekarno Pressindo.
- Mawarda, F. (2021). Analisis gangguan berbahasa pada penderita cadel (kajian psikolinguistik). Lingua, 17(1), 44-52.
- Muslich, Masnur. (2017). Fonologi Bahasa Indonesia Tinjauan Deskriptif Sistem Bunyi Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
- Praba, Frans. 2022. Penyebab CADEL dan Cara Mengatasinya - Dokter Gigi Bedah Mulut Semarang Frans Praba. @franspraba.
- Rachmawati, Miatin., Fahmi Ari Khairurrijal., & Akbar Doni Wahidul. 2021. Pengantar Psikolinguistik. Yogyakarta: KBM INDONESIA.
- Rupa, J. N., & Dhapa, D. (2021). Gangguan Berbicara Akibat Faktor Lingual Pada Penderita Cadel (Kajian Psikolinguistik). Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 47-55.
- Setyaningsih, Yuliana & Rahardi, R, Kunjana. 2014. Fonologi Bahasa Indonesia Mengkaji Tata Bunyi dalam Perspektif Linguistik Edukasi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
- Suharti, Sri., dkk. 2021. Kajian Psikolinguistik. Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
- Sukmadinata, N.S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Sundoro, B. T., Oktaria, D., & Dewi, R. (2020). Pola Tutur Penderita Cadel Dan Penyebabnya (Kajian Psikolinguistik). Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 3(2), 341.
- Wulandari, D., & Arsanti, M. (2024). Memahami Gangguan Berbicara Cadel dan Dampaknya pada Komunikasi. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 1(3c), 1494-1498.
