UPAYA PENINGKATAN SKILL BERBAHASA GENERASI MUDA DESA ALAI SELATAN MELALUI KEGIATAN EDUKATIF KOMUNIKATIF

Published: Apr 26, 2026

Abstract:

Language skills are a fundamental competence for young people to face the challenges of globalization. This community service program, implemented as the Kuliah Kerja Nyata (KKN) Recognition by UIN Raden Fatah Palembang, aimed to enhance communication skills, critical thinking, and self-confidence among youth in Alai Selatan Village through an innovative non-formal approach. The program was carried out in three main phases: preparation, implementation, and closing, with a total duration of 180 hours conducted from January to February 2026.The program delivered five structured training modules: Public Speaking for Youth, Creative Language Games, Storytelling & Roleplay, Debate & Discussion Club, and Digital Communication & Presentation Skills. Evaluation results indicate a notable transformation: participants who initially lacked confidence and had difficulty organizing ideas systematically became more confident in presenting, improved their vocabulary mastery, and learned to deliver professional digital presentations. Overall, the interactive-communicative learning model succeeded in fostering an active and conducive learning environment for developing the capabilities of village youth.

Penguasaan keterampilan berbahasa merupakan kompetensi dasar yang sangat penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan globalisasi. Program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi UIN Raden Fatah Palembang ini bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi, kemampuan berpikir kritis, dan rasa percaya diri pemuda di Desa Alai Selatan melalui pendekatan nonformal yang inovatif. Pelaksanaan program terbagi menjadi tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan penutupan, dengan total durasi 180 jam yang dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2026. Program menerapkan lima modul pelatihan terstruktur, yaitu Public Speaking for Youth, Creative Language Games, Storytelling & Roleplay, Debate & Discussion Club, serta Digital Communication & Presentation Skills. Berdasarkan evaluasi, terjadi perubahan signifikan: peserta yang awalnya kurang percaya diri dan mengalami kesulitan menyusun gagasan secara sistematis kini lebih berani tampil, menguasai kosakata dengan lebih baik, dan mampu menyajikan materi presentasi digital secara profesional. Secara keseluruhan, model pembelajaran interaktif-komunikatif yang dipakai berhasil menciptakan suasana belajar yang aktif dan kondusif bagi pengembangan kapabilitas pemuda-pemudi desa.

Keywords:
1. Language skills
2. youth
3. communicative education
4. KKN Rekognisi
Authors:
1 . Wira Alvio
2 . Channy Karunia Qolbi
3 . Gita Safitri
4 . Anjelina
5 . Plora
6 . Meilinda Amelia
How to Cite
Alvio, W., Qolbi, C. K., Safitri, G., Anjelina, Plora, & Amelia, M. (2026). UPAYA PENINGKATAN SKILL BERBAHASA GENERASI MUDA DESA ALAI SELATAN MELALUI KEGIATAN EDUKATIF KOMUNIKATIF . Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 109–114. https://doi.org/10.23960/ela.v5i1.2066
References

    Anwar, K., & Muthoharoh, M. (2022). Pengaruh pelatihan public speaking terhadap peningkatan rasa percaya diri remaja di era digital. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (JPM), 6(2), 143-155.

    Arief, M., & Lestari, P. (2023). Pemanfaatan digital presentation skills dalam meningkatkan kapabilitas komunikasi pemuda desa kreatif. Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, 15(1), 34-45.

    Budiman, A., & Handayani, S. (2021). Metode storytelling dan roleplay dalam mengasah kemampuan berpikir kritis generasi muda. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 10(3), 210-223.

    Fadilah, N., & Rosadi, A. (2024). Pemberdayaan pemuda desa melalui pembentukan debate and discussion club untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 8(1), 77-92.

    Fitriani, R., & Gunawan, I. (2022). Tantangan globalisasi dan urgensi penguasaan keterampilan berbahasa bagi remaja di wilayah rural. Jurnal Sosiohumaniora dan Pembangunan, 4(2), 118-130.

    Hadi, S., & Wijaya, M. R. (2025). Implementasi model pembelajaran interaktif-komunikatif dalam program KKN rekognisi mahasiswa. Jurnal Pengabdian dan Edukasi Masyarakat, 3(1), 50-64.

    Ibrahim, F., & Kartika, D. (2023). Efektivitas creative language games dalam memperkaya penguasaan kosakata pemuda desa. Jurnal Edukasia: Jurnal Pendidikan, 18(2), 189-201.

    Kurniawan, D., & Saputri, E. (2024). Pelatihan komunikasi digital untuk mengoptimalkan potensi remaja di pedesaan menghadapi era society 5.0. Jurnal Media Komunikasi Pemuda, 7(2), 85-98.

    Laksana, S. B., & Wardani, K. (2021). Strategi pendekatan nonformal dalam inovasi pembelajaran bahasa pada remaja putus sekolah. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(3), 302-315.

    Maulana, H., & Pratama, A. (2023). Mengatasi kecemasan berbicara (speech anxiety) pada generasi muda melalui teknik public speaking for youth. Jurnal Psikologi Perkembangan dan Pendidikan, 12(4), 412-425.

    Nugroho, R., & Utami, T. P. (2022). Peran kuliah kerja nyata (KKN) dalam transformasi sosial dan peningkatan kapabilitas pemuda desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(5), 567-578.

    Pratiwi, A., & Setiawan, B. (2024). Penerapan metode debat aktif (active debate) untuk melatih cara berpikir sistematis bagi karang taruna. Jurnal Edukasi dan Humaniora, 11(2), 101-114.

    Ramadhan, G., & Sari, N. (2023). Desain modul pelatihan komunikasi interaktif terstruktur berbasis pemberdayaan pemuda rural. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran, 9(1), 44-57.

    Santoso, B., & Amelia, R. (2021). Pentingnya penguasaan kompetensi komunikasi lisan dalam membangun rasa percaya diri remaja. Jurnal Pengembangan Kepribadian dan Sosial, 6(3), 167-179.

    Setyawan, D., et al. (2025). Pengembangan keterampilan presentasi digital profesional bagi generasi muda desa wisata. Jurnal Teknodika: Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(1), 12-25.

    Sholeh, M., & Hasanah, U. (2023). Pendekatan komunikatif dalam bimbingan keterampilan berbahasa terpadu pada komunitas pemuda. Jurnal Lingua Aksara, 19(2), 135-148.

    Sudarsono, A., & Wahyuni, S. (2022). Efektivitas metode roleplay dalam meningkatkan empati dan kemampuan komunikasi interpersonal remaja. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(2), 89-100.

    Triana, L., & Hermansyah, F. (2024). Konstruksi berpikir kritis pemuda desa melalui ruang diskusi nonformal berbasis masalah. Jurnal Filsafat dan Pemikiran Pendidikan, 5(3), 221-234.

    Wibowo, A., & Lestari, D. (2023). Pembelajaran interaktif berbasis permainan (game-based learning) dalam peningkatan kompetensi bahasa. Jurnal Kajian Pedagogik, 7(4), 401-415.

    Zulkarnain, I., & Yanti, M. (2022). Strategi komunikasi digital untuk meningkatkan kapasitas pemuda dalam mempromosikan potensi lokal desa. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Pemberdayaan, 4(1), 29-42.

  1. Anwar, K., & Muthoharoh, M. (2022). Pengaruh pelatihan public speaking terhadap peningkatan rasa percaya diri remaja di era digital. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (JPM), 6(2), 143-155.
  2. Arief, M., & Lestari, P. (2023). Pemanfaatan digital presentation skills dalam meningkatkan kapabilitas komunikasi pemuda desa kreatif. Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, 15(1), 34-45.
  3. Budiman, A., & Handayani, S. (2021). Metode storytelling dan roleplay dalam mengasah kemampuan berpikir kritis generasi muda. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 10(3), 210-223.
  4. Fadilah, N., & Rosadi, A. (2024). Pemberdayaan pemuda desa melalui pembentukan debate and discussion club untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 8(1), 77-92.
  5. Fitriani, R., & Gunawan, I. (2022). Tantangan globalisasi dan urgensi penguasaan keterampilan berbahasa bagi remaja di wilayah rural. Jurnal Sosiohumaniora dan Pembangunan, 4(2), 118-130.
  6. Hadi, S., & Wijaya, M. R. (2025). Implementasi model pembelajaran interaktif-komunikatif dalam program KKN rekognisi mahasiswa. Jurnal Pengabdian dan Edukasi Masyarakat, 3(1), 50-64.
  7. Ibrahim, F., & Kartika, D. (2023). Efektivitas creative language games dalam memperkaya penguasaan kosakata pemuda desa. Jurnal Edukasia: Jurnal Pendidikan, 18(2), 189-201.
  8. Kurniawan, D., & Saputri, E. (2024). Pelatihan komunikasi digital untuk mengoptimalkan potensi remaja di pedesaan menghadapi era society 5.0. Jurnal Media Komunikasi Pemuda, 7(2), 85-98.
  9. Laksana, S. B., & Wardani, K. (2021). Strategi pendekatan nonformal dalam inovasi pembelajaran bahasa pada remaja putus sekolah. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 15(3), 302-315.
  10. Maulana, H., & Pratama, A. (2023). Mengatasi kecemasan berbicara (speech anxiety) pada generasi muda melalui teknik public speaking for youth. Jurnal Psikologi Perkembangan dan Pendidikan, 12(4), 412-425.
  11. Nugroho, R., & Utami, T. P. (2022). Peran kuliah kerja nyata (KKN) dalam transformasi sosial dan peningkatan kapabilitas pemuda desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(5), 567-578.
  12. Pratiwi, A., & Setiawan, B. (2024). Penerapan metode debat aktif (active debate) untuk melatih cara berpikir sistematis bagi karang taruna. Jurnal Edukasi dan Humaniora, 11(2), 101-114.
  13. Ramadhan, G., & Sari, N. (2023). Desain modul pelatihan komunikasi interaktif terstruktur berbasis pemberdayaan pemuda rural. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran, 9(1), 44-57.
  14. Santoso, B., & Amelia, R. (2021). Pentingnya penguasaan kompetensi komunikasi lisan dalam membangun rasa percaya diri remaja. Jurnal Pengembangan Kepribadian dan Sosial, 6(3), 167-179.
  15. Setyawan, D., et al. (2025). Pengembangan keterampilan presentasi digital profesional bagi generasi muda desa wisata. Jurnal Teknodika: Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(1), 12-25.
  16. Sholeh, M., & Hasanah, U. (2023). Pendekatan komunikatif dalam bimbingan keterampilan berbahasa terpadu pada komunitas pemuda. Jurnal Lingua Aksara, 19(2), 135-148.
  17. Sudarsono, A., & Wahyuni, S. (2022). Efektivitas metode roleplay dalam meningkatkan empati dan kemampuan komunikasi interpersonal remaja. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(2), 89-100.
  18. Triana, L., & Hermansyah, F. (2024). Konstruksi berpikir kritis pemuda desa melalui ruang diskusi nonformal berbasis masalah. Jurnal Filsafat dan Pemikiran Pendidikan, 5(3), 221-234.
  19. Wibowo, A., & Lestari, D. (2023). Pembelajaran interaktif berbasis permainan (game-based learning) dalam peningkatan kompetensi bahasa. Jurnal Kajian Pedagogik, 7(4), 401-415.
  20. Zulkarnain, I., & Yanti, M. (2022). Strategi komunikasi digital untuk meningkatkan kapasitas pemuda dalam mempromosikan potensi lokal desa. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Pemberdayaan, 4(1), 29-42.