KAJIAN INTERTEKSTUALITAS JULIA KRISTEVA: LAGU SEDIA AKU SEBELUM HUJAN DAN AYAT AL-QUR’AN
Abstrak:
This study examines the intertextual relationship between the lyrics of the song “Sedia Aku Sebelum Hujan” by Idgitaf and verses from the Qur’an using Julia Kristeva’s theory of intertextuality. The primary objective of this study is to uncover the forms and meanings of intertextuality that emerge in the song’s lyrics. The study employs a descriptive qualitative method, with data sources consisting of the song lyrics as primary data, as well as verses from the Qur’an and scholarly references as secondary data. Data were collected through documentary analysis and analyzed by identifying forms of intertextuality, such as allusion, transformation, and symbolization. The results of the study indicate that the song lyrics are semantically linked to a number of Qur’anic verses that convey the values of protection, assistance, forgiveness, and compassion. The intertextuality identified takes the form of the transformation of religious values into the context of interpersonal relationships. Thus, the song represents the actualization of Qur’anic values in everyday life.
Penelitian ini mengkaji hubungan intertekstual antara lirik lagu Sedia Aku Sebelum Hujan karya Idgitaf dan ayat-ayat Al-Qur’an menggunakan teori intertekstualitas Julia Kristeva. Tujuan utama penelitian adalah mengungkap bentuk dan makna intertekstualitas yang muncul dalam lirik lagu tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa lirik lagu sebagai data primer serta ayat-ayat Al-Qur’an dan referensi ilmiah sebagai data sekunder. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis dengan mengidentifikasi bentuk-bentuk intertekstualitas, seperti alusi, transformasi, dan simbolisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu memiliki keterkaitan makna dengan sejumlah ayat Al-Qur’an yang mengandung nilai perlindungan, pertolongan, pengampunan, dan kasih sayang. Intertekstualitas yang ditemukan berupa transformasi nilai-nilai religius ke dalam konteks hubungan antarmanusia. Dengan demikian, lagu tersebut merepresentasikan aktualisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.