PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI SPINNING WHEEL PADA MURID GANGGUAN SPEKTRUM AUTISME

Diterbitkan: Jul 30, 2026

Abstrak:

This research was motivated by a problem encountered at SLBN 1 Payakumbuh, a second-grade student with autism spectrum disorder. The student was able to name the numbers 1 through 10, but still had difficulty naming the numbers 11 through 20. This study aimed to improve the ability of students with autism spectrum disorder to recognize number symbols using a spinning wheel. The method used was a Single Subject Research (SSR) experiment with an A-B design. The baseline condition (A) was conducted over three sessions, while the intervention condition (B) was conducted over seven sessions. The subjects were second-grade students with autism spectrum disorder at SLBN 1 Payakumbuh. Data were collected using observation sheets and analyzed visually through intra-condition and inter-condition analysis. The results of the study in the baseline condition (A), which was conducted over three sessions, showed stable results of 30%, 30%, and 30%. Furthermore, in the intervention condition (B), which was implemented over seven meetings, the percentages obtained were 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 80%, and 80%. In the intervention condition, there was a clear increase and the percentage of data overlap was 0%. Based on the results of the study, it shows that the use of spinning wheel media can improve the ability to recognize number symbols in students with autism spectrum disorders.

Penelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan yang temukan di SLBN 1 Payakumbuh pada seorang murid dengan gangguan spektrum autisme kelas II. Murid tersebut telah mampu menyebutkan lambang bilangan 1 sampai 10, tetapi dalam menyebutkan lambang bilangan 11 sampai 20 masih mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan murid gangguan spektrum autisme dalam mengenal lambang bilangan dengan menggunakan media spinning wheel. Metode yang digunakan digunakan adalah eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Pada kondisi baseline (A) dilakukan dalam tiga pertemuan, sedangkan kondisi intervensi (B) dilaksanakan tujuh pertemuan. Subjek dalam ialah murid gangguan spektrum autisme kelas II di SLBN 1 Payakumbuh. Data yang dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara visual melalui analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian pada kondisi baseline (A) yang dilaksanakan tiga pertemuan dengan persentase 30%, 30%, 30% dengan hasil stabil. Selanjutnya pada kondisi intervensi (B) yang dilaksanakan tujuh pertemuan dengan memperoleh persentase 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 80%, 80%. Pada kondisi intervensi, terjadinya peningkatan yang jelas dan persentase overlap data yaitu 0%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media spinning wheel mampu meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada murid gangguan spektrum autisme.

Penulis:
1 . Inayah Wulandari
2 . Mega Iswari
3 . Rahmahtrisilvia
4 . Gaby Arnez
Cara Mengutip
Inayah Wulandari, Mega Iswari, Rahmahtrisilvia, & Gaby Arnez. (2026). PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI SPINNING WHEEL PADA MURID GANGGUAN SPEKTRUM AUTISME. Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, Dan Budaya, 3(1), 313–321. https://doi.org/10.23960/sakabahasa.v3i1.2234