PENGGUNAAN NOMINA BAHASA INDONESIA DALAM BERITA ONLINE DAN KOMENTAR NETIZEN DI TIKTOK
Abstrak:
Language serves as a tool for conveying information, ideas, expressions, and the speaker's emotions. This study aims to describe the use of Indonesian nouns in online news and in netizen comments on TikTok, as well as to compare their usage across these two contexts. This is a qualitative study employing a descriptive method. The data consist of words and phrases representing the use of Indonesian nouns, sourced from two distinct digital platforms. Data collection utilized the "listen and note" technique, and analysis was grounded in morphological theory specifically regarding noun usage as outlined by Lestari (2028). A total of 303 instances of noun usage were identified: 156 in online news and 147 in netizen comments on TikTok. Noun usage in online news was dominated by nouns indicating time (79 instances) and measurement (35 instances), reflecting the need to maintain the factual and objective nature of news reporting. Conversely, noun usage in netizen comments on TikTok was dominated by kinship terms (42 instances) and profanities (39 instances), serving to express emotion and foster a sense of familiarity. These findings indicate that online news prioritizes data accuracy, whereas netizen comments on TikTok prioritize interpersonal connection and self-expression.
Bahasa adalah salah satu alat untuk menyampaikan informasi, gagasan, ekspresi dan emosional pembicara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan nomina bahasa Indonesia dalam berita online dengan komentar netizen di TikTok, dan Perbandingan penggunaan nomina bahasa Indonesia dalam berita online dengan komentar netizen di TikTok. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini berupa kata dan frasa yang termasuk penggunaan nomina bahasa Indonesia. Sumber data penelitian ini diambil dari dua platform digital yang berbeda. Teknik penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Data penelitian dinalisis berdasarkan teori morfologi khususnya penggunaan nomina, Lestari (2028). Hasil penelitian ditemukan sebanyak 303 data penggunaan nomina, terdiri atas 156 data dalam berita online dan 147 data dalam komentar netizen di TikTok. Penggunaan nomina dalam berita online didominasi oleh nomina penunjuk waktu sebanyak 79 data dan ukuran sebanyak 35 data. Hal ini untuk menjaga sifat faktual dan objektif berita. Penggunaan nomina dalam Komentar netizen di TikTok didominasi oleh nomina sapaan kekerabatan sebanyak 42 data dan makian sebanyak 39 data. Hal ini untukmengekspresikan emosi dan membangun keakraban. Temuan ini menunjukkan bahwa berita online mengejar keakuratan data, sementara komentar netizen di TikTok mengejar keterhubungan dan ekspresi diri.