MOTODE PEMBELAJARAN TARI UNTUK PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB KOTA BANDAR LAMPUNG

Published: Sep 28, 2024

Abstract:

The term deaf or hearing impaired is a condition of hearing organ dysfunction of a person with mild or moderate hearing loss. This results in their limitations in responding to sounds around them. The purpose of this study is to determine and describe the dance learning method for special needs deaf students at SLB Bandar Lampung City. The study will be conducted using a qualitative method with data collection techniques of interviews, observations, literature study questionnaires, and documentation. Data are analyzed with the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study of dance learning methods used by deaf students, namely; (1) oral method, namely explanation using the lips, (2) gesture method, namely by giving instructions/signs, (3) demonstration method, namely demonstrating movements directly, (4) peer tutor method, namely learning with friends, and (5) drill method, namely practice method.

Istilah tuli atau tunarungu adalah kondisi ketidakfungsian organ pendengaran seseorang dengan gangguan pendengaran ringan maupun sedang. Hal tersebut mengakibatkan keterbatasan mereka dalam merespon bunyi-bunyi yang ada disekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan motode pembelajaran tari untuk peserta didik berkebutuhan khusus tunarungu di SLB Kota Bandar Lampung. Penelitian akan dilakukan dengan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, kuisioner studi literatur, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian metode pembelajaran tari yang digunakan oleh peserta didik tunarungu, yaitu; (1) metode oral yaitu penjelasan dengan menggunakan bibir, (2) metode isyarat yaitu dengan memberikan petunjuk/tanda, (3) metode demonstrasi yaitu memperagakan gerak secara langsung, (4) metode tutor sebaya yaitu belajar dengan teman, dan (5) metode drill yaitu metode latihan.

Keywords:
1. dance
2. deaf
3. learning method
Authors:
Susi Wendhaningsih
How to Cite
Wendhaningsih, S. (2024). MOTODE PEMBELAJARAN TARI UNTUK PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB KOTA BANDAR LAMPUNG. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(2), 598–606. https://doi.org/10.23960/simbol.v12i2.745

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekaan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

    Emzir. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: Rajawali Pers.

    Kaufmann, A. Karen. (2006). Inclusive Creative Movement and Dance. United State Of America: Human Kinetics.

    Pitaloka, Fakhiratunnisa dan Ningrum. (2022). Konsep Dasar Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan dan Sains, 2(1), 27.

    Lincoln, Denzin. (2011). The Sage Handbook of Qualitative Research. India: Sage Publications.

    Umami. (2014). Bimbingan dan Konseling Dalam Pendidikan. Lampung: Stain Jurai Siwo Metro Lampung.

    Widjaya, Ardhi. (2020). Memahami Anak Tunarungu. Yogyakarta: Relasi Inti Media.

  1. Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekaan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
  2. Emzir. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: Rajawali Pers.
  3. Kaufmann, A. Karen. (2006). Inclusive Creative Movement and Dance. United State Of America: Human Kinetics.
  4. Pitaloka, Fakhiratunnisa dan Ningrum. (2022). Konsep Dasar Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan dan Sains, 2(1), 27.
  5. Lincoln, Denzin. (2011). The Sage Handbook of Qualitative Research. India: Sage Publications.
  6. Umami. (2014). Bimbingan dan Konseling Dalam Pendidikan. Lampung: Stain Jurai Siwo Metro Lampung.
  7. Widjaya, Ardhi. (2020). Memahami Anak Tunarungu. Yogyakarta: Relasi Inti Media.