KRITIK SOSIAL DALAM FILM TUHAN IZINKAN AKU BERDOSA KARYA HANUNG BRAMANTYO: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
Abstract:
This article presents an analysis of the social criticism contained in the film Tuhan Izinkan Aku Berdosa (God, Allow Me to Sin) directed by Hanung Bramantyo. This film was selected because its storyline reflects various social issues that are closely connected to the realities of Indonesian society. The purpose of this study is to identify and analyze the forms of social criticism presented in the film. This research is classified as qualitative research with content analysis of scenes that convey social messages, using a literary sociology approach. The results of the analysis show that the film contains criticism of various social problems in accordance with the theory of Gillin and Gillin (Soekanto, 2013), covering the areas of politics, economy, education, morality, family, gender, customs, technology, and religion. The film serves as a medium to express concerns about the erosion of human values and justice in society. This study is expected to enhance understanding of the importance of social criticism in literary works and contribute to the field of literary studies.
Artikel ini menyajikan analisis kritik sosial yang terkandung dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa karya Hanung Bramantyo. Film ini dipilih karena cerita yang disajikan mampu merefleksikan berbagai isu sosial yang dekat dengan realitas kehidupan masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kritik sosial yang ditampilkan dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Penelelitian ini termasuk pada jenis penelitian kualitatif dengan analisis isi terhadap adegan-adegan yang memuat pesan sosial pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi sastra. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini memuat kritik terhadap berbagai permasalahan sosial sesuai dengan pendapat Gillin dan Gillin (Soekanto 2013) dalam bidang politik, ekonomi, pendidikan, moral, keluarga, gender, kebiasaan, teknologi dan agama. Film ini dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan kritik terhadap lunturnya nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang pentingnya kritik sosial dalam karya sastra serta memberikan kontribusi dalam kajian sastra.
Downloads
Adhe, K. R. (2016). Guru Pembentuk Anak Berkualitas. Jurnal CARE Edisi Khusus Temu Ilmiah, 3(3), 42–51.
Aprilia, A., & Parmin. (2022). Kritik Sosial Dalam Film Shoplifters Karya Hirokazu Koreeda (Telaah Sosiologi Sastra). Sapala, 9(02), 159–168.
Apriliany, L. (2021). Peran Media Film Dalam Pembelajaran Sebagai. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascsarjana Universitas PGRI Palembang 15-16, 191–199.
Endraswara, S. (2013). metodologi penelitian sastra. CAPS (Cebter For Academic Publishing Service).
Hedrisab. (2023). Hendrisab, Kebiasaan Kecil Berdampak Positif Terhadap Pembentukan Akhlak. Jurnal Rl-Rusyd, 7(2), 12–24.
Larasati, T. R. (2021). Kritik Sosial Dalam Film Jembatan Pensil dan Implikasinya Pada Pembelajaran Sastra Kelas XI SMA. Konferensi Ilmiah Pendidikan Universitas Pekalongan, 587–591. https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/kip
Maulina, O. H., & Al-Ma’ruf, A. I. (2014). Kritik Sosial dalam Naskah Drama Monolog Surat Kepada Setan Karya Putu Wijaya: Telaah Sosiologi Sastra dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA.
Nurmalasari, & Rizkia, M. (2024). Fenomena Kritik Sosial dalam Serial Gadis Kretek. Jurnal Sastra Indonesia (Sastra , Bahasa, Budaya), Vol.02 No.(8).
Puspitoningrum, E. (2020). Analisis nilai moral naskah drama Ande-Ande Lumut melalui pendekatan pragmatik. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni Dan Pengajaran, Volume 4,.
Safitry, R., & Tjahjono, T. (2023). Kritik Sosial Dalam Novel Re Dan Perempuan Karya Maman Suherman ( Kajian Sosiologi Sastra Gillin Dan Gillin ). Bapala, 10(2), 48–59.
Salviana, V., & Soedarwo, D. (2016). Pengertian Gender dan Sosialisasi Gender. Universitass Terbuka, 1(1), 1–32. http://repository.ut.ac.id/4666/1/SOSI4418-M1.pdf
Soekanto, S. (2013). Sosisologi Suatu Pengantar (Revisi). Rajawali Pers.
Soleh, D. R. (2021). Drama: Teori dan Pementasan. In Elmatera Publisher.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. ALFABETA CV.
Syamsuddin, A. (2011). Konflik Sosial Dalam Perspektif Sosiologi Agama. Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1–14. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201
Wahid, A., & Halilurrahman, M. (2019). Keluarga Institusi Awal Dalam Membentuk Masyarakat Berperadaban. Jurnal Studi Keislaman, 5(1), 107. https://media.neliti.com/media/publications/291593-keluarga-institusi-awal-dalam-membentuk-fb870963.pdf
Wahyudi, H. S., & Sukmasari, M. P. (2018). Teknologi Dan Kehidupan Masyarakat. Jurnal Analisa Sosiologi, 3(1). https://doi.org/10.20961/jas.v3i1.17444
- Adhe, K. R. (2016). Guru Pembentuk Anak Berkualitas. Jurnal CARE Edisi Khusus Temu Ilmiah, 3(3), 42–51.
- Aprilia, A., & Parmin. (2022). Kritik Sosial Dalam Film Shoplifters Karya Hirokazu Koreeda (Telaah Sosiologi Sastra). Sapala, 9(02), 159–168.
- Apriliany, L. (2021). Peran Media Film Dalam Pembelajaran Sebagai. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascsarjana Universitas PGRI Palembang 15-16, 191–199.
- Endraswara, S. (2013). metodologi penelitian sastra. CAPS (Cebter For Academic Publishing Service).
- Hedrisab. (2023). Hendrisab, Kebiasaan Kecil Berdampak Positif Terhadap Pembentukan Akhlak. Jurnal Rl-Rusyd, 7(2), 12–24.
- Larasati, T. R. (2021). Kritik Sosial Dalam Film Jembatan Pensil dan Implikasinya Pada Pembelajaran Sastra Kelas XI SMA. Konferensi Ilmiah Pendidikan Universitas Pekalongan, 587–591. https://proceeding.unikal.ac.id/index.php/kip
- Maulina, O. H., & Al-Ma’ruf, A. I. (2014). Kritik Sosial dalam Naskah Drama Monolog Surat Kepada Setan Karya Putu Wijaya: Telaah Sosiologi Sastra dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA.
- Nurmalasari, & Rizkia, M. (2024). Fenomena Kritik Sosial dalam Serial Gadis Kretek. Jurnal Sastra Indonesia (Sastra , Bahasa, Budaya), Vol.02 No.(8).
- Puspitoningrum, E. (2020). Analisis nilai moral naskah drama Ande-Ande Lumut melalui pendekatan pragmatik. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni Dan Pengajaran, Volume 4,.
- Safitry, R., & Tjahjono, T. (2023). Kritik Sosial Dalam Novel Re Dan Perempuan Karya Maman Suherman ( Kajian Sosiologi Sastra Gillin Dan Gillin ). Bapala, 10(2), 48–59.
- Salviana, V., & Soedarwo, D. (2016). Pengertian Gender dan Sosialisasi Gender. Universitass Terbuka, 1(1), 1–32. http://repository.ut.ac.id/4666/1/SOSI4418-M1.pdf
- Soekanto, S. (2013). Sosisologi Suatu Pengantar (Revisi). Rajawali Pers.
- Soleh, D. R. (2021). Drama: Teori dan Pementasan. In Elmatera Publisher.
- Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. ALFABETA CV.
- Syamsuddin, A. (2011). Konflik Sosial Dalam Perspektif Sosiologi Agama. Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1–14. https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201
- Wahid, A., & Halilurrahman, M. (2019). Keluarga Institusi Awal Dalam Membentuk Masyarakat Berperadaban. Jurnal Studi Keislaman, 5(1), 107. https://media.neliti.com/media/publications/291593-keluarga-institusi-awal-dalam-membentuk-fb870963.pdf
- Wahyudi, H. S., & Sukmasari, M. P. (2018). Teknologi Dan Kehidupan Masyarakat. Jurnal Analisa Sosiologi, 3(1). https://doi.org/10.20961/jas.v3i1.17444