ANALISIS KODE ROLAND BARTHES KAJIAN SEMIOTIKA DALAM BUKU KUMPULAN PUISI HERNAN TORI SEHIMPUN SAJAK "ANGANKU DI ANTARA HUJAN DAN BANGKU KOSONG"
Abstrak:
This study aims to examine semiotics using Roland Barthes' theory in the analysis of poems titled "Di Antara Hujan", "Pada Album", "Ranjang Rapuh", "Pagi yang Senja", and "Perjalanan" by Hernan Tori. This research employs a descriptive qualitative method with data analysis techniques involving reading, observing, and note-taking. According to Roland Barthes' theory, there are five codes: the Hermeneutic code (enigma), the connotative code, the action code, the cultural code, and the symbolic code. Based on the data obtained, these codes were found within Hernan Tori's collection of poems.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji semiotika menggunakan teori Roland Barthes dalam analisis puisi yang berjudul "Di Antara Hujan", " Pada Album", "Ranjang Rapuh", "Pagi yang Senja", dan "Perjalanan" karya Hernan Tori. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Dalam teori Roland Barthes terdapat lima kode, yaitu kode teka-teki (Hermeneutic), kode konotatif, kode aksian, kode budaya dan kode simbolik. Dari data yang diperoleh, terdapat kode-kode yang ditemukan dalam kumpulan puisi Hernan Tori ini.
Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar keterampilan bersastra. Bandung: Yrama Widya.
Mawaddah, H. M., & Supena, A. (2024). Analisis semiotika teori Roland Barthes dalam kumpulan puisi "Kopi, Kretek, Cinta" karya Agus R. Sarjono. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2).
Moleong, L. J. (2000). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Prasetyo, H. (2023). Analisis semiotika teori Roland Barthes dalam puisi "Cinta yang Agung" karya Khalil Gibran. Jurnal Elsa, 21(2).
Sobur, A. (2003). Semiotik komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sumardjo, J., & Saini, K. M. (1991). Apresiasi kesusastraan. Bandung: Alumni.Sumardjo, J., & Saini, K. M. (1997). Apresiasi kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Tori, H. (2018). Sajak antara hujan: "Anganku di antara hujan dan bangku kosong".
Utari, M. D., Mar’i, & Qodri, M. S. (2023). Analisis semiologi puisi cinta karya Khalil Gibran perspektif Roland Barthes dan kaitannya dengan pembelajaran sastra di SMA. Jurnal Lisdayana, 19(2).
Yulanda, I. (2018). Sistem kode dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari: Sebuah kajian semiologi Roland Barthes (Disertasi doktoral). Universitas Negeri Makassar.
- Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar keterampilan bersastra. Bandung: Yrama Widya.
- Mawaddah, H. M., & Supena, A. (2024). Analisis semiotika teori Roland Barthes dalam kumpulan puisi "Kopi, Kretek, Cinta" karya Agus R. Sarjono. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2).
- Moleong, L. J. (2000). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
- Prasetyo, H. (2023). Analisis semiotika teori Roland Barthes dalam puisi "Cinta yang Agung" karya Khalil Gibran. Jurnal Elsa, 21(2).
- Sobur, A. (2003). Semiotik komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
- Sumardjo, J., & Saini, K. M. (1991). Apresiasi kesusastraan. Bandung: Alumni.Sumardjo, J., & Saini, K. M. (1997). Apresiasi kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka.
- Tori, H. (2018). Sajak antara hujan: "Anganku di antara hujan dan bangku kosong".
- Utari, M. D., Mar’i, & Qodri, M. S. (2023). Analisis semiologi puisi cinta karya Khalil Gibran perspektif Roland Barthes dan kaitannya dengan pembelajaran sastra di SMA. Jurnal Lisdayana, 19(2).
- Yulanda, I. (2018). Sistem kode dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari: Sebuah kajian semiologi Roland Barthes (Disertasi doktoral). Universitas Negeri Makassar.