Journal of Music Education and Performing Arts

Journal of Music Education and Performing Arts (JMEPA), was first published in 2021. JMEPA is a FREE and open access journal published and managed by the FKIP Music Education Study Program, University of Lampung. The journal is published 2 times a year, which is in April and October. JMEPA accepts quality articles in the areas of art in general, performing arts, and music education. includes articles reporting the results of quantitative or qualitative research studies.

Publishes conceptually relevant artic... Readmore

Journal of Music Education and Performing Arts (JMEPA), was first published in 2021. JMEPA is a FREE and open access journal published and managed by the FKIP Music Education Study Program, University of Lampung. The journal is published 2 times a year, which is in April and October. JMEPA accepts quality articles in the areas of art in general, performing arts, and music education. includes articles reporting the results of quantitative or qualitative research studies.

Publishes conceptually relevant articles to advance music practice and learning, presents music theory, models, or philosophical positions, etc. Articles may refer to theory / or material developed in educational practice that identifies and discusses a variety ... Readmore

ISSN
2807-3320 (printed) | 2807-3029 (online)
Published
2025-04-30

Articles

Pengaruh Penggunaan Software Everyone Piano terhadap Peningkatan Kepekaan Nada Siswa di SMP Negeri 5 Kaur

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Software Everyone Piano Terhadap Peningkatan Kepekaan Nada Siswa di SMP Negeri 5 Kaur. Jenis eksperimen kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari tindakan yang dipilih secara sengaja oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi sebagai data pendukung. Dalam penelitian ini, data pre-test dan post-test digunakan. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, dan uji sign test. Hasil analisis yang digunakan adalah sign test (uji tanda). Menunjukkan hasil bahwa pengaruh Penggunaan Software Everyone Piano Terhadap Peningkatan Kepekaan Nada Siswa di SMP Negeri 5 Kaur berpengaruh terhadap peningkatan kepekaan nada siswa, dapat dilihat dari sebelum diberikan treatment menunjukkan hasil nilai rata- rata pre-test adalah 48,13 dan post-test 71,36. Dari hasil tersebut berarti ada pengaruh Software Everyone Piano terhadap peningkatan kepekaan nada siswa di SMP Negeri 5 Kaur. Dengan perhitungan uji sign test (uji tanda) dengan nilai signifikansi 0,000 < nilai 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. This study aims to determine the effect of the Use of Everyone Piano Software on Increasing Student Tone Sensitivity at SMP Negeri 5 Kaur. This type of research is a quantitative experimental method that aims to determine the effects caused by a treatment given intentionally by the researcher. Data collection techniques used in this study, namely tests, observation and documentation as supporting data for research. In this study using pre-test and post-test results. The data analysis techniques used were normality test, and sign test. The results of the analysis used are sign test. Shows the results that the effect of the Use of Everyone Piano Software on Increasing the Tone Sensitivity of Students at SMP Negeri 5 Kaur has an effect on increasing the sensitivity of student tones, it can be seen from before treatment shows the results of the average pre-test value is 48.13 and post-test 71.36. From these results it means that there is an effect of Everyone Piano Software on increasing the sensitivity of student tone in SMP Negeri 5 Kaur. With the calculation of the sign test with a significance value of 0.000 <0.05 value. So it can be concluded that the hypothesis proposed in this study can be accepted.  

Strategi Pembelajaran Musik dengan Menggunakan Youtube di SMA Negeri 01 Abung Tinggi Lampung Utara

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk megetahui bagaimana guru mengakomodir pembelajaran musik pada kelas XI IPA dan IPS di SMA Negeri 01 Abung Tinggi serta mengetahui strategi dan tahapan-tahapan pembelajaran musik dalam menggunakan media pembelajaran berbasis youtube di SMA Negeri 01 Abung Tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif yang teknik pengumpulan datanya berupa wawancara, obsevasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pembelajaran yang yang digunakan dalam pembelajaran yaitu konsep pembelajaran discovery learning dengan inovatif dan efektif. Pembelajaran melibatkan sumber belajar dengan buku ajar seni budaya kurikulum K13 dan penggunaan media youtube. Pada tahapan proses pembelajaran ini hasil observasi menunjukkan bahwa pembukaan pembelajaran dimulai dengan persiapan alat-alat seperti pengeras suara, infocus, doa bersama. Tahapan inti pembelajaran melibatkan, kegiatan literasi, pemberian motivasi kepada siswa dan guru mempresentasikan materi yang sebelumnya telah disiapkan terlebih dahulu, sementara itu terdapat perbedaan pada tahapan penilaian dikelas IPA dan IPS dilakukan melalui penilaian presentasi siswa dan pemberian soal evaluasi tugas yang berisikan soal hasil materi yang disampaikan pada hari tersebut. This research aims to understand how teachers accommodate music education in classes XI IPA and IPS at SMA Negeri 01 Abung Tinggi and to explore the strategies and stages of music education using youtube-based instructional media at the same school. The study employs a qualitative approach with a descriptive research design, utilizing interview, observation, and documentation as data collection techniques. The findings reveal that the learning strategy utilized is innovative and effective, focusing on the discovery learning concept. Learning activities involve using educational resources from the K13 cultural arts curriculum textbooks and YouTube media. Observations during the learning process stages show that lessons begin with preparations such as setting up equipment like speakers, infocus, and a collective prayer. The core learning stages include literacy activities, motivating students, and teachers presenting previously prepared materials. Additionally, there are differences in assessment between IPA and IPS classes, where IPA assesses student presentations, while IPS evaluates task assignments containing questions related to the day's lesson material.

Strategi Pembelajaran Etude Piano Pada Siswa Tingkat Satu di Andante Music School Metro

Etude adalah latihan dasar yang fundamental dalam proses pembelajaran instrumen musik terkhusus piano, karena etude dirancang untuk membantu siswa mempelajari teknik-teknik memainkan instrumen untuk mengembangkan keterampilan dan musikalitas siswa dalam bermain piano. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran apa yang diterapkan oleh guru piano di Andante Music School Metro saat mempelajari materi etude piano. Penelitian ini melibatkan observasi mendalam dan mendetail terhadap tahapan-tahapan pembelajaran yang dirancang dan diimplementasikan oleh guru piano di Andante Music School Metro. Subjek dari penelitian ini mencakup guru piano dan siswa-siswi yang telah mempelajari materi etude dalam tingkatan kelas mereka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan beberapa langkah penting yaitu reduksi data untuk menyaring informasi yang relevan, penyajian data untuk menjelaskan hasil penelitian dalam bentuk uraian atau deskriptif, dan penarikan Kesimpulan untuk merumuskan temuan utama dari hasil penelitian. Berdasarkan dari hasil penelitian, diketahui bahwa guru di Andante Music School Metro menerapkan tiga strategi pembelajaran dalam mengajarkan materi etude piano, yaitu strategi pembelajaran langsung, strategi pembelajaran tidak langsung, dan strategi belajar mandiri. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai bagaimana strategi untuk pembelajaran etude piano. Etude is a fundamental basic exercise in the process of learning musical instruments, especially the piano, as it is designed to help students master the techniques of playing the instrument, thereby developing their skills and musicality. This study aims to determine the teaching strategies employed by piano teachers at Andante Music School Metro when teaching piano etude material. The research involves in-depth and detailed observation of the teaching stages designed and implemented by the piano teachers at Andante Music School Metro. The subjects of this study include piano teachers and students who have studied etude material in their respective class levels. The data collection techniques used in this study involve several important steps: data reduction to filter relevant information, data presentation to explain the research results in a descriptive format, and conclusion drawing to formulate the main findings from the research. Based on the research results, it is found that teachers at Andante Music School Metro apply three teaching strategies in teaching piano etude material: direct teaching strategy, indirect teaching strategy, and self-directed learning strategy. These findings provide important insights into the strategies for teaching piano etude.

Analisis Musikal Pupuh Sinom Raehan Karya Yus Wiradiredja di Jawa Barat

Analisis Musikal Pupuh Sinom Raehan karya Yus Wiradiredja di Jawa Barat, merupakan kajian analisis mengenai bentuk dan struktur musikal Pupuh Sinom Raehan karya Yus Wiradiredja yang disajikan dengan musik kreatif. Rumusan masalah dalam penelitian ini berkaitan tentang penyajian bentuk dan struktur musikal Pupuh Sinom Raehan Karya Yus Wiradiredja tersebut. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Teori yang digunakan yaitu Teori Analisis Ilmu Bentuk Musik (IBM) oleh Karl Edmund Prier: 1996. Hasil penelitian dinyatakan bahwa bentuk dan struktur musikal Pupuh Sinom Raehan terdapat Kalimat yaitu Kalimat A, B, dan C, Motif, Frase (Anteseden dan Konsekuen), serta Kadens yaitu Kadens Deseptif, Kadens Plagal Tidak Sempurna, dan Kadens Plagal Sempurna. Penyajian vokalnya terdapat Suara 1 dan Suara 2 dengan berbentuk kelompok. Alat/instrumen musik yang digunakan meliputi Kacapi, Suling, Arumba, Biola, Bass, dan Gendang. Bagian Pupuh Sinom Raehan meliputi Intro/Pangkat, Bagian A, Bagian B Pupuh Sinom secara utuh, Bagian C yang terdapat Layeutan Swara, Repetisi Bagian C, Ending/Panutup. Hal tersebut merupakan hasil dari proses kreatif yang digarap dengan interpretasi Yus Wiradiredja sebagai pencipta Pupuh Raehan.   Musical Analysis of Pupuh Sinom Raehan by Yus Wiradiredja in West Java, is an analytical study of the musical form and structure of Pupuh Sinom Raehan by Yus Wiradiredja presented with creative music. The formulation of the problem is related to the presentation of the musical form and structure of Pupuh Sinom Raehan by Yus Wiradiredja. The method used is qualitative. The theory used is: Theory of Music Form Analysis (IBM) by Karl Edmund Prier: 1996. The results of the research obtained, stated that the form and musical structure of Pupuh Sinom Raehan there are Sentences namely Sentence A, B, and C, Motifs, Phrases (Antecedent and Consequent), and Cadence namely Deceptive Cadence, and Plagal Cadence. In the vocal presentation there are Voice 1 and Voice 2 with grouping form, The musical instruments used include Kacapi, Suling, Arumba, Violin, Bass, and Gendang. The sections of Raehan's Pupuh Sinom include Intro/Pangkat, Section A / Bubuka, Section B Pupuh Sinom as a whole, Section C which has Layeutan Swara, Repetition of section C, Ending / Panutup. Here is the result of a creative process carried out with the interpretation of Yus Wiradiredja as the creator of Pupuh Raehan.

Perkembangan Karakter Percaya Diri Siswa pada Paduan Suara di Ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Punggur

Penelitian ini menelusuri bagaimana kegiatan paduan suara di ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Punggur berkontribusi pada perkembangan karakter percaya diri siswa, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Selain dari lingkungan akademis, pendidikan karakter juga melibatkan ekstrakurikuler, budaya sekolah, dan interaksi di rumah serta masyarakat. Aktivitas pengembangan diri di luar mata pelajaran, yang diatur oleh staf pendidikan, penting dalam membentuk karakter siswa. Hasil pra-survey menunjukkan dampak positif paduan suara dalam membentuk kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari Guru Pembimbing Paduan Suara dan Siswa Kelas XI SMAN 1 Punggur. Hasilnya menunjukkan progres positif dalam perkembangan karakter percaya diri siswa, didukung oleh keberanian menghadapi tantangan, penerimaan diri, dan keyakinan pada kemampuan individu. Kesimpulannya, peningkatan karakter percaya diri siswa dalam paduan suara merupakan hasil kolaborasi antara guru pembina dan siswa dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan positif dan kesejahteraan siswa. This research explores how choir activities in the extracurricular activities of SMA Negeri 1 Punggur contribute to the development of students' self-confidence, in line with national educational goals. Besides the academic environment, character education also involves extracurricular activities, school culture, and interactions at home and in the community. Self-development activities outside the curriculum, managed by educational staff, are crucial in shaping students' character. Pre-survey results show the positive impact of choir activities on building students' self-confidence. This study uses descriptive qualitative research methods, collecting data through interviews, observations, and documentation from the Choir Supervisor and 11th-grade students of SMA Negeri 1 Punggur. The results indicate positive progress in students' self-confidence development, supported by their courage in facing challenges, self-acceptance, and belief in individual abilities. In conclusion, the improvement in students' self-confidence through choir activities is a result of collaboration between supervisors and students in creating an environment that supports positive growth and student well-being.  

Indexer Sites