MEMBANGUN KEPERCAYAAN SEBAGAI FONDASI KOMUNIKASI DAKWAH KONTEMPORER PADA MAJELIS TAKLIM MASJID NURUL IHSAN WISMA IBUNDA KALUMBUK

Published: Sep 28, 2024

Abstract:

Contemporary da'wah communication faces the complex challenge of building effective relationships between dai and congregations. This study examines the role of trust as the main foundation in da'wah communication through a case study of the assistance of the Taklim Council of the Nurul Ihsan Mosque Wisma Ibunda Kalumbuk. The research method uses a qualitative approach with participatory observation techniques and in-depth interviews with the administrators of the taklim council, dai, and worshippers. The results of the study show that trust is a crucial element in the success of contemporary da'wah communication. The process of building trust involves consistency in dai behavior, transparency in the delivery of material, and the ability to adapt to the needs of modern pilgrims. The mentoring strategies implemented include a personal approach, the use of relevant communication media, and the formation of programs that are responsive to the social dynamics of the community. The findings show that solidly built trust is able to increase the effectiveness of the delivery of da'wah messages, the active participation of congregations, and the sustainability of religious programs.

Komunikasi dakwah kontemporer menghadapi tantangan kompleks dalam membangun hubungan yang efektif antara dai dan jamaah. Penelitian ini mengkaji peran kepercayaan sebagai fondasi utama dalam komunikasi dakwah melalui studi kasus pendampingan Majelis Taklim Masjid Nurul Ihsan Wisma Ibunda Kalumbuk. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap pengurus majelis taklim, dai, dan jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan menjadi elemen krusial dalam keberhasilan komunikasi dakwah kontemporer. Proses membangun kepercayaan melibatkan konsistensi perilaku dai, transparansi dalam penyampaian materi, dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan jamaah modern. Strategi pendampingan yang diterapkan mencakup pendekatan personal, penggunaan media komunikasi yang relevan, dan pembentukan program yang responsif terhadap dinamika sosial masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa kepercayaan yang terbangun solid mampu meningkatkan efektivitas penyampaian pesan dakwah, partisipasi aktif jamaah, dan keberlanjutan program keagamaan.

Keywords:
1. belief
2. da'wah communication
3. contemporary da'wah
Authors:
Muhammad Yunus
How to Cite
Yunus, M. (2024). MEMBANGUN KEPERCAYAAN SEBAGAI FONDASI KOMUNIKASI DAKWAH KONTEMPORER PADA MAJELIS TAKLIM MASJID NURUL IHSAN WISMA IBUNDA KALUMBUK. Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 12(2), 447–457. https://doi.org/10.23960/kata.v12i2.864

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Darryl Valerian Pramudita. (2025). A Systematic Literature Review: Ethos, Pathos, Logos Dalam Komunikasi Publik Pidato. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA), 8(April). https://doi.org/https://doi.org/10.31539/kaganga.v8i2.13849 A

    Fikar, M., Kamal, T., Hakim, R., Hanafi, A. H., Muhammadiyah, U., & Barat, S. (2024). Relevansi dan Kontribusi Sosiologi Serta Antropologi Dalam Studi Islam: Perspektif Baru Untuk Pemahaman Yang Lebih Mendalam. IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman, 8(September), 350–359.

    Ilhami, M. W. (2024). Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 462–469.

    Muhammad Yunus, Japeri Jarab, S. (2024). Gerakan Dakwah K.H. Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 6(1), 67–84.

    Nurul Hidayatul Ummah. (2022). Pemanfaatan Sosial Media Dalam Meningkatkan Efektivitas Dakwah di Era Digital. Jurnal Manajemen Dakwah, X, 151–169.

    Said, N. (2020). Citra Da’i Dalam Upaya Pengembangan Dakwah. Jurnal Mercusuar, 1(1), 9–19.

    Samsudin, D., & Putri, I. M. (2023). Etika dan Strategi Komunikasi Dakwah Islam Berbasis Media Sosial di Indonesia. Ath-Thariq: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 7(2), 125. https://doi.org/10.32332/ath-thariq.v7i2.7474

    Sholahudin, T., Salsabillah, Z., & Mahfudi, Z. N. (2024). Pengembangan Kecerdasan Emosi dan Spiritual Siswa Melalui Bimbingan Konseling Islam. EDUCATION: Scientific Journal of Education, 2, 84–103.

    Sikumbang, A. T., Effendy, E., & Husna, U. (2019). Efektifitas Komunikasi Persuasif Penyuluh Agama Islam dalam Pembinaan Majelis Taklim Kota Langsa. 3(1), 30–47.

    Siti Romdona. (2025). Teknik Pengumpulan Data : Observasi, Wawancara dan Kuesioner. Jisosepol: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi Dan Politik, 3(1), 39–47.

    Yunus, M., Kohar, W., Yudhiani, W., Islam, U., Imam, N., Padang, B., & Padang, K. (2024). Majelis Taklim dan Perannya dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 6, 116–122. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i6.617

  1. Darryl Valerian Pramudita. (2025). A Systematic Literature Review: Ethos, Pathos, Logos Dalam Komunikasi Publik Pidato. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA), 8(April). https://doi.org/https://doi.org/10.31539/kaganga.v8i2.13849 A
  2. Fikar, M., Kamal, T., Hakim, R., Hanafi, A. H., Muhammadiyah, U., & Barat, S. (2024). Relevansi dan Kontribusi Sosiologi Serta Antropologi Dalam Studi Islam: Perspektif Baru Untuk Pemahaman Yang Lebih Mendalam. IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman, 8(September), 350–359.
  3. Ilhami, M. W. (2024). Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 462–469.
  4. Muhammad Yunus, Japeri Jarab, S. (2024). Gerakan Dakwah K.H. Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 6(1), 67–84.
  5. Nurul Hidayatul Ummah. (2022). Pemanfaatan Sosial Media Dalam Meningkatkan Efektivitas Dakwah di Era Digital. Jurnal Manajemen Dakwah, X, 151–169.
  6. Said, N. (2020). Citra Da’i Dalam Upaya Pengembangan Dakwah. Jurnal Mercusuar, 1(1), 9–19.
  7. Samsudin, D., & Putri, I. M. (2023). Etika dan Strategi Komunikasi Dakwah Islam Berbasis Media Sosial di Indonesia. Ath-Thariq: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 7(2), 125. https://doi.org/10.32332/ath-thariq.v7i2.7474
  8. Sholahudin, T., Salsabillah, Z., & Mahfudi, Z. N. (2024). Pengembangan Kecerdasan Emosi dan Spiritual Siswa Melalui Bimbingan Konseling Islam. EDUCATION: Scientific Journal of Education, 2, 84–103.
  9. Sikumbang, A. T., Effendy, E., & Husna, U. (2019). Efektifitas Komunikasi Persuasif Penyuluh Agama Islam dalam Pembinaan Majelis Taklim Kota Langsa. 3(1), 30–47.
  10. Siti Romdona. (2025). Teknik Pengumpulan Data : Observasi, Wawancara dan Kuesioner. Jisosepol: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi Dan Politik, 3(1), 39–47.
  11. Yunus, M., Kohar, W., Yudhiani, W., Islam, U., Imam, N., Padang, B., & Padang, K. (2024). Majelis Taklim dan Perannya dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 6, 116–122. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i6.617