PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN SAINS/EKSPERIMEN SEDERHANA BAGI PENDIDIK PAUD

Published: Sep 27, 2025

Abstract:

All forms of children's curiosity and exploration of the world around them are essentially forms of scientific activity that occur naturally. Through scientific activities carried out by children, they can often build their own knowledge by seeking and discovering new knowledge as a result of their exploration. Therefore, teachers must use appropriate learning methods to facilitate communication between teachers and students. The provision of guidance or, more precisely, training on simple experimental/scientific methods will provide teachers with additional skills and understanding to bring a new perspective to teaching and learning activities and break the perception that experimental or scientific learning is too advanced for early childhood education.

Semua bentuk keingintahuan dan penjelahan anak terhadap dunia sekitar pada dasarnya merupakan bentuk kegiatan saintifik yang telah terjadi secara alamiah. Melalui kegiatan saintifik yang dilakukan oleh anak, mereka seringkali dapat membangun pengetahuannya sendiri, dengan cara mencari dan menemukan pengetahuan baru dampak dari eksplorasi yang dilakukan. Maka guru harus menggunakan metode pembelajaran yang tepat untuk menyambungkan komunikasi antara guru dan siswa. Dengan adanya kegiatan penyuluhan atau lebih tepatnya pelatihan tentang metode eksperimen/sains sederhana akan memberikan tambahan keterampilan dan pemahaman bagi guru untuk memberikan nuasa baru pada kegiatan belajar mengajar serta mematahkan pemahaman bahwa pembelajaran eksperimen atau sains terlalu tinggi bagi pendidikan anak usia dini.

Keywords:
1. early childhood education
2. science learning
3. simple experiments
Authors:
1 . Tatik Ariyati
2 . Labib Sajawandi
3 . Desti Pujiati
4 . Herdian
5 . Sri Muryaningsih
How to Cite
Ariyati, T., Sajawandi, L. ., Pujiati, D., Herdian, & Muryaningsih, S. (2025). PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN SAINS/EKSPERIMEN SEDERHANA BAGI PENDIDIK PAUD. Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 332–339. https://doi.org/10.23960/ela.v4i2.1623
References

    Amien, M. Menggunakan Metode Discovery dan Inquiry. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, P2-LPTK, 2002.

    Brewer, Jo Ann. Introduction to Early Childhood Education: Preschool through Primary Grades. 6th ed. United States of America, 2007.

    Hurlock, Elizabeth B. Child Development. 6th ed. New York: McGraw-Hill, 1998.

    Mc Ilfiandra. “Program Pengembangan Anak Usia Dini dalam Perspektif Developmentally Appropriate Practice.” Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Pendidikan Indonesia, 2011.

    Nugraha, A. Tumbuh dan Belajar Anak Usia Dini. Bogor: KKB–Bakat Patmonodewo, 2000.

    Patmonodewo, S. Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.

    Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.

    Sinaradi. Pembelajaran Sains pada Peserta Didik. Yogyakarta: Kanisius, 1998.

    Solehuddin, Ihat, dan Hatimah. Pendidikan Anak Usia Dini dalam Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung: Pedagogiana Press, 2007.

    Sudjana, Nana. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: PT Mandar Maju, 1988.

    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

    Jurnal Teknodik. Vol. XV, no. 2 (Desember 2011). Penyunting Mohammad Ali et al. Bandung: Pedagogiana Press.

  1. Amien, M. Menggunakan Metode Discovery dan Inquiry. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, P2-LPTK, 2002.
  2. Brewer, Jo Ann. Introduction to Early Childhood Education: Preschool through Primary Grades. 6th ed. United States of America, 2007.
  3. Hurlock, Elizabeth B. Child Development. 6th ed. New York: McGraw-Hill, 1998.
  4. Mc Ilfiandra. “Program Pengembangan Anak Usia Dini dalam Perspektif Developmentally Appropriate Practice.” Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Pendidikan Indonesia, 2011.
  5. Nugraha, A. Tumbuh dan Belajar Anak Usia Dini. Bogor: KKB–Bakat Patmonodewo, 2000.
  6. Patmonodewo, S. Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.
  7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.
  8. Sinaradi. Pembelajaran Sains pada Peserta Didik. Yogyakarta: Kanisius, 1998.
  9. Solehuddin, Ihat, dan Hatimah. Pendidikan Anak Usia Dini dalam Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung: Pedagogiana Press, 2007.
  10. Sudjana, Nana. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: PT Mandar Maju, 1988.
  11. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  12. Jurnal Teknodik. Vol. XV, no. 2 (Desember 2011). Penyunting Mohammad Ali et al. Bandung: Pedagogiana Press.