NUWA BALAK PADA MASYARAKAT ADAT LAMPUNG PEPADUN KAMPUNG SRIMENANTI KECAMATAN NEGARA BATIN KABUPATEN WAY KANAN

Published: Apr 27, 2026

Abstract:

This study investigates Nuwa Balak as the traditional house of the Lampung Pepadun community in Srimenanti Village, Negara Batin District, Way Kanan Regency. The research aims to explore the architectural form, social functions, and symbolic meanings of Nuwa Balak within the daily and ritual life of the community. Employing a descriptive qualitative method with a mini-ethnographic approach, data were obtained through direct observation, in-depth interviews, and documentation. The analysis demonstrates that Nuwa Balak transcends its role as a physical dwelling and embodies a broader socio-cultural significance. Architecturally, it reflects traditional craftsmanship, spatial hierarchy, and symbolic orientation. Socially, it functions as a locus of communal deliberation, a venue for customary rituals, and an arena for intergenerational transmission of values. These findings affirm that Nuwa Balak integrates material, social, and philosophical dimensions, highlighting its role as both a cultural heritage and a living institution that sustains community cohesion in Lampung Pepadun society.

Penelitian ini mengkaji Nuwa Balak sebagai rumah tradisional masyarakat Lampung Pepadun di Desa Srimenanti, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan. Tujuan penelitian ini adalah menelaah bentuk arsitektur, fungsi sosial, serta makna simbolik Nuwa Balak dalam kehidupan sehari-hari maupun ritual masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan mini-etnografi, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nuwa Balak tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik, tetapi juga mengandung nilai sosial dan filosofis yang mendalam. Dari sisi arsitektur, rumah ini mencerminkan keterampilan tradisional, hirarki ruang, serta orientasi simbolik. Dari aspek sosial, Nuwa Balak berperan sebagai pusat musyawarah, tempat penyelenggaraan upacara adat, serta wadah pendidikan nilai antargenerasi. Temuan ini menegaskan bahwa Nuwa Balak merupakan warisan budaya yang memadukan dimensi material, sosial, dan filosofis, sekaligus berfungsi sebagai institusi hidup yang menjaga kohesi masyarakat Lampung Pepadun.

Keywords:
1. Nuwa balak
2. Lampung Pepadun
3. Traditional House
Authors:
1 . Ardhi Yudisthira
2 . Ulul Azmi Muhammad
3 . Cheri Saputra
4 . Navil Alfarisi Abbas
5 . Bahtiar Afwan
How to Cite
Yudisthira, A., Muhammad, U. A., Saputra, C., Abbas, N. A., & Afwan, B. . (2026). NUWA BALAK PADA MASYARAKAT ADAT LAMPUNG PEPADUN KAMPUNG SRIMENANTI KECAMATAN NEGARA BATIN KABUPATEN WAY KANAN. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 394–400. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i1.1404

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Azrial. (1998). Rumah tradisional Sumatera: Arsitektur dan filosofi. Andalas University Press.

    Banamtuan, D. (2016). Budaya lokal dan identitas masyarakat Nusantara. Prenada Media.

    Berger, P. L., & Luckmann, T. (1991). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Penguin Books.

    Denzin, N. K. (2012). The research act: A theoretical introduction to sociological methods. Transaction Publishers.

    Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud). (1986). Adat istiadat daerah Lampung. Depdikbud.

    Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.

    Hakim, L. (1988). Pi’il pesenggiri: Falsafah hidup masyarakat Lampung. Universitas Lampung Press.

    Hilman, H. (2003). Hukum adat Indonesia dalam dinamika masyarakat. Remaja Rosdakarya.

    Ismail, R. (2007). Rumah adat Nusantara dan fungsinya. Ombak.

    Koentjaraningrat. (1990). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.

    Koentjaraningrat. (2002). Kebudayaan, mentalitas, dan pembangunan. Gramedia Pustaka Utama.

    Malinowski, B. (1944). A scientific theory of culture and other essays. University of North Carolina Press.

    Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

    Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

    Radcliffe-Brown, A. R. (1952). Structure and function in primitive society. Cohen & West.

    Soekanto, S. (1985). Sosiologi: Suatu pengantar. Rajawali Press.

    Soemardjan, S., & Soemardi, S. (1964). Setangkai bunga sosiologi. Lembaga Penerbit UI.

    Spradley, J. P. (2007). Metode etnografi. Tiara Wacana.

    Sudirman, H. (2007). Kekerabatan dan adat Lampung. Unila Press.

    Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

    Zulkarnaeni, A. (1995). Filosofi arsitektur rumah tradisional Nusantara. ITB Press.

  1. Azrial. (1998). Rumah tradisional Sumatera: Arsitektur dan filosofi. Andalas University Press.
  2. Banamtuan, D. (2016). Budaya lokal dan identitas masyarakat Nusantara. Prenada Media.
  3. Berger, P. L., & Luckmann, T. (1991). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Penguin Books.
  4. Denzin, N. K. (2012). The research act: A theoretical introduction to sociological methods. Transaction Publishers.
  5. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud). (1986). Adat istiadat daerah Lampung. Depdikbud.
  6. Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.
  7. Hakim, L. (1988). Pi’il pesenggiri: Falsafah hidup masyarakat Lampung. Universitas Lampung Press.
  8. Hilman, H. (2003). Hukum adat Indonesia dalam dinamika masyarakat. Remaja Rosdakarya.
  9. Ismail, R. (2007). Rumah adat Nusantara dan fungsinya. Ombak.
  10. Koentjaraningrat. (1990). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
  11. Koentjaraningrat. (2002). Kebudayaan, mentalitas, dan pembangunan. Gramedia Pustaka Utama.
  12. Malinowski, B. (1944). A scientific theory of culture and other essays. University of North Carolina Press.
  13. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
  14. Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
  15. Radcliffe-Brown, A. R. (1952). Structure and function in primitive society. Cohen & West.
  16. Soekanto, S. (1985). Sosiologi: Suatu pengantar. Rajawali Press.
  17. Soemardjan, S., & Soemardi, S. (1964). Setangkai bunga sosiologi. Lembaga Penerbit UI.
  18. Spradley, J. P. (2007). Metode etnografi. Tiara Wacana.
  19. Sudirman, H. (2007). Kekerabatan dan adat Lampung. Unila Press.
  20. Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  21. Zulkarnaeni, A. (1995). Filosofi arsitektur rumah tradisional Nusantara. ITB Press.