CITRA PEREMPUAN PADA TOKOH ALINA SUHITA DALAM NOVEL “HATI SUHITA” KARYA KHILMA ANIS DENGAN KAJIAN FEMINISME

Published: Apr 27, 2026

Abstract:

Research on the representation of women in contemporary literature has become increasingly important in line with the development of feminist discourse, which highlights shifts in the roles and positions of women in society. This study aims to analyze the image of women in the novel Hati Suhita by Khilma Anis (2019) using a feminist approach based on Sugihastuti’s theory, which categorizes the representation of women into three dimensions: physical, psychological, and social aspects. The method used is descriptive qualitative, with data analysis conducted through examining textual excerpts that represent the main character, Alina Suhita. The findings show that Suhita is portrayed as a woman who fulfills Javanese aesthetic standards in terms of physical appearance and simultaneously faces reproductive expectations and pressure. Psychologically, she demonstrates strength through patience, self-confidence, and responsibility. Socially, she is depicted as an independent woman who is able to balance domestic and public roles, including leadership within an Islamic boarding school environment. These findings reflect a transformation in the representation of Indonesian women from the traditional stereotype of kanca wingking toward a figure who is empowered, intellectually capable, and plays a strategic role in social spaces. This study is expected to contribute to the development of feminist literary studies and serve as a reference for teaching literary appreciation in education.

Penelitian mengenai citra perempuan dalam sastra kontemporer menjadi penting dilakukan seiring dengan berkembangnya wacana feminisme yang menyoroti pergeseran peran dan posisi perempuan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis citra perempuan dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis (2019) dengan menggunakan pendekatan feminisme melalui teori Sugihastuti yang membagi citra diri perempuan ke dalam dimensi fisik, psikis, dan sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data berupa kajian terhadap kutipan-kutipan yang merepresentasikan tokoh utama Alina Suhita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Suhita digambarkan sebagai perempuan yang memenuhi standar estetika Jawa secara fisik serta menghadapi tekanan terkait reproduksi. Secara psikis, Suhita menunjukkan kekuatan melalui sikap sabar, percaya diri, dan tanggung jawab. Sementara itu, secara sosial, ia tampil sebagai perempuan mandiri yang mampu menyeimbangkan peran domestik dan publik, termasuk dalam kepemimpinan di lingkungan pesantren. Temuan ini mencerminkan transformasi citra perempuan Indonesia dari stereotip tradisional “kanca wingking” menuju sosok yang berdaya, berintelektual, dan memiliki peran strategis dalam ruang sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian feminisme dalam sastra serta menjadi referensi dalam pembelajaran apresiasi sastra di dunia pendidikan.

Keywords:
1. women’s image
2. feminism
3. Hati Suhita novel
4. Khilma Anis
5. Alina Suhita
Authors:
1 . Rizki Muhamad Faturahman
2 . Winka Naida
3 . Ardi Mulyana Haryadi
How to Cite
Faturahman, R. M., Naida, W., & Haryadi, A. M. (2026). CITRA PEREMPUAN PADA TOKOH ALINA SUHITA DALAM NOVEL “HATI SUHITA” KARYA KHILMA ANIS DENGAN KAJIAN FEMINISME. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 433–438. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i1.1681

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Agustin, C. D., & Asih, D. A. N. (2025). Dinamika keterwakilan perempuan dalam politik. Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 2(1). https://doi.org/10.35457/transgenera.v2i1.4133.

    Anis, K. (2019). Hati Suhita. Yogyakarta: Telaga Aksara.

    Boang Manalu, A. G. (2025). Melawan lupa, merawat resistensi: Politik tubuh, agensi, dan ingatan gerakan perempuan. Jurnal Perempuan, 30(1). https://doi.org/10.34309/jp.v30i1.

    Darojah, R. U. 2011. Peningkatan Kemampuan Berbicara Melaporkan dengan Media Film Animasi pada Siswa Kelas VIII SMPN 12 Yogyakarta. Skripsi. UNY, Yogayakarta. http://eprints.uny.ac.id/1296/1/Ridan_07201241029.pdf.Diakses tanggal 3 Juli 2022.

    Djalaluddin, M. M., Dalip, M., & Habbab, M. C. (2023). Analisis kesetaraan gender dalam perspektif hukum keluarga Islam: Studi terhadap peran perempuan sebagai kepala keluarga. Jurnal de Jure, 15(2), 1007. https://doi.org/10.36277/jurnaldejure.v15i2.1007.

    Eda, Friskha Dwita. (2020). Representasi Feminisme dalam Film A Separation (Analisis Semiotika). Skripsi Universitas Hasanuddin Makassar.

    Firda, A. L., Diana, N. Z., & Yulianti, Y. (2021). Beban ganda perempuan dalam rumah tangga di Soka Gunungkidul: Pandangan feminis dan Islam. EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 10(1), 1–15. https://doi.org/10.15408/empati.v10i1.19223

    Hamdy, M. K., & Hudri, M. (2022). Gender based violence: The relationship of law and patriarchy in Indonesia. EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 11(2), 73–85. https://doi.org/10.15408/empati.v11i2.29751

    Hadisiswati, I., Rohmawati, R., Ahsan, A. F., & Fitriani, E. L. (2024). Empowering students as agents of change in preventing and addressing gender-based violence through legal education. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 21(1). https://doi.org/10.20414/transformasi.v21i1.13103

    Haryani, E., & Saputro, M. E. (2023). Women’s agency in resolving religious conflict in Indonesia. SMART: Journal of Sharia, Tradition, and Modernity. https://doi.org/10.24042/xeg3b797

    Hidayati, N. (2021). Feminisme dalam kajian sastra Indonesia modern. Jurnal Gender dan Budaya, 6(2), 101–115.

    Kusuma, R. A., & Nugroho, A. (2019). Representasi perempuan dalam sastra Indonesia: Perspektif patriarki. Jurnal Humaniora, 31(3), 255–268.

    Mardiana. (2019). Konflik batin tokoh utama dalam perspektif psikologi sastra pada novel Indonesia kontemporer. Jurnal Kajian Sastra, 8(2), 120–132.

    Pratiwi, A. M. (2023). Partisipasi dan agensi perempuan muda dalam advokasi UU TPKS. Jurnal Perempuan, 28(2), 117–131. https://doi.org/10.34309/jp.v28i2.842

    Pratiwi, K. I., & Angela, D. (2024). Perempuan dan politik: Analisis kesetaraan gender dalam film Barbie. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(3), 249–262. https://doi.org/10.37329/ganaya.v7i3.3394

    Putri, F. D., & Poerwandari, E. K. (2023). Konstruksi kesalehan, posisi, dan agensi perempuan dalam wacana keagamaan. Musãwa: Jurnal Studi Gender dan Islam, 22(2).

    Putri, D. A. (2023). Transformasi citra perempuan dalam sastra Indonesia kontemporer. Jurnal Sastra dan Bahasa, 18(1), 33–48.

    Rahmawati, D. (2021). Ketidakadilan gender dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis. Jurnal Gender dan Budaya, 5(1), 45–60.

    Ratna, N. K. (2010). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

    Sari, D. K. (2022). Resistensi perempuan dalam novel Hati Suhita: Kajian feminisme sastra. Lingua: Jurnal Bahasa dan Sastra, 17(2), 88–101.

    Sari, N. P. (2024). Negosiasi identitas perempuan dalam sastra Indonesia kontemporer. Jurnal Kajian Humaniora, 19(1), 1–15.

    Sugihastuti, & Suharto. (2005). Citra perempuan dalam sastra Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

    Wulandari, F. (2023). Agency perempuan dalam novel berlatar pesantren: Studi feminisme sastra. Jurnal Kajian Sastra Indonesia, 12(1), 33–47.

  1. Agustin, C. D., & Asih, D. A. N. (2025). Dinamika keterwakilan perempuan dalam politik. Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 2(1). https://doi.org/10.35457/transgenera.v2i1.4133.
  2. Anis, K. (2019). Hati Suhita. Yogyakarta: Telaga Aksara.
  3. Boang Manalu, A. G. (2025). Melawan lupa, merawat resistensi: Politik tubuh, agensi, dan ingatan gerakan perempuan. Jurnal Perempuan, 30(1). https://doi.org/10.34309/jp.v30i1.
  4. Darojah, R. U. 2011. Peningkatan Kemampuan Berbicara Melaporkan dengan Media Film Animasi pada Siswa Kelas VIII SMPN 12 Yogyakarta. Skripsi. UNY, Yogayakarta. http://eprints.uny.ac.id/1296/1/Ridan_07201241029.pdf.Diakses tanggal 3 Juli 2022.
  5. Djalaluddin, M. M., Dalip, M., & Habbab, M. C. (2023). Analisis kesetaraan gender dalam perspektif hukum keluarga Islam: Studi terhadap peran perempuan sebagai kepala keluarga. Jurnal de Jure, 15(2), 1007. https://doi.org/10.36277/jurnaldejure.v15i2.1007.
  6. Eda, Friskha Dwita. (2020). Representasi Feminisme dalam Film A Separation (Analisis Semiotika). Skripsi Universitas Hasanuddin Makassar.
  7. Firda, A. L., Diana, N. Z., & Yulianti, Y. (2021). Beban ganda perempuan dalam rumah tangga di Soka Gunungkidul: Pandangan feminis dan Islam. EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 10(1), 1–15. https://doi.org/10.15408/empati.v10i1.19223
  8. Hamdy, M. K., & Hudri, M. (2022). Gender based violence: The relationship of law and patriarchy in Indonesia. EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 11(2), 73–85. https://doi.org/10.15408/empati.v11i2.29751
  9. Hadisiswati, I., Rohmawati, R., Ahsan, A. F., & Fitriani, E. L. (2024). Empowering students as agents of change in preventing and addressing gender-based violence through legal education. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 21(1). https://doi.org/10.20414/transformasi.v21i1.13103
  10. Haryani, E., & Saputro, M. E. (2023). Women’s agency in resolving religious conflict in Indonesia. SMART: Journal of Sharia, Tradition, and Modernity. https://doi.org/10.24042/xeg3b797
  11. Hidayati, N. (2021). Feminisme dalam kajian sastra Indonesia modern. Jurnal Gender dan Budaya, 6(2), 101–115.
  12. Kusuma, R. A., & Nugroho, A. (2019). Representasi perempuan dalam sastra Indonesia: Perspektif patriarki. Jurnal Humaniora, 31(3), 255–268.
  13. Mardiana. (2019). Konflik batin tokoh utama dalam perspektif psikologi sastra pada novel Indonesia kontemporer. Jurnal Kajian Sastra, 8(2), 120–132.
  14. Pratiwi, A. M. (2023). Partisipasi dan agensi perempuan muda dalam advokasi UU TPKS. Jurnal Perempuan, 28(2), 117–131. https://doi.org/10.34309/jp.v28i2.842
  15. Pratiwi, K. I., & Angela, D. (2024). Perempuan dan politik: Analisis kesetaraan gender dalam film Barbie. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(3), 249–262. https://doi.org/10.37329/ganaya.v7i3.3394
  16. Putri, F. D., & Poerwandari, E. K. (2023). Konstruksi kesalehan, posisi, dan agensi perempuan dalam wacana keagamaan. Musãwa: Jurnal Studi Gender dan Islam, 22(2).
  17. Putri, D. A. (2023). Transformasi citra perempuan dalam sastra Indonesia kontemporer. Jurnal Sastra dan Bahasa, 18(1), 33–48.
  18. Rahmawati, D. (2021). Ketidakadilan gender dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis. Jurnal Gender dan Budaya, 5(1), 45–60.
  19. Ratna, N. K. (2010). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  20. Sari, D. K. (2022). Resistensi perempuan dalam novel Hati Suhita: Kajian feminisme sastra. Lingua: Jurnal Bahasa dan Sastra, 17(2), 88–101.
  21. Sari, N. P. (2024). Negosiasi identitas perempuan dalam sastra Indonesia kontemporer. Jurnal Kajian Humaniora, 19(1), 1–15.
  22. Sugihastuti, & Suharto. (2005). Citra perempuan dalam sastra Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  23. Wulandari, F. (2023). Agency perempuan dalam novel berlatar pesantren: Studi feminisme sastra. Jurnal Kajian Sastra Indonesia, 12(1), 33–47.