ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PARA PEDAGANG ETNIS ARAB DI PURWOKERTO BANYUMAS 2026
Abstract:
Arab ethnic traders have long occupied various areas in Purwokerto. This Arab community was born and developed through the acculturation of descendants from Hadramaut, Yemen. In daily communication, the Arab community uses Arabic, Indonesian, and Javanese, especially in trade. This study looks into how Arab traders from the Arab ethnic group in Purwokerto, Banyumas use and mix different language codes when they speak. The approach taken is a descriptive qualitative method that looks at language from a sociolinguistic viewpoint. Data were collected using participant observation, semi-structured interviews, and recording conversations at six different trading sites. The study shows that Arab traders who are from ethnic groups use code-switching between different languages, like Indonesian, Javanese Ngapak, and Arabic. They also switch between different levels of the Javanese language, such as from Ngoko to Krama, as ways to communicate better depending on the situation they are in. Code mixing is also common, especially when people add Arabic words into their Indonesian or Javanese sentences. These language features help in: (1) meeting the communication needs of local buyers, (2) assisting in discussions and convincing others during business talks, (3) showing cultural and religious background, and (4) adjusting to life in a place with many different ethnic groups. This study finds that the different ways Arab traders speak show their ability to use many languages and manage their identity in a constantly changing language environment.
Pedagang etnis Arab sudah lama tinggal dan menetap di wilayah Purwokerto. Komunitas Arab ini lahir dan tumbuh dari akulturasi keturunan Hadramaut, Yaman. Dalam komunikasi sehari-hari komunitas Arab menggunakan bahasa Arab, bahasa Indonesia, dan bahasa Jawa terutama dalam perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pedagang etnis Arab di Purwokerto, Banyumas menggunakan serta menggabungkan berbagai kode bahasa dalam berbicara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data didapat dengan mengamati partisipan, melakukan wawancara yang terstruktur, dan mencatat percakapan di enam tempat perdagangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pedagang etnis Arab menggunakan cara mengubah bahasa antar budaya, seperti dari bahasa Indonesia, Jawa Ngapak, dan Arab, serta mengubah cara berbicara dalam bahasa Jawa sendiri, yaitu peralihan dari Bahasa Ngoko ke Bahasa Krama, sebagai cara berkomunikasi yang bisa menyesuaikan diri dengan situasi. Campur kode juga banyak terjadi, terutama dalam bentuk memasukkan kata-kata Arab ke dalam percakapan menggunakan bahasa Indonesia atau Jawa. Fenomena ini berperan sebagai: (1) cara untuk memenuhi kebutuhan komunikasi pembeli lokal, (2) alat untuk bernegoisasi dan meyakinkan pihak lain dalam proses transaksi, (3) tanda dari identitas budaya dan agama, serta (4) bentuk penyesuaian diri dalam lingkungan yang terdiri dari berbagai kelompok etnis. Implikasi penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan pelestarian bahasa Banyumasan sebagai identitas daerah, sekaligus memperluas wawasan mengenai praktik penggunaan bahasa lokal dalam interaksi sosial dan ekonomi masyarakat multietnis.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Agustin, D. N. (2021). Fenomenologi Bahasa Komunitas Kampung Arab (Studi Kasus Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Bahasa Arab di Ampel Surabaya): Phenomenology of Arabic Village Community Language (Case Study of Code Switching and Arabic Conversation Code Mixing in Ampel Surabaya). Journal of Arabic Teaching, Linguistic and Literature, 1(1), 1–13.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. PT Rineka Cipta.
Balqissyah, D. N., Siregar, D. E. C., Khairani, A., Zebua, S. A., Syahira, D. F., & Rosmini, R. (2024). Penggunaan Bahasa Formal dan Informal dalam kehidupan sehari-hari pada Mahasiswa Fakultas Pendidikan Universitas Negeri Medan. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 2(4), 228–241.
Charolina, C., & Zulaeha, I. (2019). Single Language, Code Switching, and Code Mixing in the Banjar-Dayak Bilingual Society Family in Palangka Raya. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(3), 78–85.
Dan, S., & Pujiastuti, S. (2021). Leksikon-leksikon Bermakna “Makan” dalam Bahasa Jawa Dialek Banyumas. In NUSA (Vol. 16, Issue 2). https://kbbi.web.id/leksikon
De Jonge, H. (2019). Mencari identitas: Orang Arab Hadhrami di Indonesia (1900-1950). Kepustakaan Populer Gramedia.
Evto, R. H. (2022). Code-Mixing Within the Use of Khek Language on Chinese-Indonesian Ethnic in Tambora. English Journal Literacy Utama, 6(1), 544–550.
Frida, K. D., & Lubis, S. (2024). The code-mixing of Chinese-Indonesian-English (Chindolish) at Hang Kesturi School Medan. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 10(2), 507–517.
Hafari, A. I. (2015). Analisis Campur Kode dan Alih Kode dalam Iklan Radio Citra FM Kabupaten Wonosobo pada Bulan April Tahun 2015. Aditya-Pendidikan Bahasa Dan Sastra Jawa, 7, 74–82.
Handani, Z. T. (2022). Ragam Bahasa Lisan Penjual dan Pembeli dalam Transaksi Jual Beli di Pasar Dampit, Kabupaten Malang: Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Penelitian, Pendidikan, Dan Pembelajaran, 17(16).
Haryanto, M. D. (2022). Islam di Purwokerto Awal Abad ke-20 M. Thaqafiyyat: Jurnal Bahasa, Peradaban Dan Informasi Islam, 42–64.
Hasibuan, Z. (2020). Ragam Bahasa Pedagang Pasar Blangjruen Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara (Kajian Sosiolinguistik). LITERATUR: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 2(2), 52–70.
Huda, T., Nevia, Y. I., & Mushoma, N. (2025). Code Switching and Code Mixing Uttered by Thai Students in Indonesia: Types and Contributing Factors. Journey: Journal of English Language and Pedagogy, 8(1), 36–47.
Isrofiah Laela Khasanah, & Heri Kurnia. (2023). Melestarikan Budaya Banyumasan Melalui Dialek Bahasa Ngapak. KULTURISTIK: Jurnal Bahasa Dan Budaya, 7(2), 43–53. https://doi.org/10.22225/kulturistik.7.2.7135
Kesuma, T. M. J. (2007). Pengantar Metode Penelitian Bahasa. Carasvatibooks.
Lubis, I. S., Santi, R. S., & Angin, T. B. B. (2022). Variasi Bahasa Sapaan Jual Beli Pedagang di Pasar Sangumpal Bonang Padangsidimpuan Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Education and Development, 10(3), 457–464.
Mardiasih, I. K. (2023). Variasi Bahasa dalam Komentar pada Media Sosial.
Marni, I., Harliyana, I., & Rahayu, R. (2020). Alih Kode dan Campur Kode dalam Bertutur Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Malikussaleh. KANDE: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 9–20.
Miles, M. B. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi) (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2019). Moleong,” Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi”. Bandung: Remaja Rosdakarya. PT. Remaja Rosda Karya, 58.
Mujiastuti, G., & Rahardjo, T. (n.d.). Identitas Dialek Banyumasan Sebagai Konstruksi Budaya Studi Penggunaan Dialek Banyumasan Di Kalangan Penutur Asli Banyumas yang Berada Di Semarang. https://fisip.undip.ac.id/
Mustakimah. (2023). Analysis of Javanese Ngapak Banyumasan as Part of Indonesian Literature. 2.
Nasution, V. A., & Ayuningtyas, N. (2020). The Language Choice of Chinese Community in Medan: A Sociolinguistics Study. JOALL (Journal of Applied Linguistics & Literature), 5(1), 11–25. https://doi.org/10.33369/joall.v5i1.9063
Ningrum, S. D. (2022). Analisis Kontastif Kosakata Makna Leksikal Bahasa Jawa Dialek Banyumasan dan Dialek Yogyakarta. Basastra: Jurnal Kajian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11.
Nugrawiyati Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun, J. (2020). Analisis Variasi Bahasa dalam Novel “FATIMEH GOES TO CAIRO.” Jurnal Studi Agama, 8(1).
Nugroho, C., & Kusuma, I. P. (2023). Identitas Budaya Banyumasan dalam Dialek Ngapak. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(2), 333. https://doi.org/10.31315/jik.v21i2.4556
Nursakinah, N., Maspuroh, U., & Adham, M. J. I. (2024). Variasi Bahasa Sosiolek pada Tuturan Percakapan Komunitas Motor Bekasi dan Pemanfaatannya sebagai Modul Ajar. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(2). https://doi.org/10.31571/bahasa.v12i2.5916
Oktaviany, E., Hariyadi, E., Subaharianto, A., & Badrudin, A. (2023). Campur Kode dalam Tuturan Masyarakat Etnik Cina Benteng di Desa Lebak Wangi, Tangerang: Kajian Sosiolinguistik. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra Dan Linguistik, 24(2), 316–335.
Pawestri, A. G., Thanissaro, P. N., Kulupana, S., Istiani, A. N., Widhiyatmoko, Y. Y., Raden, U., & Lampung, I. (2020). Membangun identitas budaya banyumasan melalui dialek ngapak di media sosial. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 19(2), 255–266.
Pratomo, A. R. (2018). Ngapak dan Identitas Banyumasan (Komunikasi Organisasi Berbasis Dialek Budaya Lokal di Dinas Pendidikan dan Unit Pendidikan Kecamatan (UPK) Banyumas).
Prayogo, W., Roysa, M., & Widianto, E. (2020). Alih kode dan campur kode dalam interaksi jual beli di pasar tradisional prawoto sukolilo pati. ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 3(2), 1–12.
Rahayu, T., & Khalimah, N. (2020). Alih Kode dan Campur Kode antara Penjual dan Pembeli pada Masa Pandemi. Jurnal Ilmiah Semantika, 2(01).
Rahma, S. S., & Aqmal, M. F. (2024). Menjelajahi ragam-ragam bahasa Arab, variasi dan dialek. Prosiding Konferensi Nasional Adab Dan Humaniora, 2, 151–156.
Ramadani, N., Marnita, R., & Revita, I. (2020). Ragam Kata Sapaan dalam Komunikasi Pedagang dan Pembeli di Pasar Tradisional Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Diwan: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 12(2), 101–116.
Riyanti, P. (2013). Komunitas 5 (1) (2013) : 53-63 Relasi Sosial Pedagang Etnis Cina dan Etnis Jawa Di Pasar Tradisional. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/komunitas
Sholihatin, A. (2008). Pemilihan Kode Pada Masyarakat Keturunan Arab di Noyontaan, Kota Pekalongan: Kajian Sosiolinguistikw.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Edisi 2) (Cetakan ke-27). Alfabeta.
Suka, E., Budasi, I. G., & Adnyani, N. L. P. S. (2024). Code-Switching and Code-Mixing in Buying and Selling Activities at The Sapeken Traditional Market Sumenep–Madura Regency (A Sociolinguistic Study). Journal of Educational Study, 4(2), 199–209.
Susilawati, E. (2017). Variasi Bahasa dalam Novel Peyempuan Karya@ Peyem. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 2(1), 305–318.
Wardani, I., & Subhan, R. (2024). Bahasa Indonesia Sebagai Alat Komunikasi Yang Efektif. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(10), 7538–7550.
Wati, I., & Febriani, I. (2024). Variasi Bahasa Segi Penutur pada Komunikasi Jual Beli Di Pasar Socah Bangkalan. PENTAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(1), 1–7.
Wijaya, A. G. (2016). Campur Kode dan Alih Kode Tuturan Dalam Perdagangan di Pasar Klewer Surakarta.
Yusni, Y., & Sudirman, N. (2023). Alih Kode Campur Kode dalam Interaksi Penjual dan Pembeli di Pusat Niaga Palopo. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 3(2), 105–110.
Yusup, A., Harianto, N., & Ritonga, A. H. (2022). Kronolek Dalam Kajian Sosiolinguistik. Ad-Dhuha, 3(2), 1–12.
- Agustin, D. N. (2021). Fenomenologi Bahasa Komunitas Kampung Arab (Studi Kasus Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Bahasa Arab di Ampel Surabaya): Phenomenology of Arabic Village Community Language (Case Study of Code Switching and Arabic Conversation Code Mixing in Ampel Surabaya). Journal of Arabic Teaching, Linguistic and Literature, 1(1), 1–13.
- Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. PT Rineka Cipta.
- Balqissyah, D. N., Siregar, D. E. C., Khairani, A., Zebua, S. A., Syahira, D. F., & Rosmini, R. (2024). Penggunaan Bahasa Formal dan Informal dalam kehidupan sehari-hari pada Mahasiswa Fakultas Pendidikan Universitas Negeri Medan. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 2(4), 228–241.
- Charolina, C., & Zulaeha, I. (2019). Single Language, Code Switching, and Code Mixing in the Banjar-Dayak Bilingual Society Family in Palangka Raya. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(3), 78–85.
- Dan, S., & Pujiastuti, S. (2021). Leksikon-leksikon Bermakna “Makan” dalam Bahasa Jawa Dialek Banyumas. In NUSA (Vol. 16, Issue 2). https://kbbi.web.id/leksikon
- De Jonge, H. (2019). Mencari identitas: Orang Arab Hadhrami di Indonesia (1900-1950). Kepustakaan Populer Gramedia.
- Evto, R. H. (2022). Code-Mixing Within the Use of Khek Language on Chinese-Indonesian Ethnic in Tambora. English Journal Literacy Utama, 6(1), 544–550.
- Frida, K. D., & Lubis, S. (2024). The code-mixing of Chinese-Indonesian-English (Chindolish) at Hang Kesturi School Medan. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 10(2), 507–517.
- Hafari, A. I. (2015). Analisis Campur Kode dan Alih Kode dalam Iklan Radio Citra FM Kabupaten Wonosobo pada Bulan April Tahun 2015. Aditya-Pendidikan Bahasa Dan Sastra Jawa, 7, 74–82.
- Handani, Z. T. (2022). Ragam Bahasa Lisan Penjual dan Pembeli dalam Transaksi Jual Beli di Pasar Dampit, Kabupaten Malang: Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Penelitian, Pendidikan, Dan Pembelajaran, 17(16).
- Haryanto, M. D. (2022). Islam di Purwokerto Awal Abad ke-20 M. Thaqafiyyat: Jurnal Bahasa, Peradaban Dan Informasi Islam, 42–64.
- Hasibuan, Z. (2020). Ragam Bahasa Pedagang Pasar Blangjruen Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara (Kajian Sosiolinguistik). LITERATUR: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 2(2), 52–70.
- Huda, T., Nevia, Y. I., & Mushoma, N. (2025). Code Switching and Code Mixing Uttered by Thai Students in Indonesia: Types and Contributing Factors. Journey: Journal of English Language and Pedagogy, 8(1), 36–47.
- Isrofiah Laela Khasanah, & Heri Kurnia. (2023). Melestarikan Budaya Banyumasan Melalui Dialek Bahasa Ngapak. KULTURISTIK: Jurnal Bahasa Dan Budaya, 7(2), 43–53. https://doi.org/10.22225/kulturistik.7.2.7135
- Kesuma, T. M. J. (2007). Pengantar Metode Penelitian Bahasa. Carasvatibooks.
- Lubis, I. S., Santi, R. S., & Angin, T. B. B. (2022). Variasi Bahasa Sapaan Jual Beli Pedagang di Pasar Sangumpal Bonang Padangsidimpuan Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Education and Development, 10(3), 457–464.
- Mardiasih, I. K. (2023). Variasi Bahasa dalam Komentar pada Media Sosial.
- Marni, I., Harliyana, I., & Rahayu, R. (2020). Alih Kode dan Campur Kode dalam Bertutur Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Malikussaleh. KANDE: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 9–20.
- Miles, M. B. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks.
- Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi) (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
- Moleong, L. J. (2019). Moleong,” Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi”. Bandung: Remaja Rosdakarya. PT. Remaja Rosda Karya, 58.
- Mujiastuti, G., & Rahardjo, T. (n.d.). Identitas Dialek Banyumasan Sebagai Konstruksi Budaya Studi Penggunaan Dialek Banyumasan Di Kalangan Penutur Asli Banyumas yang Berada Di Semarang. https://fisip.undip.ac.id/
- Mustakimah. (2023). Analysis of Javanese Ngapak Banyumasan as Part of Indonesian Literature. 2.
- Nasution, V. A., & Ayuningtyas, N. (2020). The Language Choice of Chinese Community in Medan: A Sociolinguistics Study. JOALL (Journal of Applied Linguistics & Literature), 5(1), 11–25. https://doi.org/10.33369/joall.v5i1.9063
- Ningrum, S. D. (2022). Analisis Kontastif Kosakata Makna Leksikal Bahasa Jawa Dialek Banyumasan dan Dialek Yogyakarta. Basastra: Jurnal Kajian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11.
- Nugrawiyati Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun, J. (2020). Analisis Variasi Bahasa dalam Novel “FATIMEH GOES TO CAIRO.” Jurnal Studi Agama, 8(1).
- Nugroho, C., & Kusuma, I. P. (2023). Identitas Budaya Banyumasan dalam Dialek Ngapak. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(2), 333. https://doi.org/10.31315/jik.v21i2.4556
- Nursakinah, N., Maspuroh, U., & Adham, M. J. I. (2024). Variasi Bahasa Sosiolek pada Tuturan Percakapan Komunitas Motor Bekasi dan Pemanfaatannya sebagai Modul Ajar. Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(2). https://doi.org/10.31571/bahasa.v12i2.5916
- Oktaviany, E., Hariyadi, E., Subaharianto, A., & Badrudin, A. (2023). Campur Kode dalam Tuturan Masyarakat Etnik Cina Benteng di Desa Lebak Wangi, Tangerang: Kajian Sosiolinguistik. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra Dan Linguistik, 24(2), 316–335.
- Pawestri, A. G., Thanissaro, P. N., Kulupana, S., Istiani, A. N., Widhiyatmoko, Y. Y., Raden, U., & Lampung, I. (2020). Membangun identitas budaya banyumasan melalui dialek ngapak di media sosial. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 19(2), 255–266.
- Pratomo, A. R. (2018). Ngapak dan Identitas Banyumasan (Komunikasi Organisasi Berbasis Dialek Budaya Lokal di Dinas Pendidikan dan Unit Pendidikan Kecamatan (UPK) Banyumas).
- Prayogo, W., Roysa, M., & Widianto, E. (2020). Alih kode dan campur kode dalam interaksi jual beli di pasar tradisional prawoto sukolilo pati. ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 3(2), 1–12.
- Rahayu, T., & Khalimah, N. (2020). Alih Kode dan Campur Kode antara Penjual dan Pembeli pada Masa Pandemi. Jurnal Ilmiah Semantika, 2(01).
- Rahma, S. S., & Aqmal, M. F. (2024). Menjelajahi ragam-ragam bahasa Arab, variasi dan dialek. Prosiding Konferensi Nasional Adab Dan Humaniora, 2, 151–156.
- Ramadani, N., Marnita, R., & Revita, I. (2020). Ragam Kata Sapaan dalam Komunikasi Pedagang dan Pembeli di Pasar Tradisional Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Diwan: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 12(2), 101–116.
- Riyanti, P. (2013). Komunitas 5 (1) (2013) : 53-63 Relasi Sosial Pedagang Etnis Cina dan Etnis Jawa Di Pasar Tradisional. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/komunitas
- Sholihatin, A. (2008). Pemilihan Kode Pada Masyarakat Keturunan Arab di Noyontaan, Kota Pekalongan: Kajian Sosiolinguistikw.
- Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Edisi 2) (Cetakan ke-27). Alfabeta.
- Suka, E., Budasi, I. G., & Adnyani, N. L. P. S. (2024). Code-Switching and Code-Mixing in Buying and Selling Activities at The Sapeken Traditional Market Sumenep–Madura Regency (A Sociolinguistic Study). Journal of Educational Study, 4(2), 199–209.
- Susilawati, E. (2017). Variasi Bahasa dalam Novel Peyempuan Karya@ Peyem. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 2(1), 305–318.
- Wardani, I., & Subhan, R. (2024). Bahasa Indonesia Sebagai Alat Komunikasi Yang Efektif. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(10), 7538–7550.
- Wati, I., & Febriani, I. (2024). Variasi Bahasa Segi Penutur pada Komunikasi Jual Beli Di Pasar Socah Bangkalan. PENTAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(1), 1–7.
- Wijaya, A. G. (2016). Campur Kode dan Alih Kode Tuturan Dalam Perdagangan di Pasar Klewer Surakarta.
- Yusni, Y., & Sudirman, N. (2023). Alih Kode Campur Kode dalam Interaksi Penjual dan Pembeli di Pusat Niaga Palopo. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 3(2), 105–110.
- Yusup, A., Harianto, N., & Ritonga, A. H. (2022). Kronolek Dalam Kajian Sosiolinguistik. Ad-Dhuha, 3(2), 1–12.