SEJARAH DAN PERAN TARI SIGEH PENGUNTEN SEBAGAI TRADISI DAN IDENTITAS KEBUDAYAAN LAMPUNG
Abstrak:
This research aims to collect sufficient information about the History and Role of the Sigeh Pengunten Dance as a Tradition and Cultural Identity of Lampung. The research method used in this paper is a literature study, where the process of collecting several previous studies is carried out to answer about the History and Role of the Sigeh Pengunten Dance as a Tradition and Cultural Identity of Lampung. This Sigeh Pengunten Dance is a traditional dance typical of Lampung which is held when the community wants to welcome the arrival of an honorary guest This dance is one of the cultures, traditions and identities in an area is the art of traditional dance, this culture includes something that is created as an effort from the results of human thought that has been inherited and maintained from one generation to the next generation because of a certain goodness in its development.
Penelitian ini memiliki tujuan guna mengumpulkan informasi yang cukup mengenai Sejarah dan Peran Tari Sigeh Pengunten Sebagai Tradisi dan Identitas Kebudayaan Lampung. Metode penelitian yang digunakan pada tulisan ini adalah studi literatur, dimana dilakukannya proses mengumpulkan beberapa penelitian sebelumnya untuk menjawab mengenai bagaimana Sejarah serta Peran dari Tari Sigeh Pengunten Sebagai Tradisi dan Identitas Kebudayaan Lampung. Tari Sigeh Pengunten ini adalah sebuah tarian tradisional khas Lampung yang diadakan saat masyarakat hendak menyambut kedatangan seorang tamu kerhormatan Tarian ini adalah salah satu budaya, tradisi serta identitas pada suatu daerah adalah seni tari tradisional, kebudayaan ini meliputi suatu hal yang diciptakan sebagai upaya dari hasil pemikiran manusia yang telah diwariskan serta dipertahankan dari satu generasi kegenerasi slanjutnya karena adanya sebuah kebaikan tertentu pada perkembangannya.
Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
- Sabryna Anggraini, Dela Shantiya, Rahmat Prayogi, Nurlelawati Nurlelawati, UPAYA MELESTARKAN BUDAYA LAMPUNG SERUIT SEBAGAI SIMBOL KEBERSAMAAN DALAM BUDAYA KULINER LAMPUNG , JURNAL SELAKSA MAKNA: Vol 1 No 1 (2025): JURNAL SELAKSA MAKNA
- Septia Riskika, Puja Bidi Ratu, Rahmat Prayogi, Dwi Hayati, ANALISIS MAKNA PUISI “TIRAM” DAN “TIRAMKU JAMA NIKU” PADA BUKU SAMPIAN , JURNAL SELAKSA MAKNA: Vol 1 No 1 (2025): JURNAL SELAKSA MAKNA
- Dira Saputra, M. Evan Firnanda, Rahmat Prayogi, Bambang Riadi, ANALISIS KONTRASTIF KATA SAPAAN/PANGGILAN DALAM KELUARGA PADA MASYARAKAT LAMPUNG DIALEK A/O , JURNAL SELAKSA MAKNA: Vol 1 No 1 (2025): JURNAL SELAKSA MAKNA
- Aldo Kurniawan, Ratna Rahayu Ronalta, Rahmat Prayogi, Betnawati Betnawati, EKSPLORASI SENI GITAR TUNGGAL DI KELURAHAN KOMERING AGUNG , JURNAL SELAKSA MAKNA: Vol 1 No 1 (2025): JURNAL SELAKSA MAKNA
- Fannisa Humaira, Annisa Az-Zahra Rahmawati, PENDEKATAN SEMIOTIKA ; MAKNA LIRIK DI DALAM LAGU CELENGAN RINDU OLEH FIERSA BESARI , JURNAL SELAKSA MAKNA: Vol 1 No 3 (2025): JURNAL SELAKSA MAKNA
