REPRESENTASI KONFLIK KELUARGA DALAM TEKS NASKAH DRAMA EYANG TI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA

Published: Apr 26, 2026

Abstract:

This study aims to uncover family conflict in the drama script "Eyang Ti." Family conflict often arises, evident in the conflicts between family members. This study employed a qualitative descriptive method by analyzing the dialogue and context within the drama script depicting family conflict. Data were analyzed using a sociology of literature approach, based on Wellek and Warren's theory of viewing literary works as a reflection of social reality. The results indicate that family conflict in the drama script "Eyang Ti" is caused by differences in values, communication gaps, and the pressure of social norms. Conflict resolution occurs through honesty, empathy, sacrifice, and changes in the characters' perspectives on the meaning of family. Eyang Ti plays a central role in conflict resolution, emphasizing the values ​​of humanity and wisdom. Thus, the drama script "Eyang Ti" not only represents family conflict in society but also conveys social criticism and offers alternative, more humanistic values ​​in interpreting family relationships.

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konflik keluarga dalam teks naskah drama Eyang Ti. Fenomena konflik keluarga sering kali muncul, dapat dilihat dari adanya beberapa pertentangan antara anggota keluarga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis dialog dan konteks dalam naskah drama yang menggambarkan konflik keluarga. Data dianalisis menggunakan pendekatan sosiologi sastra teori Wellek dan Warren memandang karya sastra sebagai cerminan realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik keluarga dalam naskah drama Eyang Ti disebabkan oleh perbedaan nilai, ketimpangan komunikasi, dan tekanan norma sosial. Penyelesaian konflik dilakukan melalui proses kejujuran, empati, pengorbanan, serta perubahan cara pandang tokoh terhadap makna keluarga. Tokoh Eyang Ti berperan sebagai figur sentral dalam resolusi konflik dengan mengedepankan nilai kemanusiaan dan kebijaksanaan. Dengan demikian, naskah drama Eyang Ti tidak hanya merepresentasikan konflik keluarga dalam masyarakat, tetapi juga menyampaikan kritik sosial serta menawarkan nilai alternatif yang lebih humanis dalam memaknai relasi keluarga.

Keywords:
1. family conflict
2. sociology of literature
3. drama script
4. Eyang Ti
Authors:
1 . Revalina Aulia Putri Adini
2 . Nisrina Rona Nabilah
3 . Dicky Rachmat Pauji
How to Cite
Adini, R. A. P., Nabilah, N. R., & Pauji, D. R. (2026). REPRESENTASI KONFLIK KELUARGA DALAM TEKS NASKAH DRAMA EYANG TI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 174–188. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i1.1647

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Darma, A., & Suyatno. (2022). Narasi Konflik Sosial dalam Kumpulan Cerpen Anak Corat-coret di Toilet Karya Eka Kurniawan: Pendekatan Sosiologi Sastra Wellek&Werren. Bapala, 38–5.

    Endraswara, S. (2003). Metodologi Penelitian Sastra.Yogyakarta:Pustaka Widyatama

    Faruk. (2015). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

    Goode, W. J. (n.d.). Sosiologi Keluarga. Jakarta: Bumi Aksara.

    Islamiyah, N., Mahyudi, J., & Efendi, M. (2023). Nilai Perjuangan Tokoh Sri Dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye: Analisis Sosiologi Sastra Wellek & Warren. Jurnal Lisdaya, 19(1), 11–21. http://lisdaya.unram.ac.id/index.php/lisdaya/article/view/79

    Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

    Muhadjir, N. (1996). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.

    Ratna, N. K. (2003). Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

    Semi, M. A. (2012). Metode Penelitian Sastra.

    Waluyo, H. J. (2002). Drama: Teori dan Pengajarannya. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya.

    Wellek, Warren. (2016). Teori Kesusastraan. PT Gramedia Pustaka Utama.

    Wiyanto, A. (2002). Apresiasi Drama. Jakarta: Grasindo.

  1. Darma, A., & Suyatno. (2022). Narasi Konflik Sosial dalam Kumpulan Cerpen Anak Corat-coret di Toilet Karya Eka Kurniawan: Pendekatan Sosiologi Sastra Wellek&Werren. Bapala, 38–5.
  2. Endraswara, S. (2003). Metodologi Penelitian Sastra.Yogyakarta:Pustaka Widyatama
  3. Faruk. (2015). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  4. Goode, W. J. (n.d.). Sosiologi Keluarga. Jakarta: Bumi Aksara.
  5. Islamiyah, N., Mahyudi, J., & Efendi, M. (2023). Nilai Perjuangan Tokoh Sri Dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye: Analisis Sosiologi Sastra Wellek & Warren. Jurnal Lisdaya, 19(1), 11–21. http://lisdaya.unram.ac.id/index.php/lisdaya/article/view/79
  6. Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  7. Muhadjir, N. (1996). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.
  8. Ratna, N. K. (2003). Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  9. Semi, M. A. (2012). Metode Penelitian Sastra.
  10. Waluyo, H. J. (2002). Drama: Teori dan Pengajarannya. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya.
  11. Wellek, Warren. (2016). Teori Kesusastraan. PT Gramedia Pustaka Utama.
  12. Wiyanto, A. (2002). Apresiasi Drama. Jakarta: Grasindo.