ELABORASI MEDIA PEMBELAJARAN MENYIMAK BAHASA PRANCIS A1 BERBASIS YOUTUBE SHORTS

Published: Apr 26, 2026

Abstract:

This study aims to develop A1-level French listening (compréhension orale) learning media based on YouTube Shorts. The research employed a Research and Development (R&D) method using the Borg & Gall development model, adapted to the needs of the study. The developed product consists of seven short instructional videos containing simple dialogues aligned with the A1 level of the CECRL framework. Each video is accompanied by multiple-choice listening comprehension exercises and answer keys. The materials cover fundamental themes such as greetings, family, shopping and ordering food, directions in the city, daily activities, travel and preferences, as well as studies and professions. The feasibility of the product was evaluated through expert judgment by content and media validators. The validation results indicate that the developed media falls into the “highly appropriate” category, with almost all aspects receiving the highest score and no substantial revisions required. Therefore, the YouTube Shorts-based learning media is considered suitable as an alternative medium for A1 French listening instruction.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran menyimak bahasa Prancis tingkat A1 berbasis YouTube Shorts. Metode penelitian yang digunakan yakni Research and Development (R&D) dengan model PPE (Planning, Production, Evaluation) (Richey, R. C., & Klein, J. D., 2014). yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Produk yang dikembangkan berupa tujuh video pembelajaran berdurasi singkat yang memuat dialog sederhana sesuai tingkat A1 berdasarkan Kerangka Acuan Kurikulum Eropa (CECRL), dilengkapi dengan latihan pemahaman meyimak berupa soal pilihan ganda dan kunci jawaban. Materi yang disajikan mencakup tema-tema dasar seperti les salutations, la famille, faire des courses, la ville, les activités quotidiennes, les voyages, les études et les professions. Kelayakan produk dinilai melalui expert judgement oleh validator ahli materi dan media. Hasil validasi materi menunjukkan bahwa materi pada media yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak, dengan hampir seluruh aspek memperoleh skor maksimal dan tanpa memerlukan revisi substansial. Sementara hasil validasi media menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak juga, dengan hampir seluruh aspek memperoleh skor maksimal dan tidak perlu memerlukan revisi. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis YouTube Shorts ini dinilai layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk keterampilan menyimak bahasa Prancis tingkat A1.

Keywords:
1. Borg & Gall, French as a Foreign Language
2. Learning media
3. Listening comprehension
4. YouTube Shorts
Authors:
1 . Darryl Emilio Adrian
2 . Ariessa Racmadhany
3 . Iis Sopiawati
How to Cite
Adrian, D. E., Racmadhany, A., & Sopiawati, I. (2026). ELABORASI MEDIA PEMBELAJARAN MENYIMAK BAHASA PRANCIS A1 BERBASIS YOUTUBE SHORTS. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 277–286. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i1.1787

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Abdi, M., Bachtiar, G., & Daryati, D. (2017). Penggunaan multimedia interaktif berbasis computer assisted instruction (CAI) pada topik pembahasan baja sebagai bahan bangunan. Jurnal Pensil: Pendidikan Teknik Sipil, 6(2), 83–91.

    Arintha, A. R., Mobit, M., & Ambarwati, E. K. (2024). YouTube Shorts sebagai media pembelajaran mandiri untuk latihan mendengarkan: Pengalaman mahasiswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(11), 30–35.

    Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

    Batubara, R. E. N., & Tanjung, S. (2019). Pengembangan alat tes kemampuan menyimak (compréhension orale) DELF tingkat A1 berbasis web. Assessment and Research on Education, 1(2), 59–73.

    Borg, W. R., & Gall, M. D. (1983). Educational research: An introduction. New York: Longman.

    Conseil de l’Europe. (2020). Cadre européen commun de référence pour les langues: Learning, teaching, assessment – Companion volume. Strasbourg: Council of Europe Publishing.

    Duan, Y., Khoury, C., Joh, U., Smith, A., Cousin, C., & Hemsley, J. (2024). Comparing climate change content and comments across Instagram Reels, TikTok, and YouTube Shorts and long videos. Proceedings of the Association for Information Science and Technology, 61, 103–114. https://doi.org/10.1002/pra2.1012

    Hrastinski, S. (2008). Asynchronous and synchronous e-learning. Educause Quarterly, 31(4), 51–55.

    Kamaliyah, S. (2024). Pengembangan media pembelajaran PAI berbasis YouTube Shorts materi toleransi kelas XI di SMA Kolombo Sleman (Skripsi). UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

    Krismony, N. P. A., Parmiti, D. P., & Japa, I. G. N. (2020). Pengembangan instrumen penilaian untuk mengukur motivasi belajar siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 3(2), 249–257.

    Li, K. C., & Wong, B. T. (2021). The opportunities and challenges of social media in higher education: A literature review. SN Computer Science, 2(6).

    Maulidi, A. I., Alatas, M. A., & Ayuanita, K. Penggunaan Audio Visual Microlearning dalam Pembelajaran Pidato pada Siswa Kelas X SMAN 1 Galis. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 8, No. 3).

    Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

    Mediputri, R. M., Sopiawati, I., Racmadhany. (2025). Analisis Materi Keterampilan Menyimak Pada Video Pembelajaran Bahasa Perancis Pada Kanal YouTube “ListenEF” . (2025). Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 8(2), 488-500. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.2.2025.5781

    Mutiarsih, Y., & Mulyadi, Y. (2017). Analisis kesulitan mahasiswa dalam menyimak materi audio bahasa Prancis pada perkuliahan compréhension orale. Barista: Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata, 4(1), 71–81.

    Nasywa, N. N., Karimah, I. S., & Mulyadi, Y. (2025). Rancang bangun media pembelajaran Français du Secrétariat berbasis media sosial Instagram. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(1).

    Pratama, H. P., & Zasa, E. U. (2024). Media pembelajaran pendidikan anak usia dini. Jurnal KADESI, 7(1), 91–113.

    Pribadi, R. A., Nurhasanah, A., & Syahrial, M. A. (2021). Penggunaan media pembelajaran sebagai upaya menciptakan pembelajaran aktif di kelas. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 7(2), 514–522.

    Richards, J. C. (2006). Communicative language teaching today. Cambridge University Press.

    Richards, J. C. (2008). Teaching listening and speaking: From theory to practice. Cambridge University Press.

    Richey, R. C., & Klein, J. D. (2007). Design and development research: Methods, strategies, and issues. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.

    Richey, R. C., & Klein, J. D. (2014). Design and development research: Methods, strategies, and issues. New York: Routledge.

    Salma, C. O. P., Maulidya, I., Farizi, A., Beda, G. H. K., & Lestari, H. R. (2025). Efektivitas pembelajaran bahasa Jepang melalui video singkat (YouTube Shorts, TikTok, dan Reels). Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(3). https://doi.org/10.61132/semantik.v3i3.1717

    Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta.

    Winke, P., Gass, S., & Sydorenko, T. (2010). The effects of captioning videos on second language listening comprehension. Language Learning & Technology, 14(1), 65–86.

  1. Abdi, M., Bachtiar, G., & Daryati, D. (2017). Penggunaan multimedia interaktif berbasis computer assisted instruction (CAI) pada topik pembahasan baja sebagai bahan bangunan. Jurnal Pensil: Pendidikan Teknik Sipil, 6(2), 83–91.
  2. Arintha, A. R., Mobit, M., & Ambarwati, E. K. (2024). YouTube Shorts sebagai media pembelajaran mandiri untuk latihan mendengarkan: Pengalaman mahasiswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(11), 30–35.
  3. Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
  4. Batubara, R. E. N., & Tanjung, S. (2019). Pengembangan alat tes kemampuan menyimak (compréhension orale) DELF tingkat A1 berbasis web. Assessment and Research on Education, 1(2), 59–73.
  5. Borg, W. R., & Gall, M. D. (1983). Educational research: An introduction. New York: Longman.
  6. Conseil de l’Europe. (2020). Cadre européen commun de référence pour les langues: Learning, teaching, assessment – Companion volume. Strasbourg: Council of Europe Publishing.
  7. Duan, Y., Khoury, C., Joh, U., Smith, A., Cousin, C., & Hemsley, J. (2024). Comparing climate change content and comments across Instagram Reels, TikTok, and YouTube Shorts and long videos. Proceedings of the Association for Information Science and Technology, 61, 103–114. https://doi.org/10.1002/pra2.1012
  8. Hrastinski, S. (2008). Asynchronous and synchronous e-learning. Educause Quarterly, 31(4), 51–55.
  9. Kamaliyah, S. (2024). Pengembangan media pembelajaran PAI berbasis YouTube Shorts materi toleransi kelas XI di SMA Kolombo Sleman (Skripsi). UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  10. Krismony, N. P. A., Parmiti, D. P., & Japa, I. G. N. (2020). Pengembangan instrumen penilaian untuk mengukur motivasi belajar siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 3(2), 249–257.
  11. Li, K. C., & Wong, B. T. (2021). The opportunities and challenges of social media in higher education: A literature review. SN Computer Science, 2(6).
  12. Maulidi, A. I., Alatas, M. A., & Ayuanita, K. Penggunaan Audio Visual Microlearning dalam Pembelajaran Pidato pada Siswa Kelas X SMAN 1 Galis. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 8, No. 3).
  13. Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
  14. Mediputri, R. M., Sopiawati, I., Racmadhany. (2025). Analisis Materi Keterampilan Menyimak Pada Video Pembelajaran Bahasa Perancis Pada Kanal YouTube “ListenEF” . (2025). Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 8(2), 488-500. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.2.2025.5781
  15. Mutiarsih, Y., & Mulyadi, Y. (2017). Analisis kesulitan mahasiswa dalam menyimak materi audio bahasa Prancis pada perkuliahan compréhension orale. Barista: Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata, 4(1), 71–81.
  16. Nasywa, N. N., Karimah, I. S., & Mulyadi, Y. (2025). Rancang bangun media pembelajaran Français du Secrétariat berbasis media sosial Instagram. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 8(1).
  17. Pratama, H. P., & Zasa, E. U. (2024). Media pembelajaran pendidikan anak usia dini. Jurnal KADESI, 7(1), 91–113.
  18. Pribadi, R. A., Nurhasanah, A., & Syahrial, M. A. (2021). Penggunaan media pembelajaran sebagai upaya menciptakan pembelajaran aktif di kelas. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 7(2), 514–522.
  19. Richards, J. C. (2006). Communicative language teaching today. Cambridge University Press.
  20. Richards, J. C. (2008). Teaching listening and speaking: From theory to practice. Cambridge University Press.
  21. Richey, R. C., & Klein, J. D. (2007). Design and development research: Methods, strategies, and issues. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
  22. Richey, R. C., & Klein, J. D. (2014). Design and development research: Methods, strategies, and issues. New York: Routledge.
  23. Salma, C. O. P., Maulidya, I., Farizi, A., Beda, G. H. K., & Lestari, H. R. (2025). Efektivitas pembelajaran bahasa Jepang melalui video singkat (YouTube Shorts, TikTok, dan Reels). Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(3). https://doi.org/10.61132/semantik.v3i3.1717
  24. Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta.
  25. Winke, P., Gass, S., & Sydorenko, T. (2010). The effects of captioning videos on second language listening comprehension. Language Learning & Technology, 14(1), 65–86.