PSIKOLOGI TOKOH PADA NOVEL KORUPSI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR DI SMA

Published: Sep 27, 2026

Abstract:

The problem addressed in this study is the psychology of the characters in the novel Korupsi by Pramoedya Ananta Toer as an alternative teaching material for senior high school. The purpose of this study is to describe the psychology of the main character in the novel Korupsi and to determine the suitability of the novel as an alternative teaching material for senior high school students. This study employed a descriptive method with a qualitative approach. The data source was the novel Korupsi. The result analysis identified 66 data, consisting of 25 id data, 28 ego data, and 13 superego data. The most dominant personality structure was the ego, followed by the id, while the superego was the least frequently found structure. The psychological issues presented in the novel can be used as learning material for students to understand the relationship between actions and their consequences, as well as the importance of upholding moral values in social life. Regarding its use as teaching material, the novel is considered suitable as an alternative teaching material for Grade XI senior high school students. Its suitability is based on the fulfillment of the three criteria for selecting teaching materials proposed, namely language, psychological, and cultural background aspects. In terms of language, the novel uses everyday Indonesian that is easy for students to understand. From a psychological perspective, the novel teaches students the importance of self-control, responsibility, honesty, and moral consideration in life. Meanwhile, in terms of cultural background, the novel presents social realities related to corruption.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah psikologi tokoh pada novel Korupsi karya Pramoedya Ananta Toer sebagai alternatif bahan ajar di SMA. Tujuan penelitian ini adalah pendeskripsian psikologi tokoh utama dalam novel Korupsi dan penentuan kelayakan novel tersebut sebagai alternatif bahan ajar di SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data adalah novel Korupsi. Dari hasil analisis ditemukan sebanyak 66 data yang terdiri atas 25 data id, 28 ego, dan 13 superego. Struktur kepribadian yang paling dominan adalah ego, diikuti id, sedangkan superego merupakan struktur yang paling sedikit ditemukan. Masalah psikologi yang terdapat dalam novel ini dapat digunakan sebagai pembelajaran bagi siswa untuk memahami hubungan antara tindakan dan akibat serta pentingnya menjunjung tinggi nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat. Berkaitan dengan bahan ajar novel tersebut layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar bagi siswa SMA kelas XI karena sudah terpenuhinya tiga kriteria pemilihan bahan ajar, yaitu segi bahasa, psikologis, dan latar belakang budaya peserta didik. Dari segi kebahasaan, di dalam novel ini digunakan bahasa Indonesia sehari-hari yang mudah dimengerti oleh peserta didik. Dari aspek psikologis, dalam novel ini, siswa diajarkan pentingnya mengendalikan diri diri, bertanggung jawab, jujur, dan bermoral dalam kehidupan. Adapun dari aspek latar belakang budaya, di dalam novel ini diangkat realitas sosial yang berkaitan dengan korupsi.

Keywords:
1. High school teaching materials
2. corruption
3. Pramoedya Ananta Toer
4. psychology character
Authors:
1 . Intan Wandanita
2 . Sri Widayati
3 . Dewi Ratnaningsih
How to Cite
Wandanita, I., Widayati, S., & Ratnaningsih, D. (2026). PSIKOLOGI TOKOH PADA NOVEL KORUPSI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR DI SMA. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(2), 923–933. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i2.2348

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Adini, R. A. P., Nabilah, N. R., & Pauji, D. R. (2026). Representasi Konflik Keluarga Dalam Teks Naskah Drama Eyang Ti: Kajian Sosiologi Sastra. J-Simbol:Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(1), 174–188. https://doi.org/10.23960/ simbol.v14i1.1647

    Bantenprov.go.id. (2024). Teori Segitiga Kecurangan Penyebab Korupsi. https://bantenprov.go.id/berita/teori-segitiga-kecurangan-penyebab-korupsi

    Data.goodstats.id. (2025). Seberapa Yakin Publik bahwa Prabowo-Gibran Bisa Tuntaskan Kasus Korupsi? https://data.goodstats.id/statistic/seberapa-yakin-publik-bahwa-prabowo- gibran-bisa-tuntaskan-kasus-korupsi-elYWL

    Fadjarajani, dkk. (2020). Metodologi Penelitian Pendekatan Multidisipliner. Gorontalo: Ideas Publishing.

    Irawan, W.D. (2024). Eksplorasi Nilai Budaya pada Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis sebagai Alternatif Bahan Ajar di SMA. Dalam Jurnal Edukasi Lingua Sastra, (Daring), Vol.22 (2):2, https://doi.org/10.47637/elsa.v22i2.1386

    Kompas.com. (2026). 3 Kasus Korupsi yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. https://nasional.kompas.com/read/2026/07/12/09394211/3-kasus-korupsi-yang-menjerat-eks-jampidsus-febrie-adriansyah?page=all

    Kompas.id. (2026). Bekas Menag Yaqut Disidang Hari Ini, Bagaimana Perjalanan Kasusnya? Kompas.Id.https://share.google/dOc9MZCKs98ERn8rN

    KupasTuntas.co. (2026). Jenderal Bintang Satu Jadi Tersangka Korupsi MBG, Mabes Polri Tegaskan Tak Ada Impunitas. https://kupastuntas.co/2026/07/03/jenderal-bintang-satu-jadi-tersangka-korupsi-mbg-mabes-polri-tegaskan-tak-ada-impunitas

    Minderop, A. (2010). Psikologi Sastra. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

    Moranda, M. A., Nabilah, N. R., & Pauji, D. R. (2026). Arketipe Tokoh Andromeda Dalam Novel Jurnal Cinta Andromeda: Kajian Psikoanalitis Carl Gustav Jung. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 201–208. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i1.1645.

    Munisah, E. (2019). Model Desain Multimedia Pembelajaran. Dalam Jurnal Edukasi Lingua Sastra, (Daring), Vol.17 (2):1. https://doi.org/10.47637/elsa.v17i2.46

    Ningsih, N. M. (2018). Komunitas Belajar Mahasiswa Semester III Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Dalam Pembelajaran Keterampilan Membaca Melalui Kegiatan Lesson Study. Elsa, 16(1). https://doi.org/10.47637/elsa.v16i1.87.

    Nurgiyantoro, B. (2024). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

    Putri, T. H., Munaris, & Prasetyo, H. (2025). Strata Sosial Dalam Novel Rasina Karya Iksaka Banu dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 685–694. https://doi. org/10.23960/simbol.v13i2.743.

    Rande, H. F., Pauji, D. R., & Nabilah, N. R. (2025). Cerminan Masyarakat Dalam Terjemahan Kakawin Sutasoma Karya Mpu Tantular. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(1), 125–138. https://doi.org/10.23960/J-Simbol.

    Ratnaningsih, D., Widayati, S., Ruchiyat, M. G., & Aprilianti, P. (2024). Internalisasi Nilai Religius Dalam Novel Cinta Di Ujung Sajadah Karya Asma Nadia dan Pembelajarannya di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Edukasi Lingua Sastra, 22(1), 1–12. https://doi.org/10.47637/elsa.v22i1.1100.

    Salwa, N., Susanto, A., & Rachmawati, K. (2025). Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(1), 197–207. https://doi.org/10.23960/simbol.v13i1.459.

    Seprina, Sumarno, & Ratnaningsih, D. (2023). Analisis Makna Idiomatikal Pada Kumpulan Puisi Jalan Sunyi Karya Isbedy Stiawan Zs Sebagai Alternatif Bahan Ajar Di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Griya Cendikia, 8(1). https://doi.org/10.47637/griyacendikia.v8i1.694.

    Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Jakarta: Alfabeta.

    Suka.ac.id. (2025). Budaya Korupsi di Indonesia: Benarkah Sudah Jadi Tradisi? https://sosiologi.uin-suka.ac.id/id/kolom/detail/950/blog-post.html

    Sumarno, & Ratnaningsih, D. (2021). Kritik Sajak F. Rahardi “Nasehat Nenek Pada Cucu Laki-Lakinya yang Sedang Patah Hati”. Dalam Jurnal Edukasi Lingua Sastra, (Daring), Vol.19 (1):3. https://doi.org/10.47637/elsa.v19i1.319.

    Tempo.co. (2026). Daftar Kepala Daerah yang Terjerat Korupsi pada 2026. https://share.google/fsmVhqEeKc4eXUEXd.

    Toer, P.A. (2002). Korupsi. Jakarta: Hasta Mitra.

    Wikipedia.org. (2026). Pramoedya Ananta Toer. https://id.wikipedia.org/wiki/Pramoedya_Ananta Toer.

    Yani, R. I., Hartati, D., & Sutri. (2025). Konflik Batin Tokoh-Tokoh Dalam Novel Hingga Ujung Cakrawala Karya Titi Sanaria Serta Rekomendasi Sebagai Bahan Ajar Teks Novel Kelas XII. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(2), 1385–1396. https://doi.org/10.23960/simbol.v13i2.1493.

  1. Adini, R. A. P., Nabilah, N. R., & Pauji, D. R. (2026). Representasi Konflik Keluarga Dalam Teks Naskah Drama Eyang Ti: Kajian Sosiologi Sastra. J-Simbol:Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(1), 174–188. https://doi.org/10.23960/ simbol.v14i1.1647
  2. Bantenprov.go.id. (2024). Teori Segitiga Kecurangan Penyebab Korupsi. https://bantenprov.go.id/berita/teori-segitiga-kecurangan-penyebab-korupsi
  3. Data.goodstats.id. (2025). Seberapa Yakin Publik bahwa Prabowo-Gibran Bisa Tuntaskan Kasus Korupsi? https://data.goodstats.id/statistic/seberapa-yakin-publik-bahwa-prabowo- gibran-bisa-tuntaskan-kasus-korupsi-elYWL
  4. Fadjarajani, dkk. (2020). Metodologi Penelitian Pendekatan Multidisipliner. Gorontalo: Ideas Publishing.
  5. Irawan, W.D. (2024). Eksplorasi Nilai Budaya pada Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis sebagai Alternatif Bahan Ajar di SMA. Dalam Jurnal Edukasi Lingua Sastra, (Daring), Vol.22 (2):2, https://doi.org/10.47637/elsa.v22i2.1386
  6. Kompas.com. (2026). 3 Kasus Korupsi yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. https://nasional.kompas.com/read/2026/07/12/09394211/3-kasus-korupsi-yang-menjerat-eks-jampidsus-febrie-adriansyah?page=all
  7. Kompas.id. (2026). Bekas Menag Yaqut Disidang Hari Ini, Bagaimana Perjalanan Kasusnya? Kompas.Id.https://share.google/dOc9MZCKs98ERn8rN
  8. KupasTuntas.co. (2026). Jenderal Bintang Satu Jadi Tersangka Korupsi MBG, Mabes Polri Tegaskan Tak Ada Impunitas. https://kupastuntas.co/2026/07/03/jenderal-bintang-satu-jadi-tersangka-korupsi-mbg-mabes-polri-tegaskan-tak-ada-impunitas
  9. Minderop, A. (2010). Psikologi Sastra. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
  10. Moranda, M. A., Nabilah, N. R., & Pauji, D. R. (2026). Arketipe Tokoh Andromeda Dalam Novel Jurnal Cinta Andromeda: Kajian Psikoanalitis Carl Gustav Jung. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 201–208. https://doi.org/10.23960/simbol.v14i1.1645.
  11. Munisah, E. (2019). Model Desain Multimedia Pembelajaran. Dalam Jurnal Edukasi Lingua Sastra, (Daring), Vol.17 (2):1. https://doi.org/10.47637/elsa.v17i2.46
  12. Ningsih, N. M. (2018). Komunitas Belajar Mahasiswa Semester III Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Dalam Pembelajaran Keterampilan Membaca Melalui Kegiatan Lesson Study. Elsa, 16(1). https://doi.org/10.47637/elsa.v16i1.87.
  13. Nurgiyantoro, B. (2024). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
  14. Putri, T. H., Munaris, & Prasetyo, H. (2025). Strata Sosial Dalam Novel Rasina Karya Iksaka Banu dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 685–694. https://doi. org/10.23960/simbol.v13i2.743.
  15. Rande, H. F., Pauji, D. R., & Nabilah, N. R. (2025). Cerminan Masyarakat Dalam Terjemahan Kakawin Sutasoma Karya Mpu Tantular. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(1), 125–138. https://doi.org/10.23960/J-Simbol.
  16. Ratnaningsih, D., Widayati, S., Ruchiyat, M. G., & Aprilianti, P. (2024). Internalisasi Nilai Religius Dalam Novel Cinta Di Ujung Sajadah Karya Asma Nadia dan Pembelajarannya di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Edukasi Lingua Sastra, 22(1), 1–12. https://doi.org/10.47637/elsa.v22i1.1100.
  17. Salwa, N., Susanto, A., & Rachmawati, K. (2025). Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong Karya Eka Kurniawan. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(1), 197–207. https://doi.org/10.23960/simbol.v13i1.459.
  18. Seprina, Sumarno, & Ratnaningsih, D. (2023). Analisis Makna Idiomatikal Pada Kumpulan Puisi Jalan Sunyi Karya Isbedy Stiawan Zs Sebagai Alternatif Bahan Ajar Di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Griya Cendikia, 8(1). https://doi.org/10.47637/griyacendikia.v8i1.694.
  19. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Jakarta: Alfabeta.
  20. Suka.ac.id. (2025). Budaya Korupsi di Indonesia: Benarkah Sudah Jadi Tradisi? https://sosiologi.uin-suka.ac.id/id/kolom/detail/950/blog-post.html
  21. Sumarno, & Ratnaningsih, D. (2021). Kritik Sajak F. Rahardi “Nasehat Nenek Pada Cucu Laki-Lakinya yang Sedang Patah Hati”. Dalam Jurnal Edukasi Lingua Sastra, (Daring), Vol.19 (1):3. https://doi.org/10.47637/elsa.v19i1.319.
  22. Tempo.co. (2026). Daftar Kepala Daerah yang Terjerat Korupsi pada 2026. https://share.google/fsmVhqEeKc4eXUEXd.
  23. Toer, P.A. (2002). Korupsi. Jakarta: Hasta Mitra.
  24. Wikipedia.org. (2026). Pramoedya Ananta Toer. https://id.wikipedia.org/wiki/Pramoedya_Ananta Toer.
  25. Yani, R. I., Hartati, D., & Sutri. (2025). Konflik Batin Tokoh-Tokoh Dalam Novel Hingga Ujung Cakrawala Karya Titi Sanaria Serta Rekomendasi Sebagai Bahan Ajar Teks Novel Kelas XII. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(2), 1385–1396. https://doi.org/10.23960/simbol.v13i2.1493.

Most read articles by the same author(s)