PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BAHASA PERWATIN LAMPUNG PEPADUN BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK SISWA KELAS IV SD

Published: Apr 28, 2025

Abstract:

This research aims to produce and develop teaching material products of Discovery learning-based Student Worksheet (LKPD) using the canva education of discovery leaarning-based Lampung language vocabulary for grade IV elementary school students and describe the feasibility of these teaching material products. The method used in this research is the ADDIE development research method. The research procedure consists of five steps, namely analysis, design, development, implement, and evaluate. This research was conducted at SD Negeri 1 Kiling-Kiling, Way Kanan Regency. Data collection techniques in this study include interviews, observations and questionnaires. Interviews and observations were carried out to find existing problems while questionnaires were carried out to validate the feasibility of the products that had been developed. The results of the study are LKPD Perwatin language as teaching materials for Lampung language. The LKPD developed in this study was deemed suitable based on validation and revision results by subject matter experts (86.36%), language experts (77.2%), Lampung language experts (88.63%), Lampung language educators (83.3%), peer testing (92.57%), and student testing (92.87%). The revisions made by the experts include improvements to the writing structure. The evaluation results from the experts and educators indicate that the criteria are highly suitable. The suggestions provided have been followed up to refine the development of the LKPD, so it can be concluded that the Language Learning Worksheet (LKPD) for the Perwatin language developed is suitable as teaching material for the Lampung language at the UPT SD Negeri 1 Kiling-Kiling.

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengembangkan produk bahan ajar Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) bahasa perwatin berbasis Discovery learning menggunakan flatform canva education berbasis discovery learning untuk siswa kelas IV SD serta mendeskripsikan kelayakan produk bahan ajar tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan ADDIE. Prosedur penelitian terdiri atas lima langkah, yaitu analysis, design, development, implement, dan evaluate. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Kiling-Kiling Kabupaten Way Kanan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan angket kuisioner. Wawancara dan observasi dilaksanakan untuk menemukan permasalahan yang ada sedangkan angket kuisioner dilaksanakan untuk validasi kelayakan produk yang sudah dikembangkan. Hasil penelitian yaitu LKPD bahasa perwatin sebagai bahan ajar Bahasa lampung. LKPD yang dikembangkan dalam penelitian ini dinilai layak berdasarkan hasil validasi dan revisi oleh ahli materi dengan persentase 86,36%, ahli bahasa 77,2%, ahli bahasa lampung 88,63%, Pendidik bahasa lampung 83,3%, uji coba teman sejawat 92,57% dan uji coba peserta Didik 92,87%.. Revisi LKPD dari para ahli meliputi perbaikan sistematika penulisan. Hasil penilaian penilaian para ahli dan Pendidik menunjukkan kriteria sangat layak. Saran yang diberikan telah ditindaklanjuti untuk menyempurnakan pengembangan LKPD, sehingga dapat disimpulkan bahwa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) bahasa perwatin yang dikembangkan layak menjadi bahan ajar bahasa lampung di UPT SD Negeri 1 Kiling-Kiling.

Keywords:
1. development
2. discovery learning
3. LKPD
4. pepadun
5. perwatin
6. teaching materials
Authors:
1 . Mirna Suri
2 . Tuntun Sinaga
3 . Budi Kadaryanto
4 . Farida Ariyani
How to Cite
Suri, M., Sinaga, T., Kadaryanto, B., & Ariyani, F. (2025). PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BAHASA PERWATIN LAMPUNG PEPADUN BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK SISWA KELAS IV SD . J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(1), 576–585. https://doi.org/10.23960/simbol.v13i1.893

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

    Ariyani, F., Setiyadi, A. B., & Eka Putrawan, G. (2021). Local language vs. national language: The Lampung language maintenance in the Indonesian context. Kervan-International Journal of Afro-Asiatic Studies, 25(1), 287–307.

    Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. Springer.

    Iskandar, T., & Astuti, D. (2017). Pengaruh pendekatan discovery learning terhadap kreativitas peserta didik. Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan, 4(2), 120–130.

    Peraturan Daerah Provinsi Lampung nomor 2 Tahun 2008 tentang Pelestarian Kebudayaan Lampung.

    Prastowo, A. (2013). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Arruz Media.

    Setiyadi, A. B., & Wulandari, R. (2019). Pengembangan media pembelajaran bahasa Lampung berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 9(1), 45–54.

    Slamet, S. (2014). Pengembangan bahan ajar berbasis discovery learning pada materi budaya lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 18(2), 105–118.

    Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.

    Sugiyono. (2021). Metode penelitian dan pengembangan (R&D). CV Alfabeta.

  1. Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
  2. Ariyani, F., Setiyadi, A. B., & Eka Putrawan, G. (2021). Local language vs. national language: The Lampung language maintenance in the Indonesian context. Kervan-International Journal of Afro-Asiatic Studies, 25(1), 287–307.
  3. Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. Springer.
  4. Iskandar, T., & Astuti, D. (2017). Pengaruh pendekatan discovery learning terhadap kreativitas peserta didik. Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan, 4(2), 120–130.
  5. Peraturan Daerah Provinsi Lampung nomor 2 Tahun 2008 tentang Pelestarian Kebudayaan Lampung.
  6. Prastowo, A. (2013). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Arruz Media.
  7. Setiyadi, A. B., & Wulandari, R. (2019). Pengembangan media pembelajaran bahasa Lampung berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 9(1), 45–54.
  8. Slamet, S. (2014). Pengembangan bahan ajar berbasis discovery learning pada materi budaya lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 18(2), 105–118.
  9. Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.
  10. Sugiyono. (2021). Metode penelitian dan pengembangan (R&D). CV Alfabeta.