PENGGUNAAN TIKTOK DALAM PEMBELAJARAN MUSIK DIKALANGAN MAHASISWA

Published: Sep 20, 2023

Abstract:

This study aims to analyze the effectiveness of music learning through the Tiktok application. This research uses a descriptive qualitative method with a literature study approach and analysis of Music Education students at the University of Lampung in using Tiktok as a learning medium. The results and discussion of the research show that the use of Tiktok as a medium for music learning is quite effective among Music Education students. Tiktok has a positive impact as an interactive and easily accessible learning medium, thereby enhancing learning motivation and practical understanding of music concepts. Tiktok not only serves as a source of entertainment but can also function as an effective and enjoyable music learning medium. The use of Tiktok in the context of music education can enhance the cognitive and psychomotor aspects of students, thereby enriching their overall learning experience. Thus, the integration of digital technology such as Tiktok in music education has great potential to be further developed in the world of education as a learning innovation relevant to the times.


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran musik melalui aplikasi TikTok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis terhadap mahasiswa Pendidikan Musik Universitas Lampung dalam penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran musik cukup efektif di kalangan mahasiswa Pendidikan Musik. TikTok memberikan dampak positif sebagai media pembelajaran yang interaktif dan mudah diakses, sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar serta pemahaman konsep musik secara praktis. Penggunaan TikTok dalam konteks pendidikan musik mampu meningkatkan aspek kognitif dan psikomotorik mahasiswa, sehingga memperkaya pengalaman belajar mereka secara menyeluruh. Dengan demikian, integrasi teknologi digital seperti TikTok dalam pembelajaran musik sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut dalam dunia pendidikan sebagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.

Keywords:
1. Tiktok
2. Pembelajaran
3. Musik
4. Fleksibel
5. Aplikasi
Authors:
1 . Muhammad Rizky Abdulloh
2 . Adinda Firani
3 . Yolanda Simanjuntak
4 . Riyan Hidayatullah
How to Cite
Abdulloh, M. R., Firani, A. ., Simanjuntak, Y., & Hidayatullah, R. . (2023). PENGGUNAAN TIKTOK DALAM PEMBELAJARAN MUSIK DIKALANGAN MAHASISWA. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11(2), 201–206. https://doi.org/10.23960/simbol.v11i2.891

Downloads

Download data is not yet available.
References

    A Bamford, A. (2006). The Wow Factor: Global research compendium on the impact of the arts in education. Waxmann Verlag.

    Alisia Zahroatul Baroroh, Diyah Andini Kusumastuti, & Rahmat Kamal. (2023). Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran. Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 2(4), 269–286. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i4.1952.

    Brookhart, S. M. (2013). How to create and use rubrics for formative assessment and grading. ASCD.

    Dillon, S. (2014). Music, meaning and transformation: Meaningful music making for life. Cambridge Scholars Publishing.

    Green, L. (2014). Music, Informal Learning and the School: A New Classroom Pedagogy. Routledge.

    Hallam, S. (2010). The power of music: Its impact on the intellectual, social and personal development of children and young people. International Journal of Music Education, 28(3), 269–289.

    Kamil, R. & Laksmi. (2023). Generasi Z, Pustakawan, dan Vita Activa Kepustakawanan. BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 25–34. https://doi.org/10.55981/baca.2023.1119.

    Kemdikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

    Marlina, T. (2023). Kurikulum Merdeka: Sebuah Transformasi Pendidikan. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 18(1), 10–21.

    Muslih, A., & Widodo, H. (2022). Fasilitas Pendidikan Musik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Seni, 18(2), 101–112.

    Noya, F. S., & Wahyuni, S. (2017). Strategi Pembelajaran Pendidikan Informal pada Transfer Pengetahuan Kecakapan.

    Nugroho, A., & Riyadi, H. (2021). Kesiapan Guru dalam Menghadapi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(3), 245–256.

    Pranowo, B. (2023). Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan Seni. Jurnal Teknologi dan Seni, 5(2), 67–79.

    Rachman, S. (2022). Asesmen Autentik dalam Pendidikan Musik. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(3), 120–132.

    Rumapea, M. E. M. (2019). Tantangan Pembelajaran Musik Pada Era Digital. Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, 3(2), 101. https://doi.org/10.24114/gondang.v3i2.13168.

    Supriyadi, E., & Nuraini, L. (2022). Efektivitas Platform Merdeka Mengajar dalam Meningkatkan Kompetensi Guru. Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(1), 55–66.

    Sulasmono, R. (2022). Integrasi Musik Tradisional dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Seni dan Budaya, 6(1), 25–35.

    Wahyuni, D. (2023). Pengembangan Karakter melalui Pendidikan Musik pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 78–90.

    Widiastuti, R., & Hidayat, T. (2022). Tantangan Guru Seni dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Seni dan Pendidikan, 7(2), 130–141.

    Yamin, M. (2020). Pengembangan Komunitas Belajar Guru di Era Digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(1), 56–67.

    Yusuf, H., & Hermawan, A. (2023). Analisis Kesiapan Guru Musik dalam Menghadapi Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 44–56.

    Arifin, Z. (2022). Peran Guru dalam Pendidikan Abad 21. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 19(3), 210–223.

    Widjaja, A. (2021). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Baru. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 12(4), 300–309.

    Yanto, A. (2021). Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Dalam Pendidikan Di Era Generasi Z (Gen Z).

  1. A Bamford, A. (2006). The Wow Factor: Global research compendium on the impact of the arts in education. Waxmann Verlag.
  2. Alisia Zahroatul Baroroh, Diyah Andini Kusumastuti, & Rahmat Kamal. (2023). Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran. Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 2(4), 269–286. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i4.1952.
  3. Brookhart, S. M. (2013). How to create and use rubrics for formative assessment and grading. ASCD.
  4. Dillon, S. (2014). Music, meaning and transformation: Meaningful music making for life. Cambridge Scholars Publishing.
  5. Green, L. (2014). Music, Informal Learning and the School: A New Classroom Pedagogy. Routledge.
  6. Hallam, S. (2010). The power of music: Its impact on the intellectual, social and personal development of children and young people. International Journal of Music Education, 28(3), 269–289.
  7. Kamil, R. & Laksmi. (2023). Generasi Z, Pustakawan, dan Vita Activa Kepustakawanan. BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 25–34. https://doi.org/10.55981/baca.2023.1119.
  8. Kemdikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  9. Marlina, T. (2023). Kurikulum Merdeka: Sebuah Transformasi Pendidikan. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 18(1), 10–21.
  10. Muslih, A., & Widodo, H. (2022). Fasilitas Pendidikan Musik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Seni, 18(2), 101–112.
  11. Noya, F. S., & Wahyuni, S. (2017). Strategi Pembelajaran Pendidikan Informal pada Transfer Pengetahuan Kecakapan.
  12. Nugroho, A., & Riyadi, H. (2021). Kesiapan Guru dalam Menghadapi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(3), 245–256.
  13. Pranowo, B. (2023). Penggunaan Teknologi dalam Pendidikan Seni. Jurnal Teknologi dan Seni, 5(2), 67–79.
  14. Rachman, S. (2022). Asesmen Autentik dalam Pendidikan Musik. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(3), 120–132.
  15. Rumapea, M. E. M. (2019). Tantangan Pembelajaran Musik Pada Era Digital. Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, 3(2), 101. https://doi.org/10.24114/gondang.v3i2.13168.
  16. Supriyadi, E., & Nuraini, L. (2022). Efektivitas Platform Merdeka Mengajar dalam Meningkatkan Kompetensi Guru. Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(1), 55–66.
  17. Sulasmono, R. (2022). Integrasi Musik Tradisional dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Seni dan Budaya, 6(1), 25–35.
  18. Wahyuni, D. (2023). Pengembangan Karakter melalui Pendidikan Musik pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 78–90.
  19. Widiastuti, R., & Hidayat, T. (2022). Tantangan Guru Seni dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Seni dan Pendidikan, 7(2), 130–141.
  20. Yamin, M. (2020). Pengembangan Komunitas Belajar Guru di Era Digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(1), 56–67.
  21. Yusuf, H., & Hermawan, A. (2023). Analisis Kesiapan Guru Musik dalam Menghadapi Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 44–56.
  22. Arifin, Z. (2022). Peran Guru dalam Pendidikan Abad 21. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 19(3), 210–223.
  23. Widjaja, A. (2021). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Baru. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 12(4), 300–309.
  24. Yanto, A. (2021). Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Dalam Pendidikan Di Era Generasi Z (Gen Z).